All England Pemain Putri Harus Tampil Tanpa Beban !
Posted by valsus on March 4, 2010
SEMARANG, KOMPAS.com — Mantan pebulu tangkis nasional, Hastomo Arbi, berpendapat bahwa Maria Kristin Yulianti dan kawan-kawan sebaiknya tampil tanpa beban pada turnamen All England di Birmingham, Inggris, 9-14 Maret 2010. Pasalnya, mereka langsung bertemu lawan berat pada babak awal.
Hastomo, yang tiga kali tampil di All England (1981, 1982, dan 1984), itu mengatakan bahwa para pemain putri Indonesia itu harus tampil normal. Dengan demikian, mereka bisa mengurangi kesalahan di lapangan.
“Mereka harus tampil nothing to lose untuk mengurangi beban di lapangan,” kata Hastomo yang kini menjadi Asisten Manajer PB Djarum Kudus, Kamis (4/3/2010).
Kakak kandung mantan pebulu tangkis nasional Heryanto Arbi tersebut mengatakan, mereka bisa mengimbangi lawannya jika tampil biasa. Dengan demikian, ada kemungkinan para pemain putri Indonesia itu bisa membuat kejutan.
Maria Kristin, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, harus melewati babak kualifikasi sebelum masuk babak utama. Pada babak itu, Maria Kristin yang juga pebulu tangkis PB Djarum Kudus itu akan bertemu pebulu tangkis Slovakia, Maja Tvrdy.
Apabila menang, Maria Kristin akan bertemu pemenang antara Larisa Griga (Ukraina) dengan Lydia Li Ya Cheah (Malaysia). Maria Kristin harus bertanding melalui babak kualifikasi karena peringkat dunianya turun menjadi 53.
Pada babak pertama, apabila lolos dari babak kualifikasi, Maria akan bertemu pebulu tangkis China, Wang Xin, yang merupakan lawan berat karena pernah kalah saat bertemu atlet China itu.
Peringkat satu nasional, Ardiyanti Firdasari, akan bertemu pebulu tangkis kuat Hongkong, Wang Chen, sedangkan Maria Febe Kusumastuti bertemu pemain China, Wang Shixian.
“Kalau melihat lawan-lawan yang akan dihadapi pebulu tangkis putri kita, memang berat karena pada All England ini hanya diikuti 32 peserta sehingga kalau undiannya kurang menguntungkan, mereka bisa bertemu lawan berat pada babak-babak awal,” katanya.
Pada nomor ganda putri, dua pasangan yang terjun pada turnamen berhadiah 200.000 dollar AS tersebut akan dipisah.
Greysia Polli yang biasa berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari akan dipisah, demikian juga dengan Shendy Puspa Irawati dan Meiliana Jauhari. Greysia akan dipasangkan dengan Meiliana, sedangkan Shendy dengan Nitya.







