SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Archive for October, 2010

Disaksikan Ayah, Tommy Sempat Tegang

Posted by valsus on October 31, 2010

MEDAN, Kompas.com – Pebulutangkis unggulan kedua Tommy Sugiarto menjuarai nomor bergengsi tunggal dewasa putra setelah menumbangkan Fauzi Adnan 21-17, 21-13  pada babak final Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VI Piala Gubsu di GOR PBSI Jl. Pancing Medan, Sabtu (30/10).

Tommy mendapat perlawanan ketat di game pertama dan sempat tertinggal 7-11 dari Fauzi. Namun keadaan itu tidak membuat putra pebulutangkis nasional Icuk Sugiarto menyerah begitu saja. Apalagi penampilannya disaksikan langsung sang ayah. Dengan segala kemampuannya, Tommy berusaha bangkit hingga akhirnya sukses membalikkan keadaan.

Game kedua, duel tetap ketat dan kejar mengejar angka pun terjadi. Namun saat skor imbang 9-9, permainan Fauzi mulai kendur, keadaan itu berhasil dimanfaatkan Tommy untuk mengemas kemenangan sekaligus meraih gelar juara yang kedua di Djarum Sirnas 2010. “Fauzi lawan yang bagus, saya berusaha meredam perlawanannya dengan tidak mengikuti  tempo permainannya,” ucap Tommy yang mengaku sudah cukup hafal tipikal permainan Fauzi karena kerap bertemu di beberapa event.

Disinggung soal kehadiran sang ayah menyaksikan pertandingannya, Tommy mengaku sempat tegang. “Tapi saya berusaha mengubah ketegangan itu menjadi satu motivasi untuk saya tampil lebih baik dan akhirnya berhasil,” katanya.

Sementara itu, di nomor bergengsi tunggal dewasa putri, unggulan pertama Maria Elfira Christina (PB Djarum) kembali membuktikan ketangguhannya dengan menaklukkan unggulan kedua Desy Nidya Amelia (SGS Elektrik) 21-12, 21-19.

Dengan kemenangan itu, Maria pun meraih sukses ganda di mana sebelumnya telah merebut gelar juara pada nomor ganda dewasa campuran saat berpasangan dengan Rendra Wijaya. “Nomor tunggal memang target utama saya dan saya sangat puas dapat memenangkan dua nomor sekaligus,” jelas peraih gelar juara tunggal di Surabaya itu.

Di ganda dewasa putra, gelar juara diraih pasangan Hadi Saputra/Rendra Wijaya setelah menaklukkan Ardiansyah Putra/Erwin Wihardi (PB Ganesha/PB CWIBC) 21-11, 21-15. Bagi Rendra, kemenangan di nomor ganda dewasa putra merupakan sukses kedua setelah sebelumnya meraih gelar juara di ganda campuran putra.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Sirnas Bulu Tangkis Regional VI : Kalahkan Fauzi, Tommy Juara di Medan

Posted by valsus on October 31, 2010

MEDAN, Kompas.com – Tommy Sugiarto menjuarai nomor bergengsi tunggal dewasa putra Djarum Sirkuit Nasional Bulu Tangkis Regional VI Piala Gubernur Sumatera Utara di Medan. Di final, Sabtu (30/10/10), unggulan kedua ini menumbangkan Fauzi Adnan 21-17, 21-13.

Dengan meraih gelar ini, putra mantan pebulutangkis nasional Icuk Sugiarto tersebut berhak membawa pulang piala tetap Gubernur Sumut.

Kemenangan Tommy atas Fauzi di babak final tidak diraih dengan mudah, karena Fauzi yang sebelumnya juga bertekad untuk meraih juara memberikan perlawanan yang cukup sengit. Tommy mendapat perlawanan ketat di set pertama dan sempat tertinggal 7-11 dari Fauzi.

Namun keadaan itu tidak membuat putra Icuk Sugiarto menyerah begitu saja. Apalagi penampilannya disaksikan langsung oleh Icuk. Bahkan dengan segala kemampuannya, Tommy berusaha bangkit hingga akhirnya sukses.

Di set kedua itu, kejar mengejar angka pun terjadi. Namun saat skor imbang 9-9, permainan Fauzi mulai kendur, keadaan tersebut justru dimanfaatkan Tommy mengemas kemenangan dan sekaligus meraih gelar juara yang kedua di Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) 2010.

“Fauzi lawan yang bagus, saya berusaha meredam perlawanannya dengan tidak mengikuti tempo permainannya,” ujar Tommy, yang mengaku sudah cukup hafal tipikal permainan Fauzi karena kerap bertemu di beberapa pertandingan.

Ketika disinggung mengenai kehadiran Icuk menyaksikan pertandingan tersebut, Tommy mengaku sempat tegang. “Tapi saya berusaha mengubah ketegangan itu menjadi satu motivasi agar tampil lebih baik dan akhirnya berhasil jadi juara,” kata mantan pemain Pelatnas Cipayung ini.

Sementara itu, di nomor bergengsi tunggal dewasa putri, unggulan pertama Maria Elfira Christina (PB Djarum) kembali membuktikan ketangguhannya dengan menaklukkan unggulan kedua Desy Nidya Amelia (SGS Elektrik) 21-12, 21-19.

Dengan kemenangan tersebut, Maria meraih sukses di mana sebelumnya telah merebut gelar juara pada nomor ganda dewasa campuran saat berpasangan dengan Rendra Wijaya. Maria juga berhak membawa pulang Piala Tetap Gubernur Sumut untuk kategori tunggal dewasa putri.

“Nomor tunggal memang target utama saya dan saya sangat puas dapat memenangkan dua nomor sekaligus,” kata peraih gelar juara tunggal di Sirnas Surabaya itu.

Di ganda dewasa putra, gelar juara diraih pasangan Hadi Saputra/Rendra Wijaya setelah menaklukkan Ardiansyah Putra/Erwin Wihardi (PB Ganesha/PB CWIBC) 21-11, 21-15.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Denmark Terbuka Super Series : Taufik dan Kido/Hendra ke Final

Posted by valsus on October 31, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Indonesia memiliki harapan untuk membawa pulang dua gelar juara dari turnamen Denmark Terbuka Super Series. Pasalnya, ada dua wakil dari Tanah Air yang melangkah ke partai puncak turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini.

Taufik Hidayat dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, selangkah lagi mewujudkan impian tersebut, setelah mereka melewati hadangan di semifinal, Sabtu (30/10/10). Dalam laga di Odense Sports Park, Taufik menang rubber game 21-15, 17-21, 21-17 atas pemain China Du Pengyu, sedangkan Kido/Hendra menang dua game 21-15, 21-16 atas unggulan delapan dari Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa.

Sebenarnya, ada tiga wakil Indonesia yang tampil di babak empat besar. Sayang, ganda campuran yang merupakan unggulan kedua, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, gagal, setelah menyerah 19-21, 11-21 dari pasangan tuan rumah yang merupakan unggulan ketiga, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

Keberhasilan Taufik dan Kido/Hendra menembus final ini sesuai dengan perkiraan. Para mantan pemain Pelatnas Cipayung tersebut juga memiliki peluang besar menyabet gelar, terutama Taufik, yang “hanya” menghadapi unggulan keempat Jan O Jorgensen. Pemain Denmark tersebut menyingkirkan unggulan delapan dari Hongkong, Hu Yun, dengan 21-12, 21-17.

Dari hasil drawing, Taufik diprediksi akan menghadapi salah satu rival klasiknya, yang juga pemain nomor satu Denmark, Peter Hoeg Gade. Tetapi, unggulan utama tersebut batal ambil bagian karena masih bergelut dengan cedera punggung. Dengan demikian, Taufik yang sangat difavoritkan untuk menjadi juara tunggal putra, meskipun O Jorgensen juga tetap punya potensi membuat kejutan.

Sedangkan Kido/Hendra, bakal menghadapi lawan berat. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut bertemu unggulan utama dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, yang menang 21-11, 21-16 atas pemain Jepang Yoshiteru Hirobe/Kenta Kazuno.

Dennmark Terbuka ini menjadi ajang pemanasan bagi para pemain non-Pelatnas, yang masuk skuad bulu tangkis Indonesia di Asian Games. Taufik serta Kido/Hendra, akan menjadi andalan utama tim Merah Putih pada event empat tahun tersebut, yang mulai bergulir pekan kedua November nanti–para pemain Pelatnas “diistirahatkan” untuk konsentrasi tampil di Asian Games, sehingga mereka tak ambil bagian di event ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Djarum Sirnas Bulutangkis Piala Gubsu Open 2010 : Rendra/Maria Jumpa Ardiansyah/Devi di Final

Posted by valsus on October 30, 2010

Bulutangkis.com – Pebulutangkis unggulan pertama pada nomor ganda campuran dewasa Rendra Wijaya/ Maria Elfira Christina (PB Djarum) melaju ke final Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VI Piala Gubsu di GOR PBSI Jalan Pancing Medan, Jumat (29/10).

Pasangan juara bertahan di seri Tegal itu memastikan tiket final setelah mengalahkan sesama atlet binaan PB Djarum Darmiko/ Yayu Rahayu lewat pertandingan rubber set. Set pertama Rendra/ Maria tertinggal 16-21.

Pasangan favorit juara itu berhasil bangkit di set kedua setelah mampu memaksimalkan permainan untuk unggul 21-10 dan mengakhiri set ketiga dengan kemenangan fantastis 21-12. “Lawan kami bermain bagus dan kami cukup kerepotan mengatasi mereka di set pertama,” aku Rendra.

Set kedua, lanjut Rendra, kami coba buat mengubah pola permainan dengan memberi tekanan lebih dulu dan terbukti pola permainan seperti itu lebih ampuh mengatasi permainan lawan yang baru pertama kalinya kami hadapi,” jelasnya.

Di semifinal, Rendra/ Maria akan ditantang pasangan unggulan kedua Ardiansyah Putra/ Devi Tika Permatasari (PB Ganesha/ SGS Electrik) yang melaju ke semifinal usai mengalahkan unggulan ketiga Rio Arif/Adriani Ratnasari (PB HI Qua Wima/ Citra Raya) 21-19, 21-15.

Menanggapi lawannya di final, Rendra/ Maria mengaku optimis meraih kemenangan meski diakui mereka calon lawan cukup tangguh. “Di Tegal kami sudah bertemu pada babak-babak awal dan kemenangan menjadi milik kami. Begitu pun, mereka memberi perlawanan ketat lewat duel rubber set dan selisih poinnya pun tidak terpaut jauh,” tambah Rendra.

Sementara itu, di nomor ganda campuran taruna, terjadi kejutan dimana unggulan pertama Jones Ralfy Jansen/ Nurbeta Kwanrico (PB Djarum) dipaksa menyerah oleh pasangan non unggulan sesama asal PB Djarum Lukhi Afri Nugroho/ Aulia Putri Drajat 16-21, 16-21.

Di final, pasangan PB Djarum itu kembali menghadapi atlet satu klub mereka Rizky Susanto/ Gloria E Wijaya yang tampil di final usai menang dari Dandi Prabudita/ Deariska Putri Medita yang juga asal PB Djarum.

Pada nomor ganda campuran remaja, pasangan tuan rumah Danang/ Afni Fadilah (PB Indocafe) gagal ke final setelah takluk dari pasangan unggulan pertama asal PB Djarum Arya Maulana/ Ristya Ayu Nugraheny dengan 14-21, 12-21.

Di final pasangan Maulana/ Ristya selanjutnya akan bertemu pasangan asal PB Jaya Raya Rian Swastedian/Masita Mahmudi setelah mengalahkan sesama atlet Jaya Raya Aldo Abdillah/ Desaula Gendy 21-18, 21-14. Hingga berita ini diturunkan masih berlangsung partai semifinal lainnya. (Image Dynamics)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Sirnas Bulutangkis Piala Gubsu Open 2010 : Fauzi Adnan Buktikan Lebih Baik

Posted by valsus on October 30, 2010

Bulutangkis.com – Pebulutangkis unggulan pertama nomor tunggal dewasa putra Fauzi Adnan (PB Jaya Raya Surya Naga) melaju ke final setelah menumbangkan Senatria (PB SGS Electrik) dua set langsung dengan skor 21-19, 21-16 pada babak semifinal Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VI Piala Gubsu di GOR PBSI Jalan Pancing Medan, Jumat (29/10).

Fauzi yang merupakan juara Djarum Sirnas 2010 di Manado mendapat perlawanan ketat di set pertama dan sempat tertinggal 4-9. Pelan namun pasti, pemborong gelar juara pada Djarum Sirnas 2009 itu mampu mengejar ketertinggalannya untuk menyudahi set pertama dengan skor ketat 21 -19.

Duel tetap ketat hingga paruh set kedua, permainan kedua atlet unggulan daerahnya masing masing tersebut terlihat sangat imbang, namun penampilan tenang dan penempatan bola yang lebih cermat dari Fauzi membuat dia lebih unggul dalam perolehan angka. Terlebih Senatria kerap gagal melakukan pengembalian bola dan Fauzi pun membuktikan dirinya masih lebih baik.

“Saya sudah mempersiapkan diri lebih matang dari sebelumnya khusus untuk melakoni pertandingan ini. Terlebih lawan yang dihadapi cukup tangguh, di mana dalam empat pertemuan kami berbagi kemenangan,” ucap Fauzi yang memperbesar rekor kemenangannya 3-2 dari Senatria.

Sementara itu Senatria mengaku sudah berjuang maksimal, hanya saja kali ini dia kalah stamina dan power permainan. “Fauzi bermain bagus, penempatan bolanya juga cukup merepotkan saya,” jelas peraih gelar juara Djarum Sirnas di Tegal dan Surabaya itu.

Dengan kemenangan itu, Fauzi akan bertemu antara Achmad Rivai (PB Bank Sumsel Babel) dan Tommy Sugiarto (Pelatda DKI) yang saat berita ini diturunkan belum bertanding. (Image Dynamics)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Denmark Terbuka Super Series : Lewati Tago, Taufik ke Semifinal

Posted by valsus on October 30, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Taufik Hidayat berhasil mengatasi tekanan ketika berhadapan dengan pemain Jepang Kenichi Tago pada perempat final Denmark Terbuka Super Series di Odense Sports Park, Jumat (29/10/10). Bermodalkan ketenangan dan mental juara yang dimilikinya, Taufik akhirnya menang dua game 21-19, 21-19.

Hasil ini membuat Taufik selangkah lebih dekat dengan gelar juara di turnamen berhadiah 200.000 dollar AS tersebut. Tetapi unggulan kedua ini harus melewati satu langkah berikutnya di semifinal, Sabtu (30/10/10), ketika bertemu pemenang antara Du Pengyu (China) dan Kashyap Parupalli (India).

Dengan demikian, sudah ada dua wakil Indonesia yang menembus semifinal. Sebelumnya, ganda campuran Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa (unggulan 2) juga menyegel satu tempat di semifinal, setelah menang 21-17, 15-21, 21-15 atas unggulan ketujuh dari Jerman, Michael Fuchs/Birgit Overzier.

Tago, yang belum pernah menang atas Taufik, mengawali pertarungan dengan cukup bagus karena dia langsung memimpin 4-1. Tetapi, Taufik yang sudah kenyang pengalaman di arena tepok bulu ini secara perlahan mengejar, dan mulai membuat jarak dengan keunggulan 12-8. Tetapi Tago kembali membuat kejutan dengan meraih tujuh poin secara beruntun untuk balik memimpin 15-12.

Namun, Taufik tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Peraih medali emas Olimpiade Athena tersebut terus menempel perolehan poin Tago, dan setelah tertinggal 14-17, mantan pemain Pelatnas Cipayung ini meraup enam poin untuk meraih game point dalam kedudukan 20-17, sebelum menang 21-19.

Di game kedua, Taufik tampaknya dengan mudah akan menyelesaikan pertandingan karena sudah unggul jauh 11-5. Tetapi selepas istirahat satu menit tersebut, Tago tampil lebih agresif untuk mengejar, dan pemain Jepang ini berhasil memangkas jarak hingga kedudukan 9-11. Setelah itu, Tago kembali menuai empat poin untuk membuat skor imbang 14-14.

Duel berlangsung kian ketat, karena Tago terus menempel salah satu pemain idolanya tersebut. Tetapi saat kedudukan kritis 19-19, Taufik kembali memperlihatkan kelasnya sebagai pemain bermental juara, karena dia berhasil meraih dua poin terakhir untuk menang 21-19 dan maju ke semifinal.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Denmark Terbuka Super Series : Hendra AG/Vita ke Semifinal

Posted by valsus on October 30, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran Indonesia, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, melangkah ke semifinal Denmark Terbuka Super Series. Unggulan kedua tersebut lolos setelah berjuang keras selama 50 menit untuk mengalahkan pasangan Jerman yang merupakan unggulan ketujuh, Michael Fuchs/Birgit Overzier, dengan 21-17, 15-21, 21-15.

Dalam duel yang berlangsung di Odense Sports Park, Jumat (29/10/10), Hendra AG/Vita membutuhkan waktu 50 menit untuk menyingkirkan lawannya tersebut. Selanjutnya, di semifinal besok, mantan pemain Pelatnas Cipayung tersebut akan bertemu lawan berat, karena menghadapi unggulan ketiga dari Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Pasangan terbaik tuan rumah ini menang dua game 21-13, 21-10 atas unggulan delapan dari Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul.

Pertarungan sengit terjadi pada game pertama, karena Hendra AG/Vita lebih banyak tertinggal. Pasangan Jerman terus memimpin sejak awal, hingga kedudukan 13-10. Setelah itu, Hendra AG/Vita bangkit dan meraup lima poin secara beruntun untuk membalikkan keadaan, dan terus melaju hingga menang 21-17.

Di game kedua, Hendra AG/Vita tak berdaya. Sempat memimpin 8-6, perolehan poin satu-satunya pasangan Indonesia di sektor ganda campuran tersebut tertahan sehingga lawan bisa mengejar dan balik memimpin 12-8. Setelah itu, Hendra AG/Vita kesulitan untuk mengejar dan menyerah 15-21.

Pada game terakhir, duel berlangsung sengit karena terjadi kejar-mengejar poin hingga skor 12-11 untuk Hendra AG/Vita. Tetapi Fuchs/Overzier bisa menahan dan kembali memimpin dengan skor 14-12. Tertinggal dua poin, Hendra AG/Vita bermain lebih agresif sehingga mereka berhasil meraup enam poin untuk mengambilalih kendali permainan berkat keunggulan 18-14, sebelum menyudahi game penentu ini dengan 21-15, sekaligus menyegel tiket semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini.

Selain Hendra AG/Vita, Indonesia masih memiliki tiga wakil yang bermain di babak perempat final ini. Mereka adalah tunggal putra Taufik Hidayat, serta dua ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto Chandra/Hendra AG.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PBSI Harapkan Kejutan dari Tontowi

Posted by valsus on October 30, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), mengharapkan adanya kejutan dari pasangan baru di nomor ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad, pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 12-27 November 2010. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal PB PBSI, Yacob Rusdianto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/10/2010).

“Saya yakin kehadiran Tontowi membawa nilai lebih karena kemampuannya belum terbaca oleh lawan. Selama ini semua orang sudah tahu bagaimana permainan Nova Widianto/Liliyana Natsir. Sedangkan dengan Tontowi kan belum,” ungkap Yacob.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tontowi diputuskan menggantikan posisi pemain senior Nova dalam tim bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games XVI. Meski baru dipasangkan, Liliyana/Tontowi sudah menunjukan performa yang cukup meyakinkan.

Mereka berhasil menyabet gelar di Macau Terbuka Grand Prix Gold awal September lalu, serta runner-up di Taiwan Terbuka Grand Prix Gold (sepekan setelah juara di Macau). Gelar terakhir yang tak kalah cemerlang adalah juara Turnamen Grand Prix Gold Indonesia Terbuka 2010 di Samarinda Oktober 2010 lalu.

“Itulah yang kami harapkan. Semoga Tontowi mampu memberi kejutan pada Asian Games nanti,” sebut Yacob.

Sementara mengenai kepastian nama-nama skuad bulu tangkis yang akan diterbangkan menuju Gungazhou, Yacob memastikan tidak akan mengalami perubahan lagi. “Ini sudah final, jadi tidak akan berubah lagi,” ujarnya.

Adapun timnas bulu tangkis Asian Games XVI terdiri dari pemain pelatnas: Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom, Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, Aprilia Yuswandari, Lindaweni, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah, Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari, Meiliana Jauhari/Greysia Polii, Liliyana/Tontowi dan Mohammad Ahsan. Sementara untuk pemain non pelatnas yang saat ini tengah berlaga di turnamen Denmark Terbuka Super Series adalah Markis Kido/Hendra Setiawan, Taufik Hidayat dan Alvent Yulianto.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Bangkitkan Lagi Bulu Tangkis : Susi-Alan Beri Kursus Singkat via Video

Posted by valsus on October 30, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Gemas dengan kemerosotan prestasi bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti dan Alan Budikusuma akhirnya memutuskan turun langsung memberikan pengarahan dasar mengenai bulu tangkis bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut dilakukan pasangan yang menjadi ikon bulu tangkis ini melalui sebuah video.

Ya, bekerja sama dengan retail terbesar Indonesia, Carrefour, Alan Susi Technology (Astec)—merupakan merek perangkat olahraga badminton—akan menyediakan sebuah paket yang diberi nama “Badminton Nations”. Paket ini merupakan sarana pemasaran olahraga bulu tangkis yang rencananya akan terdiri dari dua buah raket, satu kok dan sebuah video panduan.

“Ini sebagai bentuk upaya kami untuk memasyarakatkan kembali olahraga bulu tangkis kepada masyarakat. Apa boleh buat, saya harus mulai dari awal dengan turun ke masyarakat secara langsung,” ujar Susi yang ditemui di sela-sela jumpa pers Turnamen Bulu Tangkis Carefour Astec 2010 di Jakarta, Jumat (29/10/2010).

Upaya ini pun mendapat sambutan baik dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yacob Rusdianto. “Saya merasa bangga dengan adanya kepedulian terhadap bulu tangkis. Hal ini tentunya akan sangat membantu PB PBSI untuk mempromosikan bulu tangis ke seluruh Indonesia, yang mana PBSI saat ini belum mampu melakukannya,” ungkap Yacob.

Sementara itu, Susi memaparkan, video panduan ini nantinya akan berisi pengarahan dan tips mengenai teknik dasar bermain bulu tangkis bagi orang awam. Adapun peragaannya langsung dilakukan oleh Alan dan Susi.

“Kami harus mulai dari yang basic seperti cara memegang raket, cara memukul. Pasalnya, target kami adalah anak-anak dan masyarakat yang belum pernah bermain bulu tangkis,” ungkapnya.

Selain melalui video ini, Carrefour juga memberikan dukungan sebagai sponsor utama dalam Turnamen Bulu tangkis Carrefour Astec Open 2010 dan memasarkan produk Astec.

Government Relation Manager Carrefour Satria Hamid Ahmadi S berharap, melalui kerja sama ini, Carrefour dapat mendukung kembalinya supremasi bulu tangkis Indonesia.

“Kami harap melalui kerja sama ini bisa tampil putra-putri penerus bangsa di bidang bulu tangkis. Harus ada anak bangsa yang meneruskan jejak Susi dan Alan,” tandas Satria.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Susi-Alan Gelar Astec Terbuka 2010

Posted by valsus on October 30, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasangan legendaris bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti dan Alan Budikusuma, kembali menggelar kompetisi bulu tangkis bertajuk ‘Carrefour Astec Open 2010′ di GOR Asia Afrika (1-3 November 2010) dan di GOR Soemantri Brodjonegoro (1-7 November 2010).

Penyelenggaraan di dua tempat ini terkait dengan membeludaknya jumlah peserta sebanyak 1.675 atlet dari 137 PB di Indonesia dan China. Sehingga, tidak memungkinkan bagi pihak panitia untuk menggelar 1.696 pertandingan di satu lokasi.

Para peserta ini terbagi menjadi lima kategori yaitu anak-anak (9-11 tahun), pemula (11-13 tahun), remaja (13-15 tahun), taruna (-18 tahun) dan dewasa. Turnamen yang telah menjadi bagian dari kalender PB PBSI ini akan memperebutkan hadiah total senilai Rp 150 juta.

Ketua pelaksana, Susi Susanti mengharapkan kompetisi ini akan menjadi sarana terciptanya pebulutangkis muda yang potensial. “Minat paling besar dari turnamen Astec adalah anak-anak. Oleh sebab itu, saya harap akan muncul bibit-bibit yang akan menggantikan senior-seniornya di PB PBSI,” ujar Susi dalam jumpa pers di Institut Carrefour Indonesia, Jakarta, Jumat (29/10/2010).

Susi menambahkan, para peserta yang berprestasi di ajang ini terutama untuk kategori anak-anak, pemula, remaja dan taruna akan mendapat poin dan rekomendasi untuk berpeluang masuk pelatnas PB PBSI. Salah satu atlet senior yang merupakan jebolan kompetisi ini adalah Maria Febe Kusumastuti.

Selain itu, pada penyelengarannya kali ini, Astec juga mendapat dukungan perdana dari retail terbesar Indonesia, Carrefour, sebagai sponsor utama, di samping sponsor pendukung lainnya yakni Sanken, Cannon dan Buavita. Turnamen ini juga akan diwarnai oleh aksi pasangan peraih medali emas Olimpiade, Susi dan Alan, yang kembali berlaga di lapangan.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers