Indocock Walikota Surabaya Cup 2010 : Pelatih Jepang Tumbangkan Atlet Pelatnas
Posted by valsus on May 6, 2010
SURABAYA, KOMPAS.com – Chandra Berta Made sukses menumbangkan atlet pelatnas pratama Pandu Dewantoro pada babak penyisihan kedua Kejuaraan Bulu Tangkis Indocock Walikota Surabaya Cup 2010, Kamis (6/5) di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur. Chandra yang menjadi pelatih tim putri Jepang di kejuaraan tersebut, unggul lewat pertarungan tiga set 21-17, 17-21, dan 12-21.
Kekalahan Pandu ini sekaligus menyusul rekannya sesama pelatnas, Rena Suwarno (tunggal dewasa putri), yang sehari sebelumnya menyerah kepada Masami Yoshimura dari Jepang. Kini, skuad pelatnas di kejuaraan ini menyisakan 12 pemain saja. Jumlah tersebut bisa berkurang jika pemain pelatnas kalah lagi di nomor ganda putra-putri yang berlangsung malam nanti.
Pada set pertama, Pandu unggul disebabkan lawannya banyak salah dalam pengembalian dan penempatan bola. Chandra, yang juga menjadi pelatih tim putri Jepang di kejuaraan ini, sempat merapatkan perolehan skor menjadi berselisih satu poin saja setelah technical time out set pertama. Ketenangan Pandu yang mampu mengendalikan permainan mengakhiri perlawanan Chandra di angka 17.
Chandra yang hampir sepanjang pertandingan selalu tersenyum itu berbalik mengendalikan permainan pada set kedua. Serangan-serangan Pandu mudah sekali terbaca dan Chandra mulai jarang membuat kesalahan. Akibatnya, set kedua dan ketiga pun berhasil direbut Chandra yang tampil ngotot pada dua set terakhir itu.
Seusai pertandingan, Pandu mengakui keunggulan permainan lawannya tersebut. Menurut dia, sejak set kedua dan ketiga, ia merasa kalah agresif dibanding lawannya itu. Apalagi, kata dia, lawan banyak melakukan variasi serangan sementara dirinya sangat monoton dalam menyerang.
“Saya akui, lawan bermain lebih agresif sejak set kedua. Ia mampu membuat berbagai variasi serangan sementara saya sangat monoton dalam menyerang, kata Pandu yang persiapannya untuk kejuaraan ini terpecah pada persiapan menyambut ujian nasional SMA di Kudus, Jawa Tengah.







