SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

PB Djarum, Produsen Sekaligus ”Bengkel” Pebulu Tangkis Hebat di Tanah Air; Bangkitkan Lagi Didikan yang Didepak Pelatnas

Posted by valsus on July 7, 2010

Di antara sekian banyak perkumpulan bulu tangkis (PB) di tanah air, PB Djarum adalah salah satu yang paling produktif menelurkan pemain hebat. Saat gengsi pelatnas PB PBSI di Cipayung menurun, mereka tetap setia mengirimkan ”produk” terbaiknya.

M. DINARSA KURNIAWAN, Jakarta

RATUSAN pebulu tangkis belia memadati GOR Jati, Kudus, Sabtu lalu (3/7). Mereka berlomba menunjukkan permainan terbaik mereka. Tujuannya, para penilai yang dipimpin Hastomo Arbi terpikat. Dengan begitu, mereka akan menjadi skuad PB Djarum.

Masuk ke PB Djarum adalah cita-cita mayoritas banyak pebulu tangkis belia. Sebab, di sana mereka memiliki peluang besar untuk menjadi pemain hebat kelak. Berdiri sejak 1969, klub yang didukung sponsor dengan keuangan kuat itu memang punya modal kuat untuk melahirkan banyak pemain hebat.

Dalam deretan hall of fame PB DJarum, banyak sekali pemain hebat yang memiliki prestasi mendunia. Di antara mereka adalah Hariyanto Arbi (juara piala Thomas empat kali dan dua kali All England) dan Alan Budikusuma (juara Olimpiade Bercelona 1992). Di sektor wanita, ada Maria Kristin Yulianti yang pada Olimpiade Beijing 2008 merebut perunggu.

Tahun ini Dionysius Hayom Rumbaka dan Maria Febe Kusumastuti adalah anggota Pelatnas Cipayung paling anyar yang disumbangkan PB Djarum. Tentu saja, nanti mereka diharapakan bisa menyusul prestasi para seniornya.

Pada 2-3 Juli lalu, PB Djarum membuka audisi untuk menjaring pemain berusia 12-15 tahun. Pada kegiatan tahunan itu, tercatat 700 anak dari seluruh Indonesia menjadi peserta.

”Kami tidak punya kuota khusus setiap tahun. Sebab, kami mementingkan kualitas,” ucap Yoppy Rosimin, ketua PB Djarum. ”Ekstremnya begini, kalau semua pendaftar berkualitas, kami akan terima mereka semua,” lanjutnya.

Saat ini PB Djarum memiliki 110 pebulu tangkis binaan, 60 berada di Kudus, sisanya di Jakarta. PB Djarum memiliki gedung olahraga sekaligus asrama yang sangat bagus. Bahkan, fasilitas mereka di Kudus lebih bagus daripada Cipayung.

Dalam urusan memberikan kesempatan pemainnya tampil di luar negeri, PB Djarum juga tidak kalah jauh oleh pelatnas. Mereka mengirimkan pemain mulai even satelit hingga super series.

”Sebenarnya tidak bergabung dengan pelatnas pun pemain bisa mendapatkan kesempatan bermain seluas-luasnya. Tapi, demi negara, kami melepas mereka ke pelatnas,” lanjut Yoppy.

Kini salah seorang pemain yang kabarnya tengah diincar pelatnas adalah Ana Rovita. Dia baru saja tampil gemilang dengan menembus semifinal Indonesia Open Super Series 2010 dua pekan lalu.

Meski bisa menyelenggarakan pemusatan latihan dengan baik, PB Djarum masih menilai model pelatnas sebagai yang terbaik di Indonesia. Karena itu, mereka tetap melepaskan pemainnya jika dipanggil Cipayung.

Saat ada pemain jebolan PB Djarum yang gagal dan didepak dari Cipayung, mereka juga tidak ngambek. Di antaranya adalah Febby Angguni, Rosaria Yusfin Pungkasari, dan Bandar Sigit Pamungkas. ”Kami menerima mereka lagi dan memotivasi mereka. Lihat saja, saat ini mereka sudah kembali bagus,” tuturnya.

Dalam kondisi itu, PB Djarum berposisi seperti bengkel. Membenahi kembali mental pemain yang drop karena tidak sukses di pelatnas. Dalam banyak kasus, memang ada kecenderungan pemain jebolan PB Djarum maupun perkumpulan lain tidak maksimal di pelatnas karena masalah mental. (c4/ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,734 other followers