SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Alamsyah Yunus, Tak Kenal Putus Asa

Posted by valsus on August 22, 2010

Seorang atlet ibarat seorang pejuang yang tidak mengenal kata “putus asa”. Demikian halnya yang dialami seorang Alamsyah Yunus dalam mengarungi karirnya sebagai pebulutangkis. Alamsyah sempat memendam kekecewaan ketika tidak dipanggil kembali dalam skuat tunggal putra Pelatnas di awal tahun 2009. Padahal bila bercermin pada prestasi tahun sebelumnya, Alamsyah berbuat lebih baik dari atlet pelapis Pelatnas lainnya. Ia berhasil menembus semi final di turnamen Thailand Open GPG dan Macau Open GPG dimana dia kalah dari pemain kuat dunia yakni Lin Dan dan Lee Chong Wei. Catatan prestasi tersebut hanya kalah dari trio papan atas tanah air Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso.

Sekeluar dari Pelatnas, peringkat Alam melorot tajam diluar 100 besar dunia. Namun memasuki tahun 2010, pemain kelahiran 7 Juli 1986 ini kembali menunjukkan eksistensinya. Ia memulai awal tahun dengan menjuarai Sirnas Kalimantan dengan mengalahkan Fauzi Adnan di final dengan 21-14, 16-21 dan 21-10. Berlanjut dengan Sirnas Pekan Baru setelah dibabak akhir menundukkan lawan yang sama dengan 21-16, 21-7. Lalu Sirnas Jakarta dengan menumbangkan pelatihnya sendiri, Haryawan 22-20, 21-10. “Keikutsertaan saya di Sirnas untuk menaikkan kembali mental bertanding saya,” tutur Alam ketika itu. Alam melengkapi kemenangannya di Sirnas Jawa Barat setelah di final menang dari unggulan utama Andre Kurniawan.

Alamsyah yang kini bergabung dengan manajemen bulutangkis milik Taufik Hidayat telah mengikat kontrak dengan salah satu produsen peralatan bulutangkis terkenal. Dengan dukungan sponsor tersebut, Alam kembali melanglang buana ke turnamen-turnamen Internasional. Pencapaian yang diraihnya terbilang cukup bagus dimana pada awal bulan Juni, Alamsyah menjuarai India Open Grand Prix Gold. Perjalannya menuju juara diantaranya mengalahkan pemain-pemain unggulan tuan rumah Anup Sridhar, Aravind Bhat, Chetan Anand dan Gurusaidutt. “Saya mengikuti turnamen-turnamen kecil dulu untuk menaikkan peringkat,” ungkap Alamsyah yang kemudian terbang ke Australia untuk mengikuti turnamen Grand Prix di negeri Kangguru tersebut. Di turnamen ini Alamsyah melaju hingga babak semi final sebelum ditundukkan unggulan utama, Nguyen Tien Minh (Vietnam).

Menjelang pagelaran turnamen akbar Indonesia Open Super Series, nama Alamsyah sempat tidak masuk dalam drawing pertandingan. Namun dewi fortuna berpihak kepadanya. Sehari menjelang babak kualifikasi, ia masuk sebagai pemain pengganti disebabkan mundurnya beberapa peserta. Alam kembali menunjukkan kualitasnya setelah mengubur lawan-lawannya dibabak kualifikasi Hsuan Yi Hsueh (Taipei) dan Hong Ji Hoon (Korea). Kiprahnya tertahan dibabak utama oleh pemain berpengalaman Malaysia, Wong Choon Hann 22-20, 19-21 dan 17-21.

Alam meraih gelar Internasional keduanya tahun ini di ajang Indonesia Challenge yang berlangsung Juli lalu. Ia masih lebih unggul dari pemain-pemain pelatnas seperti Pandu Dewantoro dan Ari Trisnanto bahkan unggulan utama Andre Kurniawan di babak final.

Terakhir, pebulutangkis yang lebih banyak mengandalkan reli dan kelincahannya ini kembali harus tertahan oleh pemain Vietnam Nguyen Tien Minh dibabak ketiga Taipei Open GPG. Namun capaian yang dihasilkan Alam membuat peringkat merangkak naik. Bila diawal tahun ia masih berperingkat 152, maka per 7 Agustus 2010 ia sudah berada di peringkat 56 dunia. Alamsyah semakin menikmatinya sebagai pemain professional dan terus berjuang untuk karirnya. Dengan kegigihan seorang Alamsyah, buah prestasi menjadi miliknya. (Ibnu Anhar)

Sumber : http://www.super-badminton.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers