Kejurnas Bulu Tangkis 2009 : Taufik Absen, Simon Unggulan Teratas
Posted by valsus on January 20, 2010
SURABAYA, Kompas.com – Taufik Hidayat dipastikan absen di Kejuaraan Nasional 2009 di GOR Sudirman Surabaya pada 26-30 Januari 2010. Dengan demikian, dua pemain Pelatnas Cipayung, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro, akan bersaing ketat untuk merebut gelar.
Ketua Panitia Kejurnas Budi Haryono saat konferensi pers di Surabaya, Selasa (19/1/10), mengatakan Simon yang membela tim DKI Jakarta menempati unggulan teratas. Sementara pemain andalan Jatim Sony Dwi Kuncoro menjadi unggulan kedua.
“Informasi yang kami peroleh, Taufik Hidayat kurang siap berlaga di kejurnas, padahal kehadiran dia sangat ditunggu-tunggu penggemar bulu tangkis di Surabaya dan Jatim. Kalau semuanya lancar, bisa jadi Sony dan Simon berjumpa di babak final,” paparnya.
Sebagai pemain yang sudah tidak bergabung di pelatnas, Taufik memiliki hak untuk tidak berlaga di kejuaraan agenda PB PBSI ini. Namun, hal itu tidak berlaku bagi penghuni Pelatnas Cipayung yang diwajibkan tampil di kejurnas tahunan ini dengan membela daerah masing-masing.
Ia menjelaskan, kejurnas 2009 yang pelaksanaannya mundur pada 2010 ini, diikuti sebanyak 516 peserta dari kelompok taruna dan dewasa, termasuk 71 pebulu tangkis Pelatnas Utama dan Pratama.
Selain Simon dan Sony, pemain lain yang diunggulkan di tunggal dewasa putra, antara lain Andre Kurniawan, Dionysius Hayom Rumbaka (keduanya Jateng) dan Fauzi Adnan (Jatim).
Juara dunia ganda putra dan peraih emas Olimpiade, Markis Kido/Hendra Setiawan dipastikan tampil membawa bendera DKI Jakarta. Mereka diunggulkan di posisi teratas. Pesaing terkuat mereka datang dari seeded kedua asal Jawa Tengah dan juga ganda pelatnas, Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki.
Pada nomor tunggal dewasa putri, juara Kejurnas 2007 Aprilia Yuswandari asal Jatim, hanya menempati unggulan kesembilan dan peraih medali perunggu Olimpiade, Maria Kristin Yulianti menjadi unggulan ketiga.
Sedangkan unggulan teratas putri ditempati pebulu tangkis DKI Jakarta, Ardiyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti (Jateng) sebagai unggulan kedua.
“Pertandingan di semua nomor akan sangat ketat, karena pemain-pemain nonpelatnas dipastikan akan tampil ngotot untuk mengalahkan penghuni pelatnas,” tutur Budi Haryono.
Sementara itu, Manajer Tim Bulu Tangkis Jatim Eddy Prayitno mengatakan sebagai tuan rumah, pihaknya menargetkan bisa meraih minimal satu gelar, seperti hasil yang diraih pada kejurnas perorangan tahun 2007 di Solo.
“Target utama tentu dari Sony Dwi Kuncoro di tunggal dewasa putra, bisa juga tunggal putri karena kami punya Aprilia Yuswandari dan Tike Arieda. Untuk kelompok taruna, kami mengandalkan nomor ganda putri,” ujarnya.
Sebanyak 39 pebulu tangkis (20 taruna dan 19 dewasa) Jatim telah
menjalani latihan intensif sejak dua bulan terakhir untuk persiapan
kejurnas. Seluruh pemain juga telah mengikuti uji tanding dan tes kebugaran fisik.
“Persiapan kami kali ini jauh lebih baik dibanding dengan tahun sebelumnya, sehingga kami lebih optimistis. Bisa saya katakan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur,” ucap Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSIB Jatim, Ferry Stewart menambahkan.







