Djarum Sirnas Bulutangkis Regional IV Victor Jatim Open 2010 Febriyan Mulus ke Babak Kedua
Posted by valsus on October 6, 2010
Bulutangkis.com – Atlet tunggal putra Pelatnas, Febriyan Irvannaldy mulus ke babak kedua. Tanpa hambatan yang berarti, ia berhasil membuat Endro Hagi bertekuk lutut. Babak pertama nomor tunggal dewasa putra di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis Regional IV yang digelar Selasa (5/10) ini dilalui Febri dengan dua game langsung.
Game pertama ia langsung menggebrak pertahanan lawannya, unggul jauh 11-2 di jeda. Febri terus memimpin 18-8, tetapi ia malah kehilangan tiga angka berturut-turut hingga skor 18-11.
“Tadi memang agak mengendurkan tempo, jadi balik tertekan,” jelas Febri.
Untung saja pemuda yang baru berusia 18 tahun ini, berhasil kembali ke form permainannya. Ia pun menyelesaikan game pertama dengan 21-12. Di game kedua, ia makin tak terbendung. Tanpa basa-basi ia melibas atlet asal PB Schreing Plough Pandaan itu dengan skor telak 21-7.
Jika berhasil terus mulus untuk melaju, maka kemungkinan besar akan terbuka kesempatan baginya untuk menantang Fauzi Adnan di semi final.
“Dia atlet yang sudah matang, jadi pasti jika nanti melawan dia pun pasti akan berat, tapi ya satu persatu saja dulu, saya ingin fokus ke pertandingan selanjutnya,” lanjut Febri.
Di babak kedua yang akan digelar para Rabu (6/10), ia sudah ditunggu oleh Irwan dari PB Pratama Surabaya. Ini akan menjadi pertemuan pertama bagi keduanya.
“Saya belum pernah melihat dia bertanding, tapi mudah-mudahan bisa menang,” Febri menerangkan.
Febri sendiri merupakan putra asli Surabaya. Lahir dan dibesarkan di Surabaya, ia pun bernaung dibawah PB Hi-Qua Wima, PB yang membesarkan Sony Dwi Kuncoro, dari tahun 2001 hingga 2005. Di tahun 2005 datanglah kesempatan untuk bergabung dengan tim nasional Singapura.
Ia pun hijrah, dan bermain untuk memperkuat timnas Singapura hingga tahun 2009. Mencari kesempatan dan pengalaman adalah alasannya untuk hengkang dari tanah air. Tapi kemudian di tahun 2009, ia dihadapkan kepada dua pilihan, memperkuat Singapura dengan berganti kewarganegaraan atau kembali ke Indonesia. Dengan berbagai pertimbangan dan usulan dari orang-orang terdekat, ia pun kembali ke PB Hi-Qua Wima tahun 2009.
“Saya lebih mencintai Indonesia, dan tidak ingin jauh dari orang-orang terdekat,” jelas Febri yang merupakan putra pasangan Farido/ Ani Rahmawati tersebut. (Image Dynamics)







