Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Balikpapan : Fauzi Lolos dengan Perjuangan Berat
Posted by valsus on February 18, 2010
Bulutangkis.com – Perjuangan berat harus dilalui unggulan utama Fauzi Adnan dari Surabaya di babak pertama Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis 2010 Regional VII Kalimantan Timur di GOR Hevindo, Balikpapan , Rabu (17/2). Ia dipaksa bermain rubber game melawan pebulutangkis Banjarmasin Edi Santoso 21-11, 19-21, 21-7.
Pertandingan berjalan ketat di game kedua. Fauzi bahkan tertinggal 12-18. Namun, karena Edi Santoso begitu terkuras staminanya, kendati mampu menang di game kedua, tapi di game ketiga tenaga terkuras habis dan hanya mendapat tujuh angka.
Selanjutnya Fauzi akan berhadapan dengan pemain tuan rumah Dwi Setiawan yang menang atas Sephin 21-16, 21-12. Pertarungan ini diperkirakan berjalan alot. “Saya lebih senang tidak diunggulkan. Saya liat dia (Fauzi) unggul stamina, tapi di lapangan saya tidak akan menyerah,” kata Dwi mengenai pertemuannya dengan Fauzi yang menjuarai tiga seri Djarum Sirnas 2009 yakni di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Medan .
Sedangkan Fauzi melihat calon lawannya kurang memiliki jam terbang di ajang bulutangkis nasional. Ia melihat inilah kesempatan terbaik bagi dirinya untuk sekali lagi melangkah ke babak selanjutnya sebelum memibidik gelar juara di tahun ini.
Ia mengatakan, permainannya di babak pertama yang kurang mengesankan karena masih dalam tahap adaptasi lapangan. “Bagi saya yang terbesar gangguan di sini adalah angin. Bola tiba-tiba turun tajam, atau kalau bola atas diangkat terlalu keras peluang bola keluar lebih besar,” kata Fauzi.
Itulah yang membuatnya seperti serba salah ketika berada di lapangan. “Sekarang saya sudah mampu beradaptasi dengan baik. Mudah-mudahan gangguan angin ini tidak membuat kerugian bagi saya,” katanya.
Selain Fauzi, beberapa unggulan juga menang mudah melalui babak pertama. Seperti pemain Singapura Robin Gonansa yang menjadi unggulan keempat menang mudah atas Herdiansyah 21-17 dan 21-6. Robin sangat efektif bermain dan memilki smash yang cukup keras dan akurat. Sementara unggulan ke-6 Gery dari PB Djarum harus mengakui keunggulan lawannya Dea Adi Rangga dari Mutiara Bandung 17-21, 21-18, 19-21. Sampai berita ini diturunkan pertandingan masih berlangsung. (Contributed by: Image Dynamics)







