SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Kejuaraan Yunior Asia 2010 U-19 Indonesia Masih Tertinggal

Posted by valsus on March 31, 2010

Bulutangkis.com – Hasil menjadi semifinalis pada kejuaraan Asia 2010 di bawah umur 19 tahun pada nomor beregu menjadi pelipur lara di tengah kegagalan pemain-pemain Indonesia di nomor perorangan. Hasil di nomor beregu kali ini jelas lebih baik jika dibanding dengan tahun lalu yang hanya menduduki peringkat kelima.

Indonesia pada kejuaraan Asia 2010 di nomor beregu hanya kalah dari sang juara China di babak semifinal. Meski kalah, pemain-pemain junior Indonesia mampu mencuri dua angka kemenangan dari China melalui Evert Sukamta di tunggal putra serta Jones Ralfy Jansen / Dandi Prabudita di ganda putra sebelum akhirnya kalah 2-3.

Tak hanya di tingkat senior, di tingkat junior pun pemain-pemain China luar biasa. Setelah meraih gelar juara di nomor beregu, pemain-pemain junior China berhasil memborong empat gelar juara. Satu gelar juara di ganda putra berhasil di curi Korea Selatan.

Indonesia perlu mewaspadai kemajuan prestasi yang dibuat negara-negara lain. Selain mewaspadai China, Korea Selatan, Indonesia juga harus mewaspadai pemain-pemain dari negeri jiran Malaysia. Seluruh pemain Indonesia yang berhasil maju ke babak semifinal, semuanya kandas dalam usaha mencapai babak final di tangan pemain-pemain Malaysia. Evert Sukamta di tunggal putra, Ricky Karanda/ Della Destiara Haris di ganda campuran serta Jones Ralfy Jansen/ Dandi Prabuditia di ganda putra harus mengakui ketangguhan pemain-pemain Malaysia.

Di bagian putri, Indonesia tak perlu malu untuk mengakui ketertinggalannya dari pemain-pemain putri Thailand. Di nomor perorangan, Thailand mampu menempatkan pemain di final tunggal putri melalui Taerattanachai Saspire serta satu ganda putri Wangpaiboonkit Pijitjan/ Intanon Ratchanok di babak semifinal. Pemain-pemain dari Thailand inilah yang mengalahkan pemain-pemain dari Indonesia. Yulia Yoshephine Susanto di tunggal putri kalah dari Taerattanachai Saspire di babak keeempat sementara Della Destiara Haris/ Suci Rizki Andini menyerah di perempat final dari Wangpaiboonkit Pijitjan/ Intanon Ratchanok.

Dua sampai tiga tahun kedepan pemain-pemain inilah yang akan maju ke depan dan membela Indonesia di berbagai kejuaraan Internasional. Kesempatan untuk mengikuti pertandingan diberbagai ajang internasional hendaknya dibuka lebar oleh PBSI agar pemain-pemain masa depan Indonesia ini tidak semakin tertinggal dari negara-negara lain. Jika tidak dari sekarang, kapan lagi !!!!

Contributed by: Arief Rachman

Email: rch_arief@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers