Djarum Sirnas Bulutangkis Regional II Bandung : Senatria Mengirim Pulang Siswanto
Posted by valsus on May 28, 2010
Bulutangkis.com – Gaung Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis Regional II di Bandung semakin terdengar kencang. Sorak sorai penonton memenuhi GOR KONI yang terletak di Jl. Jakarta ini, mereka setia untuk menyaksikan pertandingan demi pertandingan yang kian memanas ini.
Di nomor tunggal dewasa putra, Alamsyah tanpa kesulitan berhasil menghentikan Tan Tony dengan dua game langsung. Alamsyah yang telah mengoleksi tiga gelar juara Djarum Sirnas ini, berhasil menundukkan atlet asal PB Jaya Raya Suryanaga itu dengan 21-11 dan 21-13.
Di pertarungan berikutnya, dua pertarungan head to head antara mantan pelatnas dan non pelatnas terjadi. Senatria yang baru terdegradasi dari Pelatnas tahun ini, mengulang kesuksesannya di Djarum Sirnas Jakarta minggu lalu, dimana ia berhasil mengirim pulang atlet Pelatnas.
Setelah minggu lalu, Senatria berhasil menghentikan langkah Evert Sukamta di Djarum Sirnas Jakarta, kali ini korban Senatria berikutnya adalah pemain bertangan kidal, Siswanto. Senatria yang lebih cenderung bermain rally, kali ini tampil ngotot. Ia dengan agresif melakukan bola pancingan di depan net, untuk bisa mematikan lawannya dengan smash-smash keras yang ia miliki. Strategi ini berhasil, ia membungkus game pertama dengan 21-13.
Berlanjut di game kedua, Senatria tak mengendurkan serangannya. Placing bola-bola yang kerap sulit dikembalikan oleh Siswanto berhasil membuatnya unggul jauh 11-5 di interval. Setelah interval, Senatria sempat kehilangan irama permainan, dan kehilangan tiga angka berturut-turut, 12-9. Tetapi, Senatria yang memang pernah mengecap kerasnya latihan di Pelatnas, dan mengetahui tipe permainan lawannya ini akhirnya melangkah ke babak berikutnya dengan 21-13.
“Saya bermain lepas dan tanpa beban saja, mungkin itu yang membuat saya bisa mengatasi Siswanto kali ini,” paparnya usai pertandingan.
Senatria yang kini kembali ke klub asalnya di PB SGS Elektrik, mengakui bahwa sepanjang tahun ini, ia akan terus ambil bagian dalam rangkaian Djarum Sirnas yang kini menyisakan empat kota. Setelah gelaran Djarum Sirnas Bandung ini, Senatria akan mulai berlatih bersama Taufik Hidayat dan kawan-kawan.
“Kepuasan tersendiri bagi saya untuk bisa menghentikan atlet Pelatnas,” pungkasnya.
Atlet Pelatnas yang juga gagal di tangan atlet mantan pelatnas adalah Seto Danu Kusumah. Ia tidak berdaya melawan permainan atlet asal PB Djarum, Andreas Adityawarman. Seto menyerah dalam pertarungan dua game langsung, 21-14 dan 21-12.
Sementara itu, berita turunnya Markis Kido/Hendra Setiawan menjadi undangan tersendiri bagi pecinta bulutangkis di Kota Kembang untuk hadir langsung di arena. Bahkan semenjak siang, para pecinta bulutangkis ini telah hadir untuk menanti permainan juara dunia 2007 dan peraih medali Olimpiade Beijing 2008 yang baru akan bermain pada pukul 18.00 WIB. (Contribute: Image Dynamics)







