SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Kido/Hendra Tinggalkan Cipayung; Tetap Bersedia Membela Timnas

Posted by valsus on February 11, 2010

JAKARTA – PB PBSI akhirnya merelakan Markis Kido/Hendra Setiawan meninggalkan pelatnas di Ci­payung. Setelah beberapa kali berusaha menahan juara Olimpiade 2008 Beijing itu, PB PBSI akhirnya memenuhi tuntutan mereka.

Keputusan PB PBSI untuk melepas Kido/Hendra dari Cipayung dituangkan dalam surat keputusan yang ditandatanga­ni Ketua Umum PB PBSI Djoko San­toso. Surat tersebut dikeluarkan Se­nin (8/2) dan telah diberikan kepada pasangan asal PB Jaya Raya itu.

“PB PBSI telah memberikan surat jawaban yang mereka (Kido/Hen­dra) minta. Isinya, menyetujui permintaan mereka untuk keluar dari pelatnas. Saya yang menyerahkan surat tersebut kepada mereka,” ungkap Lius Pongoh, ketua bidang pembinaan dan prestasi PB PBSI, kemarin (9/2).

PB PBSI sejatinya berat melepas Kido/Hendra. Sebab, mereka masih tercatat sebagai ganda pria terbaik Indonesia. Kido/Hendra juga merupakan salah satu ganda pria terbaik di dunia. Saat ini mereka menempati peringkat ketiga dunia.

Pasangan tersebut meminta mundur dari pelatnas karena Kido menderita sakit hipertensi. Akibat sakit itu, Kido tidak bisa menjalani menu latihan pelatnas secara maksimal. Hendra yang sejak junior berpasa­ngan dengan Kido akhirnya ikut mun­dur demi tetap berpasangan.

PB PBSI sebenarnya tidak me­nu­tup mata dengan penyakit Kido. Mereka bersedia memberikan keringanan kepada Kido dalam menjalani latihan di Cipayung.

Namun, Kido tidak mau menerima perlakuan khusus itu. Alasannya, dia tidak ingin mengganggu sua­sana pelatnas. Sebab, dia khawatir perlakuan khusus itu akan menimbulkan kecemburuan di antara sesama pemain pelatnas.

“Surat jawaban ini tidak berarti kami tidak menahan mereka. Kami sudah berusaha dengan melakukan beberapa kali pertemuan. Namun, keputusan mereka tidak berubah,” kata Lius. “Karena itu, PB PBSI akhirnya memberikan surat ini. Kami ingin menjaga sistem dan sua­sana di pelatnas,” imbuh pria yang semasa menjadi pemain lekat de­ngan julukan Si Bola Karet tersebut.

Dengan telah keluarnya surat jawaban dari PB PBSI itu, baik Kido maupun Hendra merasa lega. Sebab, mereka sudah menunggu cukup lama akan terbitnya surat tersebut. Kido/Hendra mengajukan surat pengunduran diri dari pelatnas sebelum berangkat ke SEA Games XXV/2009 Laos.

Dengan telah terbitnya surat jawaban dari PB PBSI, mereka menyatakan bisa melangkah de­ngan pasti. Termasuk untuk melangkah ke Cipayung guna me­ngikuti latihan persiapan tim Tho­mas Indonesia.

“Rasanya plong sudah menerima surat tersebut. Sekarang kami pun bisa lebih berkonsentrasi untuk membela Indonesia di kualifikasi Piala Thomas,” tegas Kido.

“Besok (hari ini) kami akan turut berlatih di Cipayung. Namun, untuk kelanjutannya, kita lihat besok. Yang jelas, pelatih (Sigit Pamungkas) sudah memberikan program latihan kepada kami,” imbuh Hendra.

Sebelumnya, mereka memang masih enggan untuk mengikuti program latihan Rabu dan Jumat di Ci­payung bagi anggota tim Thomas Indonesia. Mereka berkeberatan lantaran belum mendapat jawaban dari PB PBSI atas surat pengunduran dirinya.

“Meski kami tidak di pelatnas, kami tetap siap untuk membela Indonesia di even-even kejuaraan beregu,” ujar Kido. (fim/ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers