SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Archive for September, 2010

Nova : Lanjutkan Supremasi, Tontowi !

Posted by valsus on September 30, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Pemain ganda campuran peringkat satu dunia Nova Widianto berharap penggantinya, Tontowi Ahmad (23), dapat melanjutkan supremasi ganda campuran yang sudah dirintis pendahulunya.

“Sekarang dia yang melanjutkan tongkat estafet, saya harap dia bertanggung jawab melanjutkan supremasi di sektor itu (ganda campuran), harus jadi andalan,” kata Nova di Jakarta, Rabu (29/9/10).

Sehari sebelumnya, pelatih ganda campuran Richard Mainaky menyampaikan bahwa posisi Nova–yang berpasangan dengan Liliyana Natsir (25)–untuk Asian Games di Guangzhou, China, pada November mendatang digantikan pemain muda Tontowi.

Sebelumnya, Tontowi dan Liliyana pernah dicoba di dua kejuaraan, Macau dan Taiwan Grand Prix Gold, yang menghasilkan satu gelar juara dan satu runner-up.

Meski mengaku cukup terkejut dengan keputusan penggantian tersebut, Nova yang tahun ini akan genap berusia 33 tahun, mengatakan sudah jauh-jauh hari siap diganti.

“Sejak lama sudah bilang akan mundur, tetapi saya diminta bertahan sampai Asian Games,” kata peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 bersama Liliyana itu.

Setelah batal ke Asian Games, Nova yang sedianya akan berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati di Indonesia Terbuka GP Gold bulan depan di Samarinda, mengatakan tidak akan ambil bagian dalam turnamen tersebut.

“Rencananya, berpasangan dengan Shendy di Samarinda adalah pemanasan sebelum ke Asian Games, tetapi karena batal berangkat, sepertinya saya tidak akan main di sana. Saya juga tidak siap (main) karena sudah beberapa hari ini tidak latihan,” kata Nova yang berencana akan segera mundur dari tim nasional itu.

“Saya kan diminta main sampai Asian Games, dan saya sanggup, sekarang kalau tidak main Asian Games, ya, saya mau apalagi? Mungkin saya akan bilang pelatih kalau bisa saya mundur saja,” kata Nova yang berencana tetap bermain bulu tangkis kendati sudah di luar Pelatnas.

Ditanya kapan kemungkinan mundur dari Pelatnas, Nova mengatakan, “Maunya sih secepatnya, tetapi kan semua perlu proses, harus ada persetujuan dan (penyelesaian) kontrak.”

Nova mulai berpasangan dengan Liliyana pada akhir 2004 setelah pasangannya Vita Marissa harus menjalani perawatan cedera bahu usai mengikuti Olimpiade Athena yang berakhir di perempat final.

Setahun kemudian mereka menjadi juara dunia di Anaheim, Amerika Serikat dan sejak 2006 mereka sudah menempati posisi nomor satu dunia hingga sekarang meskipun sempat beberapa kali turun.

Pada 2007 mereka meraih gelar juara dunia untuk keduakalinya, namun setelah menjuarai Perancis Super Series 2009, pasangan tersebut belum pernah meraih gelar lagi. Hasil terbaik pada 2010 adalah runner-up All England dan Singapura Super Series.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Simon Absen di Indonesia Terbuka

Posted by valsus on September 29, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis tunggal putra peringkat tujuh dunia, Simon Santoso, dipastikan tidak ambil bagian dalam turnamen Indonesia Terbuka Grand Prix Gold di Samarinda, Kalimantan Timur, 12-17 Oktober 2010.

Dalam informasi turnamen yang disiarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Rabu, nama Simon tidak tertera, baik dalam daftar unggulan maupun dalam undian pertandingan.

Saat dikonfirmasi, juara Taiwan Terbuka Grand Prix Gold bulan lalu itu membenarkan bahwa ia tidak ikut serta. “Betul, tidak ikut,” katanya kepada Antara. “Saya masih pemulihan dari cedera pinggang waktu di Kejuaraan Dunia,” kata Simon yang terpaksa mundur dari babak 32 besar Kejuaraan Dunia di Paris bulan lalu akibat cedera tersebut.

Ia mengaku saat ini baru bisa menjalani latihan ringan. “Memang harus pelan-pelan dulu,” tambah pemain yang juga akan memperkuat tim Asian Games Indonesia itu.

Pemain peringkat empat dunia, Taufik Hidayat, menjadi unggulan teratas pada tunggal putra, sedangkan pemain China juara Olimpiade Beijing, Lin Dan, menempati posisi unggulan kedua.

Kemenangan bagi sektor tunggal putri seharusnya menjadi milik tuan rumah Indonesia setelah 18 pemain peringkat teratas dunia tidak ambil bagian dan hanya menyisakan Adriyanti Firdasari (peringkat ke-19) sebagai unggulan pertama.

Pemain pelatnas lainnya, Maria Febe Kusumastuti (peringkat ke-25), menjadi unggulan kedua, sementara Fransiska Ratnasari, Linda Wenifanetri, dan Maria Kristin berturut-turut menjadi unggulan kelima, keenam, dan ketujuh.

Beberapa pemain tampil dengan pasangan baru pada turnamen berhadiah 120.000 dollar AS yang baru kali pertama digelar itu. Pemain ganda campuran peringkat satu dunia, Nova Widianto dan Liliyana Natsir, tidak akan tampil berpasangan. Nova akan tampil bersama Shendy Puspa Irawati, sedangkan Liliyana kembali bersama Tontowi Ahmad yang telah menghasilkan satu gelar dan sekali menjadi runner-up dalam dua turnamen yang pernah mereka ikuti.

Ganda putra juara Olimpiade Markis Kido juga tidak akan bermain bersama pasangannya, Hendra Setiawan, tetapi berduet dengan pemain veteran, Sigit Budiarto, karena Hendra harus menghadiri acara keluarga. “Saya tidak main (di Samarinda) karena ada acara keluarga,” kata Hendra yang dihubungi secara terpisah.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Asian Games XVI : Nova-Liliyana “Bercerai”, Tontowi Masuk

Posted by valsus on September 29, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Posisi Nova Widianto dalam tim bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games di Guangzhou, China, November mendatang digantikan Tontowi Ahmad. Pelatih ganda campuran Richard Mainaky yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/9/10), membenarkan “perceraian” tersebut, yang diputuskan Selasa siang.

“Itu keputusan saya, mengganti Nova (yang November mendatang akan berusia 33 tahun) dengan Tontowi (23),” katanya.

“Saya lihat perkembangannya sampai terakhir, China sudah mulai mencoba pasangan-pasangan baru dengan menurunkan pemain-pemain muda,” kata Richard mengenai negara bulu tangkis terkuat di dunia itu.

Menurutnya, pasangan Nova dan Liliyana Natsir (25) yang saat ini masih menempati peringkat satu dunia selalu kewalahan jika menghadapi pasangan-pasangan muda China tersebut. Karena itu, dia memutuskan untuk memasangkan Liliyana dengan pemain muda, Tontowi.

“Pemain-pemain China itu tidak mau bermain teknik jika melawan Nova/Liliyana tetapi memilih mengadu kekuatan, mereka yakin lebih kuat … Karenanya saya harus berani mengadu dengan pemain saya yang tidak kalah kualitasnya,” tambah Richard.

Pada dua turnamen terakhir, China Masters dan Jepang Terbuka Super Series, China membongkar pasang ganda campuran yang sudah ada sebelumnya untuk membentuk pasangan baru seperti He Hanbin/Ma Jin, Xu Chen/Yu Yang dan Tao Jiaming/Tian Qing.

Sebelumnya He Hanbin berpasangan dengan Yu Yang, Xu Chen pemain ganda putra, Tao Jiaming berduet dengan Zhang Yawen, sedangkan Ma Jin sebelumnya berpasangan dengan Zheng Bo yang terakhir meraih gelar juara dunia bulan lalu.

Pada China Masters, Nova yang berpasangan dengan Liliyana kalah oleh Xu Chen/Yu Yang pada semifinal. Saat itu, Nova mengakui bahwa pasangan tersebut lebih kuat dibanding pasangan sebelumnya (He Hanbin/Yu Yang), terutama pemain putranya.

Sedangkan Tao Jiaming/Tian Qing berhasil meraih gelar di China Masters dan mencapai final di Jepang, kalah oleh rekan senegara mereka Zhang Nan/Zhao Yunlei yang juga pasangan muda.

Richard mengakui, perubahan tersebut bukan tanpa risiko. Memasang Nova/Liliyana dipastikan akan menjadi unggulan namun dengan pemain-pemain China yang tidak diunggulkan, mereka tetap berpeluang bertemu di babak awal.

Begitu pula jika menurunkan Tontowi/Liliyana, peringkat 76 dunia setelah berhasil juara di Macau dan mencapai final di Taiwan GP Gold, tidak bisa diprediksi posisinya dalam undian karena bukan unggulan dan berpeluang bertemu pemain China di awal.

“Jadi berani ngadu (kekuatan) sajalah,” katanya optimistis.

Dalam dua turnamen yang pernah mereka ikuti, Tontowi/Liliyana tidak pernah bertemu pemain China, sementara hasil yang diraih Nova/Liliyana adalah dua kali menjadi runner-up dan duakali mencapai semifinal dalam enam turnamen yang mereka ikuti tahun ini.

Ditanya soal target medali, Richard menyadari bahwa tidak mungkin membebani Tontowi/Liliyana sama dengan target medali emas yang dibebankan kepada Nova/Liliyana.

“Tontowi/Liliyana tidak bisa harus medali emas, tetapi peluang bagi mereka untuk membuat gebrakan tetap ada, apalagi mereka tampil tanpa beban,” katanya.

Selain tuan rumah China, saingan berat Indonesia pada cabang bulu tangkis antara lain adalah Korea Selatan dan Malaysia.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Grand Prix Gold : Hayom dan Maria Febe Tampil di Samarinda

Posted by valsus on September 29, 2010

SEMARANG, Kompas.com – Sebanyak 40 pebulu tangkis PB Djarum Kudus akan tampil pada turnamen bulu tangkis Indonesia Grand Prix Gold 2010 di Samarinda, Kaltim, 12-17 Oktober mendatang.

Ketua PB Djarum Kudus, Yoppy Rosimin, ketika dihubungi Antara dari Semarang, Selasa (28/9/10), mengatakan mereka terdiri atas 13 atlet tunggal putra dan 12 atlet tunggal putra, sedangkan untuk ganda putra-putri, dan campuran ada yang bermain rangkap.

Disebutkan, jumlah keseluruhan nomor yang diikuti, baik tunggal putra-putri, ganda putra-putri, maupun campuran, sebanyak 83 nomor.

Ia mengatakan, untuk tunggal putra, dari 13 pebulu tangkis yang diterjunkan, semuanya langsung bertanding ke babak utama tanpa melalui babak kualifikasi karena peringkat dunianya memenuhi syarat.

Ke-13 atlet tersebut adalah Dionysius Hayom Rumbaka, Andre Kurniawan, Andreas Adityawarman, Bandar Sigit Pamungkas, Pandu Dewantoro, Henrikho Wibowo, Thomi Azizan Mahbub, Ryan Fajar Satrio, Rudi Cahyadi Budhiawan, Reksa Aureza Meganandan, Ori Amal Wibowo, dan Maulana Mustofa.

“Mereka harus bersaing dengan pebulu tangkis nasional dan internasional, seperti Lin Dan, Nguyen Tien Minh, Chen Long, Taufik Hidayat, Simon Santoso, dan Hsuan Yi Hsueh,” katanya.

Kemudian untuk 12 tunggal putri yang langsung ke babak utama adalah Maria Febe Kusumastuti, Fransiska Ratnasari, Maria Kristin, Rosaria Yusfin Pungkasari, Maria Elfira, dan Yeni Asmarani.

Yang harus berjuang melalui babak kualifikasi adalah Ayu Wanda Tika Wulandari, Dinar Dyah Ayustine, Syafitri Nur Azizah, Intan Dwi Jayanti, serta Marsa Indah Salsabila.

Untuk ganda putra adalah Rian Sukmawan/Jonathan Suryatama, Mohammad Ahsan, Sigit Budiarto, Muhammad Ulinnuha/Berry Anggriawan, Rendy Sugiarto/Yuris Wirawan, Fernando Kurniawan/Wifqi Widarto, Luluk Hadiyanto, dan Rahmat Adianto/Andrei Adistia.

Kemudian Rizki Yanu/Albert Saputra, serta Rendra Wijaya, Dandi Prabudita/Jones Rafly, sedangkan yang melalui babak kualifikasi Felix/Edi, Ferdian/Darmiko, Kevin Sanjaya/Arya Maulana, serta Rizky Susanto/Lukhi Apri Nugroho.

Pada nomor ganda putri semua pebulu tangkis langsung berlaga pada babak utama, yaitu Meiliana Jauhari, Annisa Wahyudi, Komala Dewi, Shandy Puspa Irawati, Jenna Gozali, Nurbeta Kwanrico/Gloria Widjaya, Putri Medita/Aulia Putri, Ririn Amelia/Melati Daeva, dan Yayu Rahayu/Delis Yuliana.

Pada nomor ini China hanya menurunkan pasangan Bao Yixin/Lu Lu, Yu Lou/Luo Ying, Taiwan menurunkan Hung Shih Chieh/Yang Chia Chen, Malaysia menurunkan Pei Jing Lai/Marylen Poau Leng.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Japan Super Series 2010 : Cai Yun/Fu Haifeng Taklukkan Koo/Tan

Posted by valsus on September 27, 2010

Bulutangkis.com – Pasangan ganda putra China, Cai Yun/ Fu Haifeng berhasil meraih gelar juara setelah menaklukkan ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong pada babak final Japan Super Series 2010 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, hari ini (Minggu, 26/09/10).

Cai Yun/ Fu Haifeng juara dunia tahun 2006, 2009 dan 2010 yang menjadi unggulan lima menekuk ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong lewat pertarungan ketat tiga set. Pada set pertama, Cai Yun/ Fu Haifeng harus mengakui keunggulan Koo/ Tan yang menjadi unggulan satu dengan skor 18-21. Di set kedua Cai Yun/ Fu Haifeng membuka peluang untuk meraih gelar juaradengan meraih kemenangan atas Koo/ Tan 21-14. Pada set penentuan Cai Yun/ Fu Haifeng memperlihatkan keperkasaannya dengan menyelesaikan game dengan skor 21-12.

Kemenangan Cai Yun/ Fu Haifeng ini mengantar China merebut gelar ketiga setelah sebelumnya Zhang Nan/ Zhao Yunlei meraih gelar juara pada nomor ganda campuran dan Jiang Yanjiao meraih gelar juara di tunggal putri. Sementara Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong gagal menambah koleksi gelar juara bagi Malaysia setelah sebelumnya di partai ketiga Lee Chong Wei meraih juara pada nomor tunggal putra dengan menyingkirkan Lin Dan.

China memastikan meraih gelar keempat setelah pada nomor ganda putri terjadi final sesama pebulutangkis China. Pasangan ganda putri unggulan lima, Wang Xiaoli/ Yu Yang meraih gelar dengan menyingkirkan Cheng Shu/ Zhao Yunlei unggulan tiga 21-17, 21-6.

Indonesia kembali menuai kegagalan dalam ajang bulutangkis dunia. Langkah terbaik pebulutangkis Indonesia pada Japan Super Series 2010 diraih pasangan ganda putra, Mohammad Ahsan/ Bona Septano yang melaju hingga babak semi final yang akhirnya takluk saat menghadapi ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong 19-21, 13-21.

Hasil lengkap pertandingan babak final

Ganda campuran:

- Zhang Nan/ Zhao Yunlei [CHN] vs Tao Jiaming/ Tian Qing [8][CHN] 21-19, 22-20

Tunggal putri :

- Jiang Yanjiao [CHN] vs Wang Xin [2][CHN] 23-21, 21-18

Tunggal putra :

- Lee Chong Wei [1][MAS] vs Lin Dan [5] [CHN] 22-20, 16-21, 21-17

Ganda putra :

- CaI Yun/ Fu Haifeng [5][CHN] vs Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong [1][MAS] 18-21, 21-14, 21-12

Ganda putri :

- Wang Xiaoli/ Yu Yang [5] [CHN] vs Cheng Shu/ Zhao Yunlei [3][CHN] 21-17, 21-6.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Japan Super Series 2010 : Lee Chong Wei Hancurkan Dominasi China

Posted by valsus on September 27, 2010

Bulutangkis.com – Pebulutangkis Malaysia, Lee Chong Wei membuktikan dirinya sebagai yang terbaik sekaligus mematahkan dominasi China pada babak final Japan Super Series 2010 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, siang hari ini (Minggu, 26/09/10). Lee Chong Wei meraih gelar juara tunggal putra dengan menyingkirkan Lin Dan.

Lee Chong Wei yang diunggulkan pada posisi pertama harus bermain tiga set selama satu jam dua puluh satu menit untuk menyingkirkan Lin Dan. Set pertama Lee Chong Wei meraih kemenangan atas Lin Dan setelah terjadi deuce dengan skor 22-20. Pada set kedua Lee Chong Wei harus mengakui keunggulan Lin Dan 16-21. Di set penentuan Lee Chong Wei kembali mampu meredam Lin Dan dan unggul dengan skor 21-17.

Sementara China telah memastikan dirinya meraih dua gelar juara pada turnamen berhadiah total USD 200.000 pada dua pertandingan awal di nomor ganda campuran dan tunggal putri lewat pertarungan sesama pebulutangkis China.

Pasangan ganda campuran China, Zhang Nan/ Zhao Yunlei berhasil meraih gelar pertama bagi China setelah menaklukkan rekannya pasangan Tao Jiaming/ Tian Qing unggulan delapan. Zhang Nan/ Zhao Yunlei hanya butuh dua set untuk menaklukkan Tao Jiaming/ Tian Qing yang merupakan juara pada China Masters Super Series yang berlangsung minggu lalu di China dengan dua set langsung 21-19, 22-20. Sebelumnya di babak kedua, pasangan China ini juga mengkandaskan harapan Indonesia, Nova Widianto/ Liliyana Natsir yang mendapat bye pada pertandingan pertama dalam pertarungan dua set langsung 21-11, 21-11.

Gelar juara kedua China diraih melalui nomor tunggal putri Jiang Yanjiao yang menyingkirkan rekannya Wang Xin. Jiang Yangjiao hanya butuh dua set untuk menaklukkan Wang Xin yang diunggulkan pada posisi kedua turnamen ini dengan skor 23-21, 21-18 dalam waktu 37 menit.

Kemenangan Jiang Yanjiao kali ini memperbaiki rekor pertemuan dengan Wang Xin menjadi 3-2. Pada dua kali pertemuan selama tahun 2010, Jiang Yanjiao menuai kekalahan atas Wang Xin. Pertama di All England Super Series pada bulan Maret, Jiang takluk atas Wang Xin dua set langsung 15-21, 14-21 di babak perempat final. Sementara kekalahan kedua Jiang Yangjiao atas Wang Xin pada China Masters Super Series minggu lalu di China dengan skor 19-21, 21-16, 21-23 juga pada babak perempat final.

Saat berita ini diturunkan pertandingan keempat di nomor ganda putra antara pasangan Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong dari Malaysia melawan juara dunia 2006, 2009 dan 2010, Cai Yun/ Fu Haifeng dari China masih berlangsung. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia akan Ekspor Pelatih ke Rusia

Posted by valsus on September 26, 2010

LONDON, Kompas.com – Rusia dan Indonesia menjalin kerja sama di bidang pengembangan olah raga bulutangkis dengan ditandatanganinya protokol kerja sama antara kedua federasi.

Protokol kerjasama itu ditandatangani Ketua Federasi Badminton Rusia Sergey Shakray di hadapan Dubes RI di Rusia Hamid Awaludin dan para petinggi Federasi Bulutangkis Rusia di Moskow.

Sekretaris Pertama KBRI Moskow Johannes O S Manginsela dalam keterangan pers yang diterima Antara London, Sabtu, menyebutkan dokumen tersebut sebelumnya ditandangani Ketua Umum PB-PBSI, Djoko Santoso dan dikirimkan ke Rusia untuk ditandatangani oleh pihak Rusia.

Dalam ikatan kerjasama tersebut, kedua pihak sepakat untuk melakukan berbagai bentuk kerjasama seperti pelatihan dan manjerial perbulutangkisan, pengembangan pusat pelatihan, pertukaran pelatih, riset bersama dibidang perbulutangkisan dan pengembangan kurikulum pelatihan.

Dubes Hamid Awaludin mengatakan, Indonesia dan Rusia memiliki potensi yang dapat saling melengkapi dalam pengembangan bulutangkis.

Pada satu pihak Indonesia unggul dalam penguasaan teknik permainan sementara Rusia memiliki materi program pelatihan fisik yang terkenal baik. Jika Kedua potensi ini dapat digabungkan akan melahirkan atlet-atlet bulutangkis yang unggul, ujarnya.

Pada Kesempatan yang sama, Sergey Shakhray menyatakan bahwa pihaknya mengharapkan kerjasama ini dapat segera direalisasikan dan Rusia siap menerima para pelatih bulutangkis Indonesia di suatu kompleks pelatnas tim nasional bulutangkis Rusia yang baru dan modern.

Olah raga bulutangkis akhir-akhir ini berkembang cukup pesat di Rusia dan makin digemari publik dari berbagai kalangan.

Jumlah fasilitas lapangan bulutangkis standar internasional juga makin bertambah, demikian pula aneka turnamen dilaksanakan pada berbagai tingkat, hingga tingkat internasional melalui Rusia Open yang dilaksanakan di Moskow setiap dua tahun dan termasuk pada kategori Grand Prix Gold dalam agenda World Badminton Federation (BWF).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

VICTOR mensponsori Djarum Sirkuit Nasional Reg IV : Victor Jatim Open 2010

Posted by valsus on September 26, 2010

Bulutangkis.com – Sebagai upaya mendukung perkembangan bulutangkis di Indonesia, Victor bekerjasama dengan PBSI, Djarum dan sponsor lainnya mensponsori Djarum Sirkuit Nasional Reg IV Victor Jatim Open 2010 yang akan diselenggarakan pada 4-9 Oktober 2010 di GOR Sudirman dan GOR Suryanaga Surabaya.

Indonesia adalah negara yang dikenal akan kehebatan permainan bulutangkisnya, ratusan nama pebulutangkis Indonesia telah terukir di kancah pertandingan dunia. Untuk menjaga kehebatan permainan atlet Indonesia di kancah internasional, diperlukan dukungan dari berbagai pihak di dalam negeri. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pertandingan lokal. Tujuan diadakannya Djarum Sirkuit Nasional Reg IV Victor Jatim Open 2010 adalah untuk mengasah kemampuan atlet, baik yunior maupun senior dari sisi fisik dan mental, juga untuk menjaring bibit-bibit baru, yang tentunya akan semakin mempopulerkan bulu tangkis Indonesia pada akhirnya.

Pertandingan yang diikuti oleh 1200 atlet Indonesia dan manca negara ini, akan mempertandingkan kelompok tunggal pemula, tunggal remaja, tunggal taruna, tunggal dewasa, ganda remaja, ganda taruna dan ganda dewasa dengan kategori putra, putri dan campuran akan memperebutkan uang tunai dengan total hadiah sebesar Rp. 180.000.000,-

VICTOR sebagai merk bulutangkis dunia juga akan ambil bagian dalam pertandingan ini. Selama pertandingan berlangsung, seluruh peserta akan menggunakan shuttlecock VICTOR no 2 yang berkualitas prima. Peserta juga akan berlaga di atas karpet, tiang dan net VICTOR. Pemenang dari setiap kategori akan mendapatkan hadiah berupa produk VICTOR.

Seluruh jajaran VICTOR mengucapkan selamat bertanding kepada para peserta. Semoga bulutangkis Indonesia semakin maju, baik di kancah domestik maupun internasional. (Cindy Tan)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Jepang Terbuka 2010 : Ahsan/Bona Akhirnya Kandas

Posted by valsus on September 26, 2010

TEMPO Interaktif, Jakarta – Satu-satunya wakil Indonesia di semifinal Jepang Terbuka 2010, ganda putra Muhammad Ahsan/Bona Septano gagal menembus final setelah takluk dari pasangan terkuat Malaysia yang menjadi unggulan pertama, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, 21-19, 21-13 pada pertandingan Sabu (25/9) kemarin.

Game pertama yang seharusnya bisa dimenangkan Ahsan/Bona hilang begitu saja. Padahal, mereka sempat memimpin angka jauh 18-14. Mendekati angka kritis, pasangan Malaysia berhasil mengejar sekaligus menutup permainan game pertama dengan skor 21-19. Memasuki game kedua, perlawanan Ahsan/Bona semakin mengendor sehingga gampang diserang hingga Koo/Tan menang mudah 21-13.

“Mereka sudah bermain bagus tetapi masih kalah pengalaman dan peringkat. Menjelang game pertama berakhir, mereka agak tertekan serve lawannya,” kata Jacob Rusdianto melalui pesan sigkatnya kepada Tempo. Walaupun gagal ke final, Jacob masih menyipkan harapan besar pada Ahsam/Bona. “Ke depannya saya rasa mereka bisa menjadi pemain handal,” katanya.

Prestasi Ahsan/Bona di Jepang Terbuka kali ini mengalami penurunan dibandingkan dua tahun lalu. Saat itu, mereka bisa menembus final walaupun gagal meraih medali setelah menyerah dari pasangan Denmark Lars Paske/Johan Rasmussen setelah bermain tiga game.

Secara keseluruhkan, prestasi Indonesia di Jepang Terbuka kali ini sangatlah buruk. Tidak hanya gagal meraih satu pun gelar tetapi gagal mengirimkan satu pun wakilnya lolos ke final. Padahal, tahun lalu, Indonesia masih bisa mendapatkan gelar juara melalui Markis Kido/Hendra Setiawan. Ditarik ke belakang lagi, tahun 2008, Indonesia masih merebut dua gelar juara lewat Sony Dwi Kuncoro dan Muhammad Rijal/Vita Marissa.

Jacob melihat paceklik gelar kali ini disebabkan persaingan antara pemain bulutangkis saat ini sangat ketat. Negara-negara lain mengalami kemajuan pesat. “Kita harus akui itu. Kalah atau menang ada hikmahnya,” kata Jacob.

Berikut Jadwal Final Jepang Super Series 2010 :

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PBSI Masih Berharap pada Nova

Posted by valsus on September 25, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengurus pusat PBSI masih berharap pada ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir pada ajang Asian Games Guangzhou, China, November mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Penbinaan dan Prestasi PBSI Lius Pongoh menanggapi merosotnya prestasi pasangan yang merupakan pasangan peringkat satu dunia ini.

“Sebenarnya untuk Asian Games November mendatang, kami tidak pernah menargetkan medali emas. Kami hanya melihat peluang emas terbesar ada di ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan, dan ganda campuran (Nova/Liliyana),” kata Lius saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/9/2010).

Namun, menurut Lius, pihaknya harus realistis dengan hasil yang mereka capai belakangan. Di China Masters Super Series, Nova/Butet kandas di semifinal. Adapun di Jepang Super Series, Nova/Butet justru kandas di babak kedua. “Kalau melihat hasil kemarin, memang berat. Apalagi yang mengalahkan mereka kan juga para pemain dari negara Asia,” kata Lius.

Namun, Lius membantah isu yang mengatakan bahwa Nova Widianto sudah menyatakan tidak siap terjun di arena Asian Games. “Itu kan isu lama yang menyebut ia ingin keluar dari pelatnas. Sekarang ini kan Nova masih di Jepang,” katanya. “Nanti kalau sudah pulang, kami akan berbicara dengan pemain dan pelatihnya, Richard Mainaky.”

Menurut Lius, nama Nova Widianto/Liliyana Natsir memang sudah didaftarkan ke panitia Asian Games Guangzhou. Namun, semuanya masih dapat diubah pada forum Team Manager Meeting. “Syaratnya, ia harus diganti dengan pemain yang peringkatnya lebih rendah,” kata Lius.

Selain berpasangan dengan Nova, Liliyana Natsir juga sudah satu tahun ini dicoba dipasangkan dengan pemain muda Devin Lahardi.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers