BPD Kaltim Siapkan Rp 4 untuk Bankaltim Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship 2010
Posted by valsus on August 22, 2010
SAMARINDA – Setelah mensponsori berbagai event olahraga prestisius internasional, di antaranya Women Circuit Tennis International 2010 di Balikpapan baru-baru ini, giliran Samarinda akan menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional.
Event ini berskala besar dan perlu dana yang tak sedikit pula, sehingga pihak panitia menggandeng Bank Pembanguan Daerah Kaltim atau Bankaltim. Karena itu, eventnya pun bertajuk Bankaltim Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship 2010 yang akan berlangsung di Samarinda, 12-17 Oktober mendatang.
Sebelumnya, Bankaltim juga sukses menjadi sponsor utama dalam turnamen Women Circuit Tennis Internasional yang pesertanya ranking dunia 300 ke atas International Tennis Federation (ITF) total price money USD 25.000
Perwakilan kedua elemen ini telah menandatangani perjanjian kerja sama yang dilakukan di Aula Utama Lantai V Kantor Bankaltim Jl Awang Long, Samarinda, Senin (16/8) sore kemarin. Penandatanganan kontrak kerja sama oleh Direktur Utama Bankaltim Aminuddin dan Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy yang sekaligus sebagai ketua panitia penyelenggara Bankaltim Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship 2010.
“Kami sudah mempertimbangkan dengan membicarakan dengan para pemegang saham untuk menjadi sponsor utama pada helatan ini. Mereka sudah menyetujui. Kami harap dengan menjadi bagian event ini kami menjadi bagian promosi Kaltim di tingkat internasional,” ujar Aminuddin.
Dengan menjadi sponsor utama, kata Aminuddin, tentu menjadi kebanggan tersendiri pihaknya. “Ini bentuk perhatian dunia perbankan terhadap perkembangan olahraga di tanah air,” kata Aminuddin sambil menjelaskan, bahwa Bankaltim menyiapkan dana sebesar Rp 4 miliar dari kebutuhan kejuaraan sebesar Rp 11, 2 miliar. Itu berarti masih ada kekurangan panitia sebesar Rp 6,2 miliar.
Sementara itu Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy mengatakan, dengan bersedianya Bankaltim sebagai sponsor utama tentu ada apresiasi. “Event ini akan sukses, jika ada dukungan dari sponsor. Dan, ini dilakukan Bankaltim,” kata Farid.
Farid menegaskan, kekurangan kejuaraan sebesar Rp 6,2 miliar, pihak panitia tidak akan mengambil dana APBD, tapi mencari dana dari sponsor lainnya. “Semoga setelah Bankaltim menjadi mitra, perusahaan lain bersedia menjadi sponsor juga. Saya kira, kekurangan dana Rp 6,2 miliar akan bisa segera terealisasi melihat banyaknya perusahaan di Kaltim,” pungkas Farid. (*/nan)








sas said
jadwal pertandingannya kok ndak ada………
feri setiawan said
mana jadwal pertandingan hoy