SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Archive for March, 2010

Hayom Harus Gantikan Tommy Sugiarto !

Posted by valsus on March 31, 2010

SEMARANG, Kompas.com – Pahlawan Piala Thomas 1984, Hastomo Arbi mengatakan Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro harus tetap masuk tim inti yang akan diterjunkan pada putaran final perebutan Piala Thomas di Kualalumpur, Malaysia, Mei 2010.

“Saya melihat mereka masih menjadi ujung tombak tim bulu tangkis putra Indonesia, apalagi keduanya masuk peringkat 10 besar dunia versi BWF (Taufik peringkat ketiga dan Sony ke-10),” kata Hastomo Arbi ketika dihubungi dari Semarang, Rabu.

Selain keduanya, menurut Hastomo, untuk tunggal ketiga masih layak ditempati Simon Santoso, yang saat ini menempati peringkat 11 BWF.

Yang perlu diubah, kata Hastomo Arbi yang kini menjadi Asisten Manajer PB Djarum Kudus, adalah tunggal keempat, yaitu antara Tommy Sugiarto dengan Dionysius Hayom Rumbaka.

Saat ini Hayom menempati peringkat 25 sedangkan putra juara dunia bulu tangkis 1983, Icuk Sugiarto, kini menempati peringkat ke-94.

Kemudian untuk ganda putra, kata dia, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan masih yang terbaik di Indonesia saat ini kemudian disusul pasangan Ryan Sukmawan/Jonathan Suryatama. “Kalau Markis/Hendra meskipun sudah tidak di pelatnas tetap harus masuk tim inti, sedangkan Ryan/Jonathan masih layak tetapi harus tetap mencari alternatif pebulu tangkis lain untuk mengatur strategi jika menghadapi lawan tertentu,” katanya.

Pelatih, kata dia, biasanya mengatur strategi, saat menghadapi China, misalnya harus dimainkan pasangan ini, lawan Malaysia, misalnya, dengan pasangan ini, dan lain sebagainya.

Tim Bulu tangkis putra Indonesia berhasil melangkah ke babak utama perebutan piala lambang supremasi bulu tangkis beregu putra dunia di Malaysia, setelah berhasil keluar sebagai juara pada babak kualifikasi Zona Asia di Thailand beberapa waktu lalu.

Tim-tim yang sudah memastikan berlaga pada putaran final Piala Thomas adalah China (juara bertahan), Malaysia (tuan rumah), Australia (Oceania), Nigeria (Afrika), Denmark, Polandia, dan Jerman (Eropa), Indonesia, Korea, dan India (Asia).

Seperti diketahui, PB PBSI masih belum menentukan secara pasti pebulu tangkis yang akan diberangkatkan pada putaran final perebutan Piala Thomas-Uber. “Semuanya masih punya peluang untuk turun di Thomas-Uber. Pastinya, siapa pun yang paling siap menurut pelatih,” kata Sekjen PB PBSI, Yacob Rusdianto.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Sirkuit Nasional Gunakan Sistem Skor On-Line

Posted by valsus on March 31, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Turnamen Sirkuit Nasional (Sirnas), yang tahun ini diselenggarakan di sembilan kota, akan menggunakan skor “online” untuk memudahkan media maupun penggemar bulu tangkis mendapatkan hasil pertandingan dengan cepat.

“Adanya skor ’online’ sangat baik bagi mereka yang tidak bisa menyaksikan langsung pertandingan karena bisa mengikuti jalannya pertandingan secara langsung melalui internet,” ujar Roland Halim dari PTB Djarum dalam temu pers di Jakarta, Selasa.

Menurut rencana, penggunaan skor “online” tersebut akan secara resmi digunakan pada Sirnas ketiga tahun ini di Pekanbaru, Riau, 13-17 April, karena dua turnamen pertama, yakni di Balikpapan dan Manado sudah diselenggarakan.

Baik pelatih maupun atlet menyambut baik penggunaan skor “online” yang dapat diakses melalui situs www.djarumsuper.com itu. “Pelatih merasakan dampak tidak langsung dari penggunaan skor ’online’ tersebut. Dengan skor ’online’ yang lebih bersahabat bagi media memudahkan media mendapatkan hasil pertandingan sehingga mudah pula penyebaran berita mengenai turnamen tersebut,” ujar Ketua Bidang Pemandu Bakat PBB PBSI Fung Permadi.

Dengan demikian, lanjut Fung, turnamen menjadi lebih dikenal dan animo masyarakat semakin besar, sehingga diharapkan semakin banyak ditemukan pemain-pemain berbakat.

Dari sisi atlet, pemain Pelatnas Pratama Bellaetrix Manuputty mengatakan, adanya skor online membuat pemain tidak perlu menunggu pertandingan di lapangan untuk mengetahui lawan berikutnya yang akan dihadapi. “Kami bisa pulang lalu melihat ’jalannya’ pertandingan melalui skor online,” katanya.

Tambah hadiah

Tahun ini Sirnas juga menambah hadiah uang dalam setiap penyelenggaraan dari Rp150 juta pada tahun lalu menjadi Rp165 juta. “Hadiah ditingkatkan agar animo masyarakat meningkat dan kualitas turnamen semakin bergengsi,” jelas Roland lalu menambahkan bahwa tingginya animo peserta diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit baru pemain berbakat yang selanjutnya dapat meningkatkan prestasi bulu tangkis di tingkat internasional.

Sementara Wakil Ketua Umum II PBB PBSIB I Gusti Made Oke mengatakan, banyaknya sirkuit nasional yang digelar di daerah dengan hadiah yang cukup besar memberi kesempatan bagi mantan pemain nasional dan pemain di daerah untuk bertanding tanpa harus ke luar negeri.

Selain Balikpapan dan Manado yang diselenggarakan pada Februari dan awal Maret, Sirnas akan digelar di Pekanbaru (13-17 April); Jakarta (17-22 Mei); Bandung (25-29 Mei); Tegal (12-17 Juli); Bali (3-7 Agustus); Surabaya (4-9 Oktober) dan Batam (26-30 Oktober).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PB PBSI Belum Pastikan Tim Thomas-Uber

Posted by valsus on March 31, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com – PB PBSI masih belum bisa menentukan secara pasti pebulutangkis yang akan diberangkatkan ke final Turnamen Piala Thomas-Uber. “Semuanya masih punya peluang untuk turun di Thomas-Uber. Pastinya, siapa pun yang paling siap menurut pelatih,” tandas Sekjen PB PBSI, Yacob di Jakarta, Selasa (30/3/2010).

Hal tersebut menurutnya karena sebelum laga final Turnamen Thomas-Uber, Mei mendatang, para atlet akan menjalani simulasi di Solo tanggal 25 April. Dari hasil simulasi inilah nama-nama tim Thomas-Uber baru akan diterbitkan.

Namun, ia mengaku belum ada kepastian siapa saja yang akan berangkat menjalani simulasi tersebut. Hal ini masih akan dibicarakan lewat rapat dengan para pelatih besok, Rabu (31/3/2010).

Untuk simulasi di Solo, PB PBSI akan mengirim 20 pemain putra dan 20 pemain putri.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Melanjutkan Tradisi Juara

Posted by valsus on March 31, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Dengan mengambil tema “melanjutkan tradisi juara” event bulu tangkis Djarum Sirkuit Nasional Bulu tangkis 2010 memasuki seri ketiga di regional lima, Pekanbaru pada 13-17 April.

Dua seri sebelumnya berlangsung di Balikpapan (16-20 Februari) dan Manado (2-6 Maret).

Kompetisi seri ketiga ini akan mempertandingkan lima nomor tunggal dewasa (putera/i), ganda dewasa (putera/i) serta ganda campuran (putera/i).

Dari serangkaian seri ini pihak PP PBSI mengharapkan dapat memunculkan atlet muda yang berkualitas. “Tujuan sirnas ini di samping pembibitan, adalah sebagai seleksi nasional agar pelatnas mendapat orang-orang terbaik. PP PBSI mengharapkan dapat calon yang terbaik,” ungkap sekjen PP PBSI, Jacob Rusdianto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/03).

Sponsor utama Sirnas, PB Djarum mengaku akan memberi dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pertandingan. “Sirkuit ini merupakan bentuk dedikasi kami kepada dunia bulu tangkis. Tujuan kami adalah membantu para atlet agar dapat meningkatkan kualitas pemainnya,” kata Roland dari PB Djarum.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejuaraan Yunior Asia 2010 U-19 Indonesia Masih Tertinggal

Posted by valsus on March 31, 2010

Bulutangkis.com – Hasil menjadi semifinalis pada kejuaraan Asia 2010 di bawah umur 19 tahun pada nomor beregu menjadi pelipur lara di tengah kegagalan pemain-pemain Indonesia di nomor perorangan. Hasil di nomor beregu kali ini jelas lebih baik jika dibanding dengan tahun lalu yang hanya menduduki peringkat kelima.

Indonesia pada kejuaraan Asia 2010 di nomor beregu hanya kalah dari sang juara China di babak semifinal. Meski kalah, pemain-pemain junior Indonesia mampu mencuri dua angka kemenangan dari China melalui Evert Sukamta di tunggal putra serta Jones Ralfy Jansen / Dandi Prabudita di ganda putra sebelum akhirnya kalah 2-3.

Tak hanya di tingkat senior, di tingkat junior pun pemain-pemain China luar biasa. Setelah meraih gelar juara di nomor beregu, pemain-pemain junior China berhasil memborong empat gelar juara. Satu gelar juara di ganda putra berhasil di curi Korea Selatan.

Indonesia perlu mewaspadai kemajuan prestasi yang dibuat negara-negara lain. Selain mewaspadai China, Korea Selatan, Indonesia juga harus mewaspadai pemain-pemain dari negeri jiran Malaysia. Seluruh pemain Indonesia yang berhasil maju ke babak semifinal, semuanya kandas dalam usaha mencapai babak final di tangan pemain-pemain Malaysia. Evert Sukamta di tunggal putra, Ricky Karanda/ Della Destiara Haris di ganda campuran serta Jones Ralfy Jansen/ Dandi Prabuditia di ganda putra harus mengakui ketangguhan pemain-pemain Malaysia.

Di bagian putri, Indonesia tak perlu malu untuk mengakui ketertinggalannya dari pemain-pemain putri Thailand. Di nomor perorangan, Thailand mampu menempatkan pemain di final tunggal putri melalui Taerattanachai Saspire serta satu ganda putri Wangpaiboonkit Pijitjan/ Intanon Ratchanok di babak semifinal. Pemain-pemain dari Thailand inilah yang mengalahkan pemain-pemain dari Indonesia. Yulia Yoshephine Susanto di tunggal putri kalah dari Taerattanachai Saspire di babak keeempat sementara Della Destiara Haris/ Suci Rizki Andini menyerah di perempat final dari Wangpaiboonkit Pijitjan/ Intanon Ratchanok.

Dua sampai tiga tahun kedepan pemain-pemain inilah yang akan maju ke depan dan membela Indonesia di berbagai kejuaraan Internasional. Kesempatan untuk mengikuti pertandingan diberbagai ajang internasional hendaknya dibuka lebar oleh PBSI agar pemain-pemain masa depan Indonesia ini tidak semakin tertinggal dari negara-negara lain. Jika tidak dari sekarang, kapan lagi !!!!

Contributed by: Arief Rachman

Email: rch_arief@yahoo.co.id

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

BWF World Ranking Top 100 Peringkat Atlit Indonesia per 25 Maret 2010

Posted by valsus on March 31, 2010

Bulutangkis.com – Setelah tunggal putri Indonesia tak satu pun berada di posisi 10 besar dunia kini ganda putri Indonesia tidak satu pun yang berhasil masuk peringkat 10 besar dunia setelah melihat peringkat atlit bulutangkis dunia yang dikeluarkan BWF (Badminton World Federation) pada hari Kamis lalu (25/03/10).

Ganda putri Indonesia kini tak mampu menembus 10 besar dunia setelah pasangan Nitya Krishinda Maheswari/ Greysia Polii Shendy Puspa Irawati/ Meiliana Jauhari di pecah. Usai babak kualifikasi Piala Uber zona Asia di Bangkok pada bulan Pebruari lalu Nitya Krishinda Maheswari kini berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati, sementara Greysia Polii berpasangan dengan Meiliana Juhari. Kedua pasangan ini baru masih mengikuti satu kejuaraan internasional pada All England Super Series 2010.

Tunggal putri Indonesia kini masih cukup memprihatinkan dengan berada diluar 10 besar dunia. Pada minggu lalu Maria Febe Kusumastuti mampu menembus posisi 18 dunia namun pada minggu ini posisinya turun keluar dari 20 besar dunia. Maria Febe kini di posisi 21 diikuti Adriyanti Firdasari di posisi 25.

Tiga tunggal putri Indonesia lainnya yang berada di posisi 100 peringkat dunia adalah Fransiska Ratnasari di posisi 32, Maria Kristin Yulianti di posisi 51 dan Lindaweni Fanetri di posisi 87 dunia.

Dua tunggal putri Indonesia kini berada di posisi 10 besar dunia setelah pada minggu lalu hanya Taufik Hidayat yang berada di 10 besar dunia. Taufik Hidayat kini masih berada di posisi tiga dan Sony Dwi Kuncora berada di posisi 10 besar dunia. (Contributed by: Fildzah Adhania)

Top 100 Peringkat Atlit Indonesia

Tunggal Putra :

3. (3) Taufik Hidayat

10. (11) Sony Dwi Kuncoro

11. (12) Simon Santoso

25. (26) Dionysius Hayom Rumbaka

32. (31) Andre Kurniawan Tedjono

91. (93) Andreas Adityarman

94. (96) Tommy Sugiarto

Tunggal Putri :

21. (18) Maria Febe Kusumastuti

25. (24) Adriyanti Firdasari

32. (31) Fransiska Ratnasari

51. (53) Maria Kristin Yulianti

87. (85) Lindaweni Fanetri

Ganda Putra:

3. (2) Markis Kido/Hendra Setiawan

6. (7) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan

17. (15) Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki

23. (21) Ahsan Mohammad/Bona Septano

37. (37) Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi

43. (45) Afiat Yuris Wirawan/Wifqi Windarto

46. (47) Lingga Lie/Fernando Kurniawan

100. (–) Candra Wijaya/Rendra Wijaya

Ganda Putri :

12. (8) Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari

19. (10) Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari

28. (29) Annisa Wahyuni/Anneke Feinya Agustin

64. (63) Nadya Melati/Vita Marissa

66. (65) Vita Marissa (INA)/ Mona Santoso (USA)

68. (68) Debby Susanto/Pia Zebadiah Bernadet

77. (79) Dewi Komala/Keshya Nurvita Hanadia

89. (88) Nadya Melati/Devi Tika Permatasari

Ganda Campuran :

2. (1) Nova Widianto/Liliyana Natsir

6. (5) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa

18. (18) Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet

21. (15) Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita

40. (37) Ahmad Tontowi/Richi Dili Puspita

43. (40) Flandy Limpele/Cheng Wen Hsing [INA/TPE]

48. (44) Muhammad Rijal/Debby Susanto

73. (78) Okvana Viki Indra/Gustiani Sari Dewi

95. (—) Flandy Limpele/ Anastasia Ruskikh (INA/Rus)

98. (98) Flandy Limpele/ Vita Marissa

Keterangan :

( – ) : Pemain yang baru masuk 100 besar.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Gubernur Sulsel akan Buka MILO School Competition di Makassar

Posted by valsus on March 30, 2010

Bulutangkis.com – MILO School Competition (MSC), satu-satunya kompetisi bulutangkis antar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia, kembali akan digelar di Kota Makassar untuk ke-3 kalinya pada tanggal 29 Maret sampai 3 April 2010 di Gelanggang Olahraga Makassar Metropolitan dengan diikuti 578 murid dari 41 SD dan 28 SMP, serta rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan H. Syahrul Yasin Limpo.

MSC 2010 yang mengusung tema “Mencari Juara Sejati” ini digelar di Jakarta (10-14 Pebruari), Makassar (29 Maret-3 April), Yogjakarta (5-10 April) dan Medan (19-24 April). MSC sebelumnya di Kota Makassar adalah di tahun 2002 dan 2006.

Kompetisi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Nestlé Indonesia dalam mendukung olahraga sebagai kegiatan hidup sehat, sejalan dengan misi perusahaan dalam turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat melalui produk-produknya, karena Nestlé adalah perusahaan terdepan dalam aspek Nutrisi, Kesehatan dan Keafiatan.

“MSC telah diselenggarakan sejak 2002, sebagai wujud dukungan terhadap pemasalan bulutangkis serta turut memupuk mental juara pada anak-anak sebagai bekal dalam pertandingan maupun juga dalam kehidupan mereka sehari-hari,” ungkap Arshad Chaudhry, Presiden Direktur PT. Nestlé Indonesia dalam acara jumpa pers pembukaan MILO School Competition di Jakarta 10 Februari 2010.

Lebih jauh, Sebastien Joho, Business Executive Manager Coffee and Beverage PT. Nestlé Indonesia menambahkan bahwa dengan energi dari MILO, olahraga dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mempelajari nilai kehidupan seperti pantang menyerah, percaya diri, kerjasama dan sportifitas, yang dapat menjadi bekal pembentukan mental juara sejati sehingga kelak akan berhasil dalam hidupnya.

Telah diikuti 20 ribu murid

MILO School Competition (MSC) telah diselenggarakan 8 kali sejak 2002 dan diikuti lebih dari 20.000 murid SD dan SMP dari 20 kota di 16 propinsi. “Pengurus Besar PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) mendukung penuh kompetisi ini karena sejalan dengan misi PBSI untuk secara konsisten melakukan pemasalan bulutangkis sejak usia dini,” kata Yacob Rusdianto, Sekjen PB-PBSI, dalam acara jumpa pers pembukaan MILO School Competition di Jakarta 10 Februari 2010.

Juara tunggal putra Olimpiade 2004 dan juara dunia 2005 Taufik Hidayat turut mendukung kompetisi ini dengan mempersembahkan Piala Taufik Hidayat sebagai Duta MSC sejak 2006. Taufik juga selalu hadir dalam MSC dan memberikan pelatihan tentang teknik bulutangkis (coaching clinic) kepada peserta MSC, termasuk di Makassar.

Landasan Ilmiah Nutrisi dibalik MILO

MILO adalah minuman cokelat berenergi pilihan anak-anak karena rasanya yang lezat serta dilengkapi nutrisi yang berlandaskan penelitian ilmiah di pusat Riset dan Pengembangan Nestlé di Swiss, yaitu Protomalt dan Actigen-E.

Dr. Alexander Halim, Head of Medical and Nutrition Services Nestlé Indonesia menjelaskan, “Protomalt merupakan esktrak malt yang dipatenkan, sebagai sumber energi dengan komposisi karbohidrat yang dibuat khusus untuk dapat langsung diserap tubuh setiap saat guna mendukung aktivitas fisik dan mental. Sedangkn Actigen-E adalah paduan unik beberapa vitamin dan mineral yang dipatenkan, untuk membantu pelepasan energi dari makanan. Protomalt dan Actigen-E bekerja bahu-membahu menghasilkan energi optimal, jadi Protomalt adalah bahan bakarnya sedangkan Actigen-E membantu pelepasan energi secara optimal”.

PT Nestlé Indonesia

PT Nestlé Indonesia adalah anak perusahaan Nestlé S.A., produsen makanan dan minuman terkemuka di dunia yang berpusat di Vevey, Swiss dan telah beroperasi lebih dari 140 tahun, serta terdepan dalam bidang nutrisi, kesehatan dan keafiatan.

Moto “Good Food, Good Life”, menggambarkan komitmen Nestlé untuk secara berkesinambungan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berbagai merek produknya yang terkenal dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia dan segenap keluarga Indonesia akan produk-produk makanan yang aman, berkualitas, bernutrisi dan lezat rasanya. (Contributed by: [ki:] communication)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PEMERINTAH DIHARAPKAN ALOKASIKAN ANGGARAN MERATA

Posted by valsus on March 29, 2010

Makassar, 29/3 (Antara/FINROLL News) – Pebulutangkis Nasional Taufik Hidayat mengharapkan pemerintah mengalokasikan anggaran yang merata bagi seluruh cabang olahraga

Harapan tersebut diungkapkan oleh Taufik pada pembukaan “Milo School Competition” (MSC) di Makassar, Senin. “Saya sedikit iri dengan sepak bola karena anggarannya ada di APBD. Padahal, sementara ini bulu tangkis yang pernah menyumbangkan emas di Olimpiade,” ujar pemenang medali emas Olympiade 2004.

Ia mengusulkan agar pemerintah untuk menghentikan sementara alokasi anggaran untuk sepak bola guna membuat fasilitas olahraga yang lengkap untuk semua cabang olahraga. “Fasilitas olahraga yang merata dapat mendorong prestasi lebih maju lagi,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel A. Muallim, mengatakan, pemerintah provinsi Sulsel setiap tahun menyiapkan anggaran untuk semua cabang olah raga.

“Sepak bola memang banyak tapi kita tidak diskriminatif. Paling tidak ada 60 permohonan bantuan untuk olahraga yang selalu kita berikan,” ujarnya.

Sekda yang dijadwalkan menghadiri Kongres Sepakbola Nasional di Malang, pada Selasa (30/3) berjanji akan menyampaikan harapan dari juara dunia bulutangkis 2005 itu ke kongres tersebut.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

China Rebut Empat, Korea Dapat Satu

Posted by valsus on March 29, 2010

JAKARTA, Kompas.com – China merebut empat dari lima gelar yang diperebutkan dalam final Kejuaraan Asia U-19 (di bawah 19 tahun) di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu.

Menurut hasil yang disiarkan laman resmi turnamen, Minggu, China hanya luput dari gelar ganda putra karena tidak meloloskan finalis pada nomor tersebut.

Gelar ganda putra diraih pasangan Korea unggulan kedua Kang Ji Wook/Choi Seung Il atas unggulan pertama asal Malaysia Yew Hong Kheng/Ow Yao Han 21-16, 21-14.

Ganda campuran unggulan kedua Liu Cheng/Bao Yixin menyumbang gelar pertama bagi China setelah pasangan Malaysia unggulan pertama Ow Yao Han/Lai Pei Jing mundur sebelum bertanding.

Tunggal putri unggulan kedua Suo Di mempersembahkan gelar kedua dengan menumbangkan unggulan kedua asal Thailand Sapsiree Taerattanachai dengan kemenangan 21-13, 21-11.

Gelar ketiga China diraih pemain tunggal putra unggulan 3/4 Huang Yuxiang yang mengungguli pemain Malaysia unggulan 5/8 Loh Wei Sheng 14-21, 21-17, 21-16.

Sedang gelar ganda putri dimenangi Xia Huang/Tang Jinhua yang mengalahkan sesama pasangan China Ou Dongni/Bao Yixin 21-17, 21-8.

Tuan rumah Malaysia yang meloloskan tiga finalis tidak meraih satu gelar pun karena hanya China dan Korea yang berhasil memenangi final yang digelar di Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia itu.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Maria Kristin Terlempar Tidak Masuk Skuad Pelatnas Proyeksi AG

Posted by valsus on March 29, 2010

AKARTA – Sikap tegas ditunjukkan pelatnas PB PBSI di Cipayung dalam membentuk skuad proyeksi Asian Games XVI/2010 Guangzhou. Dalam daftar skuad pelatnas yang dilansir kemarin (25/3), mereka tidak memasukkan nama Maria Kristin Yulianti.

Dalam beberapa bulan terakhir, performa Maria memang terus menurun. Tepatnya sejak ditinggal pelatihnya, Hendrawan, yang hijrah ke Malaysia sejak tahun lalu. Akibatnya, peringkat dia saat ini melorot sampai di urutan ke-51 BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia).

Namun, tetap saja keberanian PB PBSI untuk tidak memasukkan nama Maria ke pelatnas proyeksi Asian Games XVI sebagai satu hal yang mengagetkan. Sebab, sepeninggal Susi Susanti dan Mia Audina, Maria-lah tunggal wanita yang mampu merebut medali di Olimpiade. Pada Olimpiade Beijing 2008, dia merebut perunggu setelah mengalahkan wakil tuan rumah Lu Lan.

Catatan itu jauh lebih baik daripada tunggal wanita yang kemarin diumumkan PB PBSI masuk pelatnas proyeksi Asian Games. Mereka adalah Adriyanti Firdasari, Aprilia Yuswandari, Maria Febe Kusumastuti, serta Linda Weni Fanetri. Seluruhnya bahkan belum bisa menjadi juara di level super series.

Kenapa Maria tidak dimasukkan pelatnas? “Asian Games adalah even besar. Bisa dibilang ini adalah kejuaraan dunia di luar peserta dari Eropa,” ungkap pelatih kepala pelatnas Cipayung Christian Hadinata kemarin. “Jadi, kami harus menyiapkan pemain terbaik dalam even itu,” tambahnya.

Pria berambut putih itu tidak bersedia menjelaskan alasan rinci kenapa Maria tidak dipilih. Dia mengatakan, hal itu sudah sesuai dengan masukan pelatih masing-masing. Sebagaimana diketahui, pelatih tunggal wanita ialah Marlev Mainaky.

Terpisah, Marlev menyatakan sudah melakukan penilaian seksama sehingga tidak memasukkan Maria dalam skuad pelatnas. Salah satu pertimbangan utama adalah peringkat atlet bersangkutan. Selain itu, penampilan mereka dalam sejumlah even terakhir.

“Dari awal, atlet sudah tahu kriteria pemilihan itu. Mereka juga sudah saya beri tahu siapa saja yang akan masuk,” ungkap mantan pemain tunggal pria tersebut.

Namun, Marlev juga menegaskan bahwa dengan tidak masuknya Maria dalam daftar skuad pelatnas, peluangnya untuk tampil di Guangzhou belum sepenuhnya tertutup. Sebab, penentuan skuad saat ini baru tahap awal. Finalisasi pemain yang akan diturunkan ke Guangzhou dilakukan dua bulan menjelang even yang diselenggarakan November itu. Jika dalam beberapa bulan ke depan bisa membuktikan kemampuannya, Maria bisa saja masuk pelatnas dan berangkat ke Guangzhou. (nar/c10/ang)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers