Sirkuit Nasional Bulu : Tangkis Evert ke Babak 16 Besar
Posted by valsus on May 20, 2010
JAKARTA, Kompas.com – Pemain pelatnas Evert Sukamta maju ke babak ketiga (16 besar) tunggal dewasa putra. Dia meraih tiket itu setelah mengalahkan Prima Khasna P (Pertamina) 21-17, 21-9 dalam turnamen Djarum Sirkuit Nasional Open, di Hall Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (19/5/10).
Pada set pertama, pertandingan berlangsung sengit karena Prima mampu mengimbangi perrmainan Evert. Tetapi di set kedua, Evert tak terbendung lagi sehingga dengan mudah meraih kemenangan.
“Pertandingan ini sebenarnya tidak ada masalah. Pada set pertama saya sempat memimpin 16-8, karena bola yang agak susah dikendalikan sehingga ia bisa mengejar,” ujar Evert.
Pada babak 16 besar, Evert akan berhadapan dengan Tan Tony (Jaya Raya Suryanaga) yang menang WO (walk out) atas Jasmi (Mei). Evert optimistis mampu meraih kemenangan.
“Saya merasa sedikit lebih unggul,” kata pemain berusia 18 tahun tersebut.
“Saya tidak menargetkan juara dalam turnamen ini, karena lawan cukup berat yang kebanyakan adalah ex-pelatnas. Saya cuma berharap dapat melaju ke semifinal,” tambah pebulu tangkis yang pernah menempati posisi kedua di Sirnas Makassar dan Bali pada 2009 tersebut.
Sementara itu di pertandingan babak dua lainya, Seto Danu Kusuma, gagal melaju ke babak ketiga setelah ditumbangkan oleh Achmad Rifai (Ratih Banten) dalam duel yang berlangsung ketat yang berakhir 21-8, 9-21, 21-11.
“Lawan lebih berpengalaman. Pada set ketiga dia mampu bermain lebih cerdik,” ujar Seto soal kekalahannya tersebut.
Dia berharap kekalahannya tersebut dapat dijadikan bahan pembelajaran pada Sirnas di Bandung akhir Mei mendatang.
“Sirnas di Bandung nanti akan saya perbaiki,” katanya.
Sirnas di Jakarta ini merupakan turnamen yang terbesar yang diselenggarakan oleh PB PBSI, sebab pertandingan ini melibatkan 2.045 atlet, dengan 2.126 pertandingan yang melibatkan 165 klub dari 20 provinsi di seluruh Indonesia.
Turnamen tersebut berlangsung pada 18-23 Mei, yang mana pada acara penutupannya nanti akan mendapatkan penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (Muri) atas torehan rekor yang diraih oleh PB PBSI.
“Rekor tersebut sebagai pemicu pemprov lain untuk memecahkan rekor lainnya,” kata Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Mimi Irawan.







