Kejuaraan Dunia 2010 : Hendra AG/Vita Berjuang Ekstra Keras
Posted by valsus on August 26, 2010
JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran Indonesia Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, harus berjuang ekstra keras untuk meraih tiket babak ketiga turnamen bulu tangkis Kejuaraan Dunia 2010 di Pierre de Coubertin Stadium, Paris, Perancis. Unggulan keempat ini dipaksa bermain rubber game, sebelum menaklukkan pemain tak terkenal dari Afrika Selatan, Dorian Lance James/Michelle Claire Edwards, dengan 16-21, 21-10, 21-9, Rabu (25/8/10).
Dengan demikian, Hendra AG/Vita mengikuti jejak unggulan utama, Nova Widianto/Liliyana Natsir, yang sudah lebih dulu menyegel tiket babak 16 besar, setelah mengalahkan juniornya di Pelatnas Cipayung, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet. Tapi di babak ketiga nanti, Hendra AG/Vita menghadapi lawan berat, karena bertemu unggulan 10 dari China Tao Jiaming/Zhang Yawen. Sedangkan Nova/Liliyana ditantang pasangan Korea Selatan Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung.
Hendra AG/Vita tampil buruk di awal pertandingan. Tak heran jika di set pertama, mantan pasangan pelatnas tersebut selalu tertinggal dalam pengumpulan poin. Bahkan, James/Edwards sempat memimpin dengan skor mencolok 11-4, sebelum mengakhiri set ini dengan 21-16.
Laksana ular yang terbangun dari tidur, di set kedua Hendra AG/Vita mengamuk. Setelah terjadi pertarungan ketat hingga kedudukan 2-2, mereka mulai jauh meninggalkan lawannya untuk menang 21-10, sekaligus memaksa rubber game.
Di set penentuan ini, Hendra AG/Vita tampil sangat dominan, karena langsung membukanya dengan keunggulan 8-0. Meskipun demikian, lawan sempat membuat kejutan karena bisa mengunci Hendra AG/Vita di angka tersebut, untuk meraih lima poin secara beruntun.
Tak ingin kehilangan momen untuk memenangkan duel ini, Hendra AG/Vita kembali memberikan tekanan sehingga mereka kembali melejit dan hanya “memberikan” empat angka tambahan kepada lawan. Hendra AG/Vita pun menang 21-9.
Dengan demikian, Indonesia memiliki dua wakil di sektor ganda campuran, yang akan tampil di babak ketiga.







