SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Kejuaraan Dunia 2010 : Jegal Lin Dan, Park Bertemu Taufik

Posted by valsus on August 28, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain tunggal putra Korea Selatan, Park Sung Hwan, membuat kejutan pada perempat final turnamen bulu tangkis Kejuaraan Dunia 2010, Jumat (27/8/2010). Di luar dugaan, unggulan ke-13 ini menyingkirkan pemain nomor satu China, Lin Dan, dengan straight set, 21-13, 21-13, dalam waktu 40 menit.

Dengan demikian, Park akan bertemu dengan tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat. Taufik, juara dunia 2005, juga lolos setelah melewati perjuangan berat dan menegangkan melawan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, melalui pertarungan rubber game, 21-15, 11-21, 21-12.

Gugurnya Chong Wei dan Lin Dan membuat peluang Taufik untuk mengulangi prestasi terbaiknya lima tahun silam sangat terbuka lebar. Di atas kertas, mantan pemain Pelatnas Cipayung ini bisa “lebih mudah” mengatasi Park dibandingkan dengan melawan Chong Wei atau Lin Dan. Hal itu terasa lebih karena rekor pertemuan 100 persen milik Taufik, yang unggul 7-0.

Keberhasilan Park ini tentu saja sangat mengejutkan. Selain karena rekor pertemuannya dengan Lin Dan terpaut cukup jauh, yaitu 10-4 (sebelum pertandingan perempat final ini), Lin Dan juga sangat percaya diri bisa meraih gelar keempat secara beruntun pada turnamen ini. Hal itu membuat pelatih Li Yongbo berani sesumbar tentang kemampuan anak didiknya tersebut sebelum perhelatan Kejuaraan Dunia.

“Lin dapat meraih gelar juara apa pun yang diinginkannya,” ujar Li Yongbo. “Semua tergantung apakah dia menginginkannya. Saya kira dia ingin membuat catatan sejarah atas namanya sendiri, yang akan sulit dilampaui siapa pun,” tambah Li Yongbo.

“Saat ini lawan Lin Dan hanyalah dirinya sendiri. Peter Gade, Taufik Hidayat, dan Lee Chong Wei bukanlah ancaman. Mereka memang lawan Lin Dan, tetapi bukan saingannya,” demikian nada sombong Li Yongbo.

Ternyata, semuanya hanya isapan jempol belaka. Lin Dan, yang bulan Maret lalu juga gagal mempertahankan gelar All England, harus melupakan impian meraih gelar keempat secara beruntun. Park memupuskan sekaligus membungkam mulut Li Yongbo dengan permainan impresifnya.

Meskipun Lin Dan (unggulan ke-3) gagal, China masih memiliki harapan untuk meraih gelar di sektor tunggal putra. Pasalnya, unggulan keempat Chen Jin berhasil melangkah ke semifinal berkat kemenangan 22-24, 21-5, 21-13 atas pemain Taiwan, Hsueh Hsuan Yi. Pada babak empat besar, Chen akan melawan pemenang duel unggulan ke-2, Peter Hoeg Gade (Denmark) dan Kazushi Yamada (Jepang).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers