SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Lawan Mudah di Awal, Tim Piala Thomas Indonesia Tergabung India dan Australia

Posted by valsus on March 10, 2010

JAKARTA – Tim Indonesia di ajang Piala Thomas 2010 bisa tersenyum. Dalam drawing kemarin (8/3) di Malaysia, Taufik Hidayat dkk akan tergabung di grup ringan pada babak kualifikasi grup dalam even yang diselenggarakan pada 9-16 Mei itu.

Tim Thomas Indonesia akan tergabung di grup D bersama India dan Australia. Melihat ranking pemain dan catatan prestasi dua calon lawan itu, tim Merah Putih tentu saja jauh lebih kuat. Singkatnya, tim Thomas Indonesia akan menghadapi lawan mudah di awal sebelum menghadapi tim raksasa, seperti Tiongkok, di babak-babak akhir.

Drawing menguntungkan di Piala Thomas. Sebaliknya, tim Indonesia mendapatkan lawan yang lebih berat pada babak kualifikasi grup Piala Uber. Sebab, Maria Kristin dkk akan tergabung bersama Denmark dan Australia.

Denmark sudah lama dikenal sebagai salah satu negara dengan tradisi bulu tangkis terbaik di dunia. Di sektor wanita, mereka memiliki Tine Rasmussen yang sudah beberapa kali menjadi juara turnamen super series.

Namun, tetap saja kans Maria dkk untuk melaju ke babak kedua cukup besar. Sebab, pada Piala Thomas maupun Uber di setiap grup, ada dua tim yang lolos ke babak perempat final. Jika mampu mengalahkan Australia saja, Maria dkk akan lolos ke babak delapan besar.

”Kami punya peluang besar untuk lolos ke babak kedua, terutama untuk tim pria” papar Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto kemarin (8/3). ”Kalau tim wanita, memang Denmark lawan berat. Tapi, karena akan diambil dua ke babak kedua, kami yakin bisa lolos,” ujar pria yang juga ketua umum Pengprov PBSI Jatim itu.

Yacob menuturkan, PB PBSI sebenarnya tidak memberikan target spesifik kepada para pemain. Dia mengatakan, Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso hanya meminta agar tim Thomas dan Uber bermain maksimal dan memberikan yang terbaik untuk bangsa. Tapi, Yacob tak menampik bahwa ada hasrat besar dari PB PBSI untuk melihat lagi lambang supremasi bulu tangkis beregu pria dan wanita di dunia itu kembali ke Indonesia.

Indonesia kali terakhir merengkuh Piala Thomas pada 2002 di Guangzhou, Tiongkok. Piala Uber terakhir direbut Indonesia pada 1996. ”Kami tentu punya peluang juara. Saat ini, posisi Indonesia sama kuat dengan Malaysia, Korea Selatan (Korsel), dan Denmark,” tegas Yacob.

Sementara itu, tim Thomas Tiongkok harus mendapatkan lawan berat sejak kualifikasi grup. Mereka tergabung di grup A bersama Korea Selatan dan Peru. Meski peluangTiongkok sangat besar untuk melaju ke perempat final, setidaknya mereka harus berjuang lebih keras untuk menjadi juara grup.

Di Piala Uber, tim Tiongkok juga harus tergabung dengan tuan rumah Malaysia. Bagi Malaysia, melawan tim super, seperti Tiongkok, tentu saja memberatkan. Namun, meski sulit untuk bersaing, mereka mencoba untuk mencari pelajaran dari sana.

”Sangat bagus kami satu grup dengan Tiongkok. Kami menganggap itu sebagai tantangan dan kami akan memberikan yang terbaik,” ucap Ganga Rao, sekretaris kehormatan BAM (Asosiasi Badminton Malaysia), seperti dilansir situs resmi BWF (Federasi Badminton Internasional). (nar/ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers