Indocock Walikota Surabaya Cup 2010 : Pemain PB Djarum Mulai Mendominasi
Posted by valsus on May 7, 2010
SURABAYA, KOMPAS.com — Pemain dari Perkumpulan Bulu Tangkis atau PB Djarum Kudus mulai menunjukkan dominasi pada babak delapan besar tunggal taruna putra-putri Indocock Walikota Surabaya Cup 2010. PB Djarum menempatkan empat pemain di kelompok putra dan dua pemain di kelompok putri. Tuan rumah Surabaya bakal menghadapi tantangan berat.
Pada babak delapan besar yang berlangsung hari Jumat (7/5/2010) di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, dua pemain PB Djarum bakal saling membantai. Arief Gifar Ramadhan yang menjadi unggulan pertama tunggal taruna putra menghadapi rekannya di PB Djarum, Rudi Cahyadi, yang merupakan unggulan ke-15. Adapun pemain tuan rumah dari Klub Surya Naga Surabaya, Rony Aditya, juga berhadapan dengan pemain PB Djarum, Henrikho Wobowo.
Sebaliknya, pada kelompok taruna tunggal putri, dua klub tuan rumah juga akan saling menjegal. Eka Tindra dari Klub Surya Naga Surabaya akan berhadapan dengan Faijiah Lajiah dari Klub Hi-qua Wima Surabaya pada babak delapan besar, Jumat. Eka lebih diunggulkan karena berstatus unggulan keenam di kejuaraan ini.
Dua pemain PB Djarum di taruna tunggal putri, yakni Yeni Asmarini dan Sesaria Nisa, masing-masing akan berhadapan dengan Rina Andriani (SMA Ragunan) dan Asifa Nur Tarisma (Semen Gresik). Kedua pemain PB Djarum itu pun kembali menjadi unggulan di kelompok putri. Yeni menempati unggulan pertama dan Nisa ada di unggulan ketiga.
Menurut pengamat bulu tangkis Jawa Timur, Ferry Stewart, selama ini atlet dari PB Djarum memang selalu mendominasi dunia bulu tangkis nasional, khususnya di kelompok taruna. Ferry mengatakan, dukungan sarana dan prasarana dari PB Djarum sukses mencetak pemain-pemain muda berkualitas. Cukup sulit bagi atlet lain untuk menyaingi pemain-pemain PB Djarum.
“Selama ini di kelompok taruna, atlet Jatim masih berada di bayang-bayang PB Djarum, termasuk dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. Hanya ada beberapa nomor yang bisa dicuri oleh pemain lain di luar PB Djarum,” ucap Ferry.
Dari kejuaraan serupa tahun lalu, atlet Kota Surabaya masih kalah dari peserta di luar Jatim. Klub PB Djarum keluar sebagai jawara dengan raihan tujuh emas, lima emas, dan lima perunggu. Menyusul di peringkat kedua, klub Alfamart Jakarta (3 emas, 3 perak, dan 1 perunggu) serta klub Mutiara Bandung (2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu).







