Thomas Lund, Mantan Juara Dunia yang Kini Pengurus BWF
Posted by valsus on May 14, 2010
Pada awal 1990-an, nama Thomas Lund cukup disegani dalam persaingan bulu tangkis dunia. Dia menjadi salah seorang pilar Denmark pada masanya. Setelah pensiun, Thomas mengabdikan dirinya untuk mengembangkan perkembangan bulu tangkis dunia.
RACHMAD S., Kuala Lumpur
—
BATALNYA Tim Thomas Nigeria bertanding menghadapi tuan rumah Malaysia (9/5) membuat wartawan bertanya-tanya. Mereka ingin tahu nasib Malaysia setelah sang lawan tidak bisa hadir di lapangan karena penundaan penerbangan.
Meski beberapa kali menyerbu sejumlah pengurus BWF(Ferderasi Bulu Tangkis Dunia), wartawan tidak mendapatkan jawaban memuaskan. Setelah Thomas Lund berbicara dalam konferensi pers, para pemburu berita tersebut puas setelah mendapatkan kabar atas keputusan BWF.
Saat ini, Lund memang lebih dikenal sebagai salah satu penentu kebijakan BWF di putaran final Piala Thomas-Uber 2010. “Saya menjabat sebagai COO (chief operating officer) BWF sejak setahun lalu,” ujarnya.
Setelah pensiun sebagai atlet, dia tetap tidak jauh dari olahraga bulu tangkis. Hanya, kali ini Lund selalu tampil dengan pakaian rapi. Tak seperti dulu, memakai kostum bulu tangkis. Kini Thomas sangat sibuk di even tersebut karena harus memantau pertandingan setiap saat. Di sela kesibukannya, Thomas menyempatkan waktunya untuk berbicang dengan Jawa Pos di Stadium Putra, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.
Lund mengatakan, pemikiraannya berbeda dengan ketika menjadi atlet dulu. Kini dia lebih mengedepankan ketatnya persaingan antarnegara demi perkembangan bulu tangkis.
Menurut dia, Tiongkok, Malaysia, Indonesia, dan Denmark perlu mempertahankan prestasi masing-masing dengan kualitas tinggi dan performa yang baik. Itu mesti dilakukan demi kepentingan olahraga bulu tangkis dunia. Pria kelahiran 2 Agustus 1968 tersebut mengatakan, BWF harus terus membuka komunikasi terhadap negara-negara yang sedang berupaya mengembangkan bulu tangkis.
Komunikasi tersebut, lanjut dia, salah satunya bertujuan untuk menggalakkan aktivitas bulu tangkis di dunia. “Mulai coaching clinic hingga kompetisi lokal,” jelas mantan pasangan Jon Holst-Christensen sebagai ganda terbaik Denmark pada awal 1990-an tersebut.
Karena itu, Lund memprediksi Indonesia masih akan bertahan sebagai salah satu kekuatan bulu tangkis dunia pada masa mendatang. “Saya melihat, kompetisi lokal di Indonesia cukup padat,” tuturnya.
Tidak hanya Indonesia yang memiliki prospek demikian. Ada pula Malaysia, Tiongkok, dan sejumlah negara lain yang rutin membina olahraga bulu tangkis.
Jauh sebelum menjadi salah satu penentu kebijakan BWF, Lund kenyang gelar dunia. Di antaranya, gelar juara dunia di nomor ganda pria dan ganda campuran.







