SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Hadiah Miliaran Rupiah untuk Bulutangkis Setiap Tahun Pasti Meningkat

Posted by valsus on December 23, 2009

Bulutangkis.com – Turnamen atau kejuaraan, di mata seorang atlet tentu mempunyai arti yang sangat penting. Tanpa adanya turnamen, rasanya akan sia-sia atlet itu berlatih keras setiap hari. Dari sinilah atlet itu unjuk kebolehan, mengeluarkan segala yang telah dipelajarinya selama latihan. Turnamen dijadikan alat untuk mengukur sampai sejauh mana atlet itu menggembleng diri mereka. Pada akhirnya, prestasi yang menjadi ukuran. Semakin tinggi prestasi diraih, semakin berhasil pula pembinaan atlet itu. Sistem pembinaan harus terus memacu atlitnya untuk mengikuti turnamen.

Sedemikian penting arti sebuah turnamen sehingga banyak pelatih dan tentu saja atlet menempatkan turnamen sebagai puncak penampilan yang harus diraih pada periode tertentu. Sebagai contoh, banyak atlet mengidamkan gelar All England Super Series. Tentu banyak alasan mengapa turnamen itu dianggap sebagai ajang seorang atlet bulutangkis menemukan jati dirinya di turnamen bulutangkis tertua di dunia itu.

Yang tidak kalah penting dari suatu turnamen adalah hadiah. Tidak bisa dipungkiri hadiah merupakan salah satu faktor prestisenya suatu turnamen dan penarik bagi atlet untuk meraih juara. Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) pun saat ini tengah berusaha meningkatkan mutu turnamen bulutangkis di Indonesia. PB PBSI tentu ingin agar anak bangsa dapat berprestasi di tingkat dunia. Untuk menjadikan atlet kualitas dunia, salah satunya adalah meningkatkan hadiah turnamen, sehingga merangsang insan bulutangkis untuk berlomba menjadi yang terbaik.

Hadiah Meningkat Tajam

PB PBSI pun menggandeng pihak-pihak swasta untuk bersama-sama meningkatkan prestise turnamen. Dengan total hadiah Rp 4,9 miliar uang tunai yang diberikan pada berbagai kalender turnamen nasional dan internasional di Indonesia selama tahun 2009, seperti Djarum Indonesia Open Super Series, Astec Indonesia International Challenge, Djarum Sirkuit Nasional, Kejurnas, dan berbagai kejuaraan bulutangkis swasta nasional sesuai kalender PB PBSI.

Angka ini luar biasa. Meningkat tajam dibanding tahun lalu. Pada 2008, total hadiah yang diberikan untuk turnamen besar bulutangkis di Indonesia sesuai kalender nasional adalah Rp 3,6 miliar dengan nilai terbesar diberikan oleh Djarum Indonesia Open Super Series 2008, yang menyediakan hadiah US$ 250.000 atau sekitar Rp 2,5 miliar.

Sementara itu, untuk turnamen Sirkuit Nasional mengalami peningkatan hadiah yang tajam, bila tahun 2008 total hadiah yang diberikan untuk seluruh rangkaian Sirkuit Nasional di 8 kota adalah Rp 400 juta. Pada tahun 2009, setelah Djarum masuk sebagai sponsor utama Sirkuit Nasional, total hadial menjadi Rp 1,4 miliar.

Menurut Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PB PBSI Mimi Irawan, total hadiah bulutangkis di 2009 sangat meningkat tajam dibandingkan tahun 2008. Secara total keseluruhan event PB PBSI dengan dukungan sponsor utama PT. Djarum dari Rp 3.6 milyar menjadi Rp 4.9 milyar. Namun PB PBSI dan sponsor utama Sirkuit Nasional khususnya juga memiliki misi yang sama untuk mendukung pembinaan bulutangkis di Indonesia. Dukungan itu membuat berbagai kejuaraan, seperti Sirkuit Nasional semakin bermutu dan berkualitas. Tentunya sekaligus menjadi tantangan atlet Indonesia untuk berprestasi dan klub-klub menjadi bergairah melakukan pembinaan yang berkesinambungan.

Tahun 2010 berbagai turnamen dan hadiah pun tengah dipersiapkan oleh PB PBSI dan sponsor dengan asumsi angkanya lebih besar lagi. “Djarum Sirkuit Nasional 2010 total hadiahnya menjadi sekitar Rp 1,7 miliar dan digelar di 9 kota. Di samping itu, Indonesia rencananya akan menggelar satu lagi turnamen internasional, Indonesia Grand Prix Gold, yang memberikan total hadiah Rp 1,2 miliar. Dengan demikian, asumsi total hadiah tahun 2010 untuk turnamen bulutangkis ini pun menjadi sekitar Rp 6, 7 miliar. Dibandingkan dengan tahun 2008, maka asumsi total hadiah tahun 2010 untuk peningkatannya saja mencapai 88%, ini cukup signifikan” tambah Mimi.

Kenaikan hadiah bulutangkis tentunya menjadi tantangan dan semangat bagi para atlet. Pemain senior yang juga masih berprestasi Budi Santoso mengatakan, besarnya hadiah yang ditawarkan Sirkuit Nasional tahun 2009 merupakan yang terbesar. “Dulu-dulu, sebelum ada sponsor, hadiahnya masih di bawah standar. Lagi pula, antara satu daerah dengan daerah lainnya tidak sama tergantung co-sponsor di daerah itu. Kini, semua daerah sama besarnya jumlah hadiahnya,” kata pemain Mutiara Bandung ini.

Saat ini, kata Budi, pemenang dari nomor tunggal dewasa putra mendapat Rp 12,4 juta. Naik hampir tiga kali lipat dibanding tahun 2008. “Tahun lalu, saat saya merebut gelar juara, paling tinggi prize money yang saya terima hanya Rp 4,5 juta. Semoga tiap tahun hadiahnya bertambah,” canda mantan pemain Pelatnas ini.

“Bukan mata duitan lho. Namun, ini sangat penting. Sebenarnya ada positifnya juga dengan tingginya hadiah, antara lain anak-anak tidak ada yang mau mencuri umur lagi. Saat ini, banyak pemain kita di luar negeri karena antara lain hadiah turnamen yang disediakan selama ini kecil. Ini menjadi yang negatif bagi pembinaan karena di Indonesia akan kurang sparing. Jika hadiah tinggi, maka itu akan menekan perginya pemain potensial ke luar negeri. Di samping itu, dengan tersedianya turnamen berkelas di Tanah Air, maka tidak perlu lagi bertanding di luar negeri yang tentu biayanya akan sangat mahal.”

Daya Tarik Pemain

All England merupakan salah satu turnamen yang diinginkan setiap pebulutangkis mana pun karena turnamen ini mempunyai sejarah panjang, sebagai turnamen tertua di dunia. Namun, jika dilihat dari besarnya hadiah, turnamen ini bukan lagi menjadi yang paling prestisius. Bahkan, jumlah hadiah yang ditawarkan di bawah prize money Djarum Indonesia Open Super Series 2009 yang sudah menyentuh angka US$ 250.000, sedangkan All England Super Series US$ 200.000.

Djarum sebagai sponsor ingin mengangkat pamor turnamen di Indonesia dan di mata dunia perbulutangkisan. Dengan tersedia nilai hadiah besar , turnamen akan menjadi magnet bagi atlet elite dunia. Bukan rahasia lagi bila atlit-atlit dari Asia melirik turnamen Super Series karena menjadi tantangan selain prestasi. Namun, setelah hadiah turnamen meningkat, hampir semua pebulutangkis elite dari raksasa bulutangkis dunia sekalipun, hadir di Jakarta bertarung dengan elite-elite pebulutangkis dari belahan dunia lainnya. Mereka bertarung demi gengsi, kejayaan, dan juga hadiah yang besar seperti Djarum Indonesia Open Super Series 2009.

Selain Djarum Indonesia Open Super Series, peningkatan kualitas turnamen tingkat nasional pun terlihat di Djarum Sirkuit Nasional. Tahun ini, turnamen yang ditujukan untuk mencari bibit masa depan tersebut membuka pintunya bagi sponsor. Dari sisi hadiah, Sirkuit Nasional mengalami peningkatan sangat tajam. Tentu saja, ini menjadi keuntungan bagi pebulutangkis Indonesia. Hadirnya sponsor yang memberikan hadiah besar bagi para juara menjadikan peningkatan prestise Sirkuit Nasional dan antusias atlet mengikuti turnamen ini menjadi lebih tinggi.

Indonesia akan memiliki bibit pemain potensial cukup banyak jika semakin banyak terselenggaranya turnamen dan semakin besar hadiahnya di dalam negeri. “Ujian bagi seorang pemain ya turnamen,” ujar pemain senior Tri Kusharjanto. Sirkuit Nasional yang kini semakin tertata, katanya, akan menjadikan atlet bulutangkis Indonesia memiliki banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan, menajamkan smash, memperlincah footwork, dan memperbaiki mental bertanding. Ditambah dukungan hadiah yang besar, Sirkuit Nasional tentu menjadi incaran para atlet, termasuk atlet usia muda untuk meniti karir sebagai atlit masa depan.

Sejalan dengan itu, Febby Angguni yang berhasil meraih juara di Djarum Sirkuit Nasional Jawa Tengah mengungkapkan, Sirkuit Nasional sangat membantunya sebagai atlet generasi baru untuk melatih dan memperkuat tehnik bermain. “Saya semakin terasah di sini, dan ini menjadi bekal saya bertanding di turnamen internasional. Hadiah yang saya terima ini pun menjadi bekal masa depan saya untuk bisa mendapatkan pendidikan dan latihan bulutangkis yang terbaik,” kata pemain asal Bandung ini.

Sirkuit Nasional yang tahun depan rencananya akan digelar dalam sembilan kota ini pun akan ditambah hadiahnya. Tidak dipungkiri lagi, hadiah akan merangsang semua pihak untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Selain itu, bagi atlet muda, dengan prestasi mereka berkesempatan untuk menuju jenjang yang lebih bergengsi. Regenerasilah yang mampu menjawab tantangan bulutangkis Indonesia di mata Internasional. Maju bulutangkis Indonesia. (Contribute by: Image Dynamics)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers