SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

BULUTANGKIS STATUS BAHAYA New Message

Posted by valsus on April 22, 2010

JAKARTA (Pos Kota, 21 Apr 2010 ) -Bulutangkis Indonesia dalam kondisi bahaya, jika tidak cepat-cepat dibenahi maka akan kian terpuruk. Terakhir di Kejuaraan Asia yang digelar di New Delhi India mulai 12-18 April kemarin; tak sain pun gelar yang bisa dibawa pulang. Padahal Taufik Hidayat ditempatkan sebagai unggulan 1. Tapi tak bisa berbuat banyak. Dia justru takluk di tangan pebuluiangki Taiwan yang sama sekali tak diunggulkan, HsuanYi Hsueh.

Paling banter, Indonesia hanya mampu menembus semifinal lewat ganda campuran Devin Lahardi/Lilya-na Natsir. Yang lainnya, rontok di babak awal. Hasil Kejuaraan Asia itu, memang tidak bisa dijadikan ukuran kekuatan Indonesia jelang gelaran Piala Thomas dan Uber Cup di Malaysia Mei mendatang. Tapi tak pelak, sejumlah mantan juara dunia mengaku cemas.

“Kalau ditanya pengalaman saya setiap kali menghadapi kejuaraan besar, mulai olimpiade sampai kejuaraan dunia, saya selalu konsentrasi dengan persiapan, tak mau mengikuti kejuaraan lain. Itu saya lakukan satu sampai dua bulan ke de-pan jelang laga. Persiapan dan semua rencana sudah harus matang,” papar juara olimpiade Barcelona Susi Susanti pada Pos Kota.

HARUS FOKUS

Namun Susi percaya, pihak PBSI saat ini sudah melakukan langkah-langkah yang terbaik. Hanya saja katanya, sistem latihan mungkin harus lebih fokus lagi sesuai even yang hendak diikuti. “Memang tidak ada salahnya jika atlet mengikuti even lain sebelum diterjunkan ke even yang lebih penting.Tapi harus lebih berhati-hati. Misalnya, sehabis kejuaraan harus langsung kembali latihan tanpa ada durasi istirahat hanya gara-gara habis mengikuti turnamen. Sebab jeda waktu itu akan membuat kemampuan atlet menjadi nol lagi,” papar Susi.

Nada yang sama juga dikemukakan oleh mantan juara dunia Joko Supriyanto. Katanya, resiko para atlet yang hendak melakoni sebuah kejuaraan besar tidak boleh terpecah-pecah, harus konsentrasi berlatih sesuai prediksi kemampuan dan karakter lawan yang bakal dihadapi.

“Sebulan sebelum berangkat, semua sudah harus mantap dan sesuai dengan planning pengurus. Simulasi-simulasi itu memang penting. Tapi jika berlaga di even yang berbeda, sepertinya itu hanya menguras tenaga saja. Saya setuju dengan sikap yang diperlihatkan Markis Kido dan Hendra Setiawan yang rela absen di Kejuaraan Asia gara-gara ingin konsen latihan sebelum berangkat ke Malaysia,” papar Joko,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers