PB PBSI : KEGAGALAN BERUNTUN, PBSI AKAN TAMBAH JAM TERBANG PEMAIN
Posted by valsus on April 21, 2010
JAKARTA — Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) akan segera melakukan evaluasi terkait dengan kegagalan para pemain Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di India. Pada turnamen tersebut, Indonesia hanya meloloskan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir ke final, tetapi gagal menjadi juara.
“Kita menunggu kepulangannya dan setelah beristirahat sehari, kita akan melakukan rapat,” ujar Sekjen PB PBSI Jacob Rusdianto, Selasa (18/8).
Saat ini pihaknya masih menunggu hasil laporan dari Kabid Binpres Lius Pongoh, yang mendampingi para pemain bulu tangkis Indonesia yang gagal di kejuaraan itu. Sebelumnya, PBSI mengandalkan Nova/Lilyana, tetapi gagal setelah kalah di final.
Namun diakui, evaluasinya tidak akan berpengaruh banyak, dan tidak ada pemecatan atau pencoretan atlet. Evaluasinya hanya sekadar apa langkah-langkah terbaik untuk dapat kembali berprestasi.
“Memang dibandingkan dengan tahun lalu, kekuatan kita kalah. Pemain ganda kita akhirnya tidak berangkat karena sakit,” tambahnya.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menambah jam terbang para pemain, termasuk juga melihat potensi pemain-pemain junior yang saat ini mulai menanjak. Selain itu, PBSI juga akan menambah event-event dalam negeri.
“Tahun ini kemungkinan kita belum bisa bersaing, tapi saya yakin tahun depan mulai ada perubahan,” tambahnya.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya memang sudah tidak bisa lagi mengandalkan pemain-pemain senior. Harapan satu-satunya adalah pemain-pemain muda yang akan digodog terus di berbagai event nasional maupun internasional.







