Ivana Lie Kini Dampingi Menpora
Posted by valsus on January 18, 2010
JAKARTA (Pos Kota) –Mantan pebulutangkis nasional, Ivana Lie, kini banyak menghabiskan waktunya mendampingi Menpora Andy Mallarangeng.
Maklum wanita yang sebelumnya berprofesi sebagai pelatih bulutangkis di SBI (Sekolah Bulutangkis Ivana Lie) di Kelapa Gading telah ditunjuk sebagai staf khusus Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora).
“Secara umum tugas saya mendampingi Pak Menteri, memberi masukan dan juga bisa mewakili beliau untuk acara-acara olahraga,” kata mantan juara bulutangkis tunggal putri di Asian Games 1980 dan 1981 ini.
Ivana mengaku sama sekali tidak menduga bakal dipanggil oleh Menpora Andy Mallarangeng untuk menjadi staf khusus.
“Nggak terbayang saya bakal bisa ngantor di kantor menteri. Awalnya percaya dan nggak percaya. Tapi setelah ketemu dan Pak Menteri minta, baru saya yakin,” papar Ivana yang mengaku dulu sempat merasa kesulitan untuk mendapat pengakuan kewarganegaraan RI.
Setelah lima tahun berprestasi di tingkat dunia, barulah Ivana memperoleh selembar kertas pengakuan secara de jure status kewarganegaraan Republik Indonesia, SBKRI. “Itu adalah masa-masa sulit saya,” kenangnya.
BEKERJA KERAS
Tapi kini, kepercayaan yang telah diberikan pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, menjadikan Ivana akan lebih bekerja keras memajukan dunia olahraga ke depan.
“Mungkin bisa saya mulai dari olahraga pendidikan, seperti seminar yang memang selama ini banyak saya lakukan. Cabang-cabang olahraga yang memang lebih menjanjikan emas di ajang pesta olahraga akbar internasional, seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade dan kejuaraan dunia internasional lainnya juga harus kita perhatian,” papar anak ke 8 dari 9 bersaudara pasangan Lie Chung Sin (alm) dengan Qiun Yoen Moi ini.
Kendati tugasnya tidak lagi harus fokus ke bulutangkis, karena harus olahraga secara umum, Ivana mengaku takkan meninggalkan kegiatan bulutangkis.
“Bulutangkis juga kan, bagian dari olahraga, apalagi bulutangkis merupakan ikon bangsa kita. Saya akan tetap memberikan perhatian. Tapi saat ini, saya belum bisa ngomong banyak, mudah-mudahan nanti kerja saya dalam membantu menteri olahraga bisa berjalan baik sesuai yang diharapkan semua orang,” papar mantan juara dunia tahun 1985 dari sektor ganda campuran bersama Christian Hadinata ini. (ali nurdin/bu/o)







