Djarum Indonesia Open Super Series 2010 : Saina Didukung Suporter Indonesia
Posted by valsus on June 28, 2010
DIOSS JAKARTA, KOMPAS.com – Juara bertahan asal India, Saina Nehwal kembali mengukuhkan tahtanya nomor tunggal puteri Djarum Indonesia Open Super Series 2010 setelah mengalahkan Sayako Sato asal Jepang di partai final lewat rubber game 21-19; 13-21; 21-11, Minggu (27/6/2010). Ditemui selepas pertandingan, anak asuh pelatih Atik Jauhari ini mengaku dukungan penonton di Istora menjadi salah satu kunci kemenangannya di laga pamungkas tersebut.
“Penontonnya luar biasa, mereka hebat. Saya tidak menemukan mereka di tempat lain selain Indonesia,” ungkap Seina. Pada laga final tersebut, ribuan penonton yang memadati Istora Senayan Jakarta memang terdengar mengeluh-eluhkan nama Seina.
Mereka memberi dukungan kepada pemain yang peringkatnya merangsek naik ke tiga besar versi BWF sejak 24 Juni 2010 ini. Beberapa penonton Indonesia bahkan menyanyikan syair lagu India yang kerap didengar seperti “Kuch Kuch Hota Hai” sebagai bentuk dukuangannya.
Sayangnya, ini justru berdampak buruk bagi sang lawan Sayako Sato yang menyisihkan tunggal terakhir Indonesia, Ana Rovita 22-20 21-17 di semifinal, Sabtu (26/6/2010). Sato pun mengakui sorakan penonton mempengaruhi permainannya. “Saya merasa seperti menjadi musuh dari penonton Indonesia. Itu sangat mengerikan,” sebut Sato.
Bagi Seina, gelar juara di DIOSS 2010 ini sekaligus menjadi gelar ketiga yang dibukukannya dalam tiga minggu berturut-turut setelah India Open Grand Prix dan Singapore Open Series. Pemain berusia 20 tahun ini pun berhak membawa pulang hadiah utama senilai Rp 18.750 dolar AS. “Saya akan memberikan hadiah itu untuk ayah saya, tapi mungkin sebelumnya saya akan berbelanja sedikit untuk beberapa barang yang saya ingini,” pungkas Seina.







