Lampu Kuning Menuju Piala Uber
Posted by valsus on December 22, 2009
KEGAGALAN PB PBSI tidak memenuhi target lima emas di SEA Games XXV/2009 Laos tak lepas dari melempemnya sektor wanita. Tak ada satu pun medali emas yang direbut Maria Kristin dkk. Empat emas bulu tangkis direbut tunggal pria, ganda pria, ganda campuran, dan beregu pria.
Hasil buruk itu menjadi sinyal bahaya tim Indonesia menghadapi Piala Uber 2010 yang rencananya dihelat 9-16 Mei di Stadium Putra, National Sports Complex, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Pada Piala Uber 2008 Indonesia menjadi runner-up setelah dikalahkan Tiongkok di final, tahun depan prestasi itu terancam menurun.
Namun, hingga kemarin PB PBSI belum mengonkretkan rencana setahun ke depan. Marlev Mainaky, pelatih tunggal wanita, juga cukup prihatin dengan hasil yang dituai dua anak didiknya, Maria Kristin dan Adriyanti Firdasari. “Dua pemain ini kurang konsisten dalam menunjukkan prestasi. Nyatanya waktu turun di beregu mereka cukup bagus, tapi saat bermain di nomor perorangan justru tidak optimal,” tutur Marlev.
Marlev menggarisbawahi mental para pemain yang kurang tenang saat menghadapi lawan. Dia berjanji terus mencari tahu penyebab turunnya mental bertanding anak asuhnya itu. “Kalau melihat jam terbang, sudah seharusnya mereka bisa konsisten dan tak perlu terburu-buru seperti penampilan di Laos. Toh, biasanya level lawan yang dihadapi malah lebih tinggi,” ujarnya.
Marlev akan membicarakan persoalan itu kepada pengurus PB PBSI untuk mencari formula yang paling tepat. “Seharusnya ada percepatan untuk memperbaiki mental. Sebab, Uber Cup hanya tinggal hitungan bulan,” jelas mantan pemain tunggal pria itu.
Harapan serupa dituturkan Kasubid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata. Menurut dia, sektor ganda wanita harus lebih digenjot. Pasangan dadakan Liliyana Natsir/Greysia Polii seharusnya bisa memberikan poin bagi tim wanita. “Sayang, mereka tidak bisa memberikan kejutan seperti Nova (Widianto) dan Muhammad Ahsan di beregu pria,” tuturnya.
Christian merencanakan, sektor tersebut mendapatkan perhatian lebih jika tak ingin hasil Piala Uber jeblok. Berdasar jadwal yang dirilis BWF, daftar unggulan diumumkan 1 Maret nanti. (vem/ang)







