Lilik Sudarwati: ‘’Atlit Kita Punya Sikap Optimis Yang Baik”
Posted by valsus on May 8, 2010
Bulutangkis.com – Tim Thomas Uber Indonesia telah tiba di Kuala Lumpur untuk meraih gelar kejuaraan bulutangkis nomor beregu putra dan putri yang kini diperebutkan setiap dua tahun sekali ini. Indonesia terakhir merebut Piala Thomas pada tahun 2002, sementara Piala Uber terakhir di rebut Indonesia pada 1996. Pada tahun 2008 tim Uber Indonesia mampu tampil hingga babak final sebelum dikalahkan tim Uber China.
Harapan masyarakat Indonesia yang telah lama merindukan agar pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia meraih juara semakin membungkah. Atlit-atlit kita yang bertanding di nomor perorongan saat ini jarang meraih juara. Catatan prestasi ini sedikitnya memberi sikap cemas akan kemampuan atlit-atlit kita untuk bisa membawa kembali Piala Thomas ataupun Piala Uber ke Tanah Air.
Berbeda pada kejuaraan perorangan, pada kejuaraan beregu atlit-atlit dituntut kesiapan mental agar mampu bekerja sama. Membina kebersamaan diluar lapangan maupu di saat bertanding. Hasil pertandingan seorang atlit bisa mempengaruhi mental atlit yang bertanding berikutnya.
‘’Optimisme pada atlet kita saat ini lumayan baik, artinya mereka punya keyakinan untuk bisa tampil baik, ‘’ demikian Lilik Sudarwati salah seorang official tim TUC Indonesia yang bertanggung jawab atas psikologi atlit-atlit dalam perbincangan singkat dengan Bulutangkis.com hari Kamis (06/05/10) sebelum berangkat ke Kuala Lumpur. “Mereka juga mempunyai komitmen bersama untuk fokus pada Thomas Uber dengan mengesampingkan seluruh masalah-masalah diluar bulutangkis,’’ Lilik menambahkan.
‘’Untuk menciptakan suasana pertandingan sesungguhnya pelatih menggiring atlet masuk dalam suasana pertandingan dengan menonton dan menganalisa permainan calon lawan-lawan kita,’’ Lilik menjelaskan situasi pendekatan ke atlit-atlit untuk lebih fokus.
‘’Kami mencoba mempertebal rasa percaya diri mereka dengan cara menunjuk dan meyakinkan kelebihan-kelebihan mereka. Kami juga mencoba untuk selalu provide lingkungan fisik maupun psikis atlet nyaman agar mereka tidak punya beban,’’ demikian Lilik menyampaikan pendekatan kepada atlit-atlit dari sisi psikologis.
Menyimak penjelasan Lilik Sudarwati semoga harapan masyarakat Indonesia kepada atlit-atlit bulutangkis kita membawa pulang piala Thomas dan Uber bisa terwujud.
Tim Thomas Indonesia terdiri dari Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka yang akan bertarung di nomor tunggal. Sementara Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto, Hendra Aprida Gunawan, Nova Widianto dan Mohammad Ahsan akan turun di nomor ganda.
Tim Uber Indonesia terdiri dari Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, Maria Kristin dan Linda Weni Fanetri yang akan turun di nomor tunggal. Sementara atlit-atlit ganda adalah Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Liliyana Natsir dan Anneke Feinya Agustin.
Tim Thomas dan Uber Indonesia pada hari Minggu (09/05/10) memulai pertandingan pertamanya melawan Tim Thomas dan Tim Uber Australia pada babak penyisihan grup. Tim Thomas Indonesia berada dalam Grup D bersama Australia dan India, dan Tim Uber Indonesia di Grup B bersama Denmark dan Australia.







