SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Fokus Utama Benahi Sektor Wanita

Posted by valsus on December 27, 2009

JAKARTA – Tantangan superberat akan dihadapi PB PBSI pada tahun depan. Selain gelaran super series, pada 2010 terdapat dua even besar. Yakni, Piala Thomas-Uber dan Asian Games XVI.

PBSI jelas butuh kerja ekstra untuk menghadapi tantangan berat tersebut. Apalagi, kondisi mereka saat ini cukup mengkhawatirkan.

Dengan apa yang ada saat ini, Indonesia terancam nihil prestasi di even bulu tangkis internasional tahun depan. PBSI memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar tidak hanya di sektor wanita. Mereka juga harus segera mengurai problem di sektor ganda pria seiring dengan keputusan mundur Markis Kido/Hendra Setiawan dari pelatnas.

”Situasi tahun depan memang akan lebih sulit. Kami menyadari itu. Karena itu, kami segera melakukan pembenahan,” kata I Gusti Made Oka, wakil ketua umum II PBSI.

Pembenahan tersebut akan dilakukan di semua sektor. Sebab, secara keseluruhan, pencapaian pebulu tangkis Indonesia di semua sektor menurun pada 2009 ini. Baik di tunggal pria, ganda pria, tunggal wanita, ganda wanita, maupun ganda campuran.

Kendati semua disentuh, tidak bisa dimungkiri fokus utama pembenahan adalah kelompok wanita. Pada 2009 ini, tidak ada prestasi membanggakan yang mampu dicetak pebulu tangkis wanita Indonesia, baik di nomor tunggal maupun ganda. Satu-satu hasil yang bisa menjadi pelipur lara adalah medali perak SEA Games XXV pada nomor beregu.

“Ini (sektor wanita) adalah pekerjaan utama yang harus segera dikerjakan. Bukan hanya hal teknis yang menjadi perhatian, namun juga soal mental. Jika ini tidak dilakukan, kita akan sulit bersaing di Piala Uber,” tutur Oka.

Pembenahan sektor itu memang terkesan rumit. Apalagi, persediaan pebulu tangkis berkualitas di sektor wanita cukup terbatas.

“Kami belum melihat ada yang menonjol di luar pelatnas. Karena itu, kami akan serius membenahi mental pemain yang ada di pelatnas,” papar Oka.

Bagaimana sektor pria? Menurut Oka, kondisinya pun tidak jauh berbeda. Lebih-lebih di sektor ganda pria, pelatnas bakal kehilangan ganda terbaiknya, Kido/Hendra.

Mau tidak mau, PBSI harus segera mengambil keputusan untuk mempertahankan Kido/Hendra atau sebaliknya, melepas dan menunjuk pebulu tangkis yang promosi. “Kami segera mengambil sikap. Awal tahun kami akan melakukan pembicaraan. Bukan hanya di ganda, tapi juga tunggal. Mungkin akan ada promosi di dua sektor tersebut,” sebut Oka.

Pintu promosi memang harus dibuka PBSI di sektor pria. Apalagi, di ganda pria, Sigit Pamungkas yang menangani sektor tersebut sudah membuka pintu bagi ganda muda, Angga Pratama/Yohanes Rendy Sugiarto. Di sektor tunggal, nama Dionysius Hayom Rumbaka dari PB Djarum pun bisa diberi kesempatan. (fim/diq)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers