Piala Thomas : Jepang Realistis, Tapi Siap All-Out
Posted by valsus on May 14, 2010
KUALA LUMPUR, Kompas.com – Jepang tak memasang target muluk saat menghadapi Indonesia, juara 13 kali, pada semifinal Piala Thomas, Jumat (14/5/10) di Stadium Putra, Kuala Lumpur, Malaysia. “Negeri Sakura” ini hanya ingin bermain maksimal, serta memanfaatkan setiap peluang untuk menaklukkan pasukan Merah Putih.
“Kami akan menghadapi pertarungan yang sulit melawan Indonesia,” ungkap pelatih kepala Jepang, Park Joo-Bong, Kamis (13/5/10).
“Indonesia dengan mudah melewati partai perempat final dan meraih kemenangan dengan gampang (melawan India menang 3-0). Sementara itu, kami harus berjuang keras melawan Jerman dan beberapa pertandingan harus selesai dalam rubber-set, sebelum menang 3-1,” tambahnya.
Selain bermain alot di perempat final, ujar Park, Jepang juga berjuang ekstra keras saat mengalahkan Malaysia di babak penyisihan grup. Pasalnya, semua partai harus dimainkan sebelum mereka menang 3-2 dan menjadi juara grup.
“Memang, cukup bagus karena kami memiliki waktu istirahat satu hari setelah perempat final. Tetapi semua pemainku benar-benar capek, sungguh capek, setelah menjalani dua pertandingan yang sulit,” jelas Park.
“Saya akan menurunkan kekuatan terbaik, dan kami lebih suka sebagai underdog.”
Menghadapi Indonesia, Park akan tetap mengandalkan Kenichi Tago sebagai tunggal pertama. Finalis All England 2010 ini diharapkan bisa menjadi batu sandungan bagi Taufik Hidayat, mantan peraih medali emas Olimpiade Athena dan juara dunia.
“Jika Tago dalam kondisi bagus, dia akan membuat Taufik kesulitan,” ujar Park, yang berharap tunggal keduanya, Sho Sasaki, juga bisa mengimbangi permainan tunggal kedua Indonesia, yang mungkin akan dibebankan kepada Simon Santoso.
Jika Simon jadi tunggal kedua, maka tunggal ketiga Jepang, Shoji Sato, akan menghadapi Dionysius Hayom Rumbaka. Park berharap, jika akhirnya pertarungan dilanjutkan dengan partai kelima, maka Shoji bisa mengalahkan Hayom, yang merupakan debutan di tim Piala Thomas Indonesia.
“Saya akui, Indonesia menjadi favorit untuk memenangkan pertandingan. Tetpai, kami akan berjuang habis-habisan,” tegas Park.







