SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Archive for November, 2010

Kido Titip Pesan untuk Atlet Luar Jawa

Posted by valsus on November 30, 2010

MAKASSAR, KOMPAS.com — Atlet peraih medali emas Asian Games XVI 2010 China, Markis Kido, menitip pesan untuk para atlet di luar Jawa. Dia berharap agar mereka mampu bersaing pada kejuaraan bulu tangkis yang akan datang.

“Selain harus terus berlatih keras, sebaiknya para atlet ketika tampil di kejuaraan jangan merasa takut kalah. Kondisi itu justru membuat mereka terbebani sehingga gagal menampilkan kualitas terbaiknya,” kata Markis sebelum bertolak ke Jakarta, Senin (29/11/2010).

Menurut dia, meskipun pengalaman dan teknik atlet dari luar Jawa belum terlalu maksimal, mereka secara umum bisa dikatakan cukup baik. Artinya, jika didukung rasa percaya diri dan motivasi tinggi, tentu hasilnya akan lebih baik.

“Saya melihat, kemampuan atlet dari luar Pulau Jawa juga mengalami peningkatan. Saya yakin jika tekun berlatih dan tetap fokus, maka mereka akan menjadi atlet yang berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PB PBSI Mimi Irawan meminta agar para atlet luar Jawa, khususnya Sulsel, bisa lebih serius jika ingin menjadi atlet berprestasi.

“Jika ada kejurnas seperti ini, sebaiknya atlet ikut menonton sehingga bisa mencuri teknik dari atlet nasional. Jangan malah memilih tidur setelah tersingkir dari pertandingan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap agar setiap atlet memanfaatkan kesempatan ketika menghadapi kejuaraan besar atau melawan atlet yang merupakan unggulan. Pasalnya, pengalaman itu tidak akan terjadi setiap saat.

“Saya yakin atlet luar Jawa memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas mereka. Namun, itu juga harus didukung oleh daerah masing-masing, termasuk berupaya ikut pada setiap kejuaraan yang digelar,” tutur Mimi seraya mengundang semua provinsi untuk terlibat di Kejuaraan Swasta Nasional Pertamina Open di Jakarta, 6-11 Desember.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tiga Emas Tidak Cukup Buat Jateng

Posted by valsus on November 29, 2010

MAKASSAR, Kompas.com – Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Jawa Tengah mengaku kurang puas dengan perolehan tiga emas yang diraih pada Kejuaraan Nasional bulu tangkis 2010 di GOR Sudiang Makassar, 24-28 November 2010.

Pelatih bulu tangkis Jawa Tengah, Fung Permadi yang ditemui seusai laga final taruna perorangan, Minggu, mengatakan, pihaknya sebenarnya ingin mempertahankan prestasi pada kejurnas yang digelar di Surabaya Jawa Timur 2009 lalu. “Kami memang berhasil meraih tiga emas pada kejurnas kali ini. Namun prestasi yang kita raih justru menurun dibandingkan sebelumnya. Makanya kami sedikit kecewa dengan apa yang atlet persembahkan,” katanya.

Meski gagal mempertahankan gelar, pihaknya mengaku tetap bangga dengan perjuangan  yang telah ditunjukkan Shesar Hiren Rhustavito dkk. Namun ia berharap agar seluruh atlet bisa menjadikan kejurnas Makassar sebagai pelajaran untuk lebih meningkatkan prestasi.

Selain itu, pihaknya juga mengaku bahwa lawan yang mereka hadapi memang layak menjadi yang terbaik. Persoalan pengalaman dan ketenangan menjadi kunci mengapa Jateng gagal mempertahankan prestasi tahun lalu.  “Kita mengakui bahwa lawan yang kita hadapi memang lebih baik. Mereka juga terlihat lebih siap untuk menghadapi final kali ini,” jelasnya.

Dari lima nomor yang dipertandingkan di babak final taruna perorangan, tiga diantaranya berhasil dimenangkan antara lain, nomor tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Sedangkan dua nomor lainnya masing-masing tunggal putri dan nomor ganda putri yang diraih DKI Jakarta. Pada babak final nomor tunggal putra, Jateng yang menurunkan Shesar Hiren berhasil mengakhiri perlawanan rekannya sendiri Arief Gifar Rahmadani 21-17 dan 21-18.

Selanjutnya pada nomor ganda putra, Jateng yang menurunkan Dandi Prabudi dan Jones Rafly Jansen sukses mengalahkan Kenas Adi Haryanto dan Sigit Sudrajat (Jateng) 21-15 dan 21-17.

Emas ketiga diraih pasangan Jones Rafly Jansen dan Nurbeta Kwanrico di nomor ganda campuran setelah mengalahkan pasangan Jawa Timur, Nurwahid Ardianto dan Heti Nuhrareni 21-17, 17-21 dan 21-17.

Sedangkan dua emas yang diraih DKI Jakarta melalui Ganis Nur Rahmadani di nomor tuggal putri mengalahkan unggulan pertama asal Jateng, Yeni Asmarina 15-21, 21-6 dan 16 -21.

Emas kedua DKI diraih pasangan Aris Budiarti dan Dian Fitriani pada nomor ganda putri setelah mengakhiri perlawanan Mega Cahya dan Sri Wulan yang juga dari DKI 21-14 dan 21-15.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejurnas Bulutangkis Beregu Campuran 2010 : PB Djarum Juara Pukul Tangkas 3-1

Posted by valsus on November 29, 2010

MAKASSAR, (PRLM).- PB Djarum Jateng tampil sebagai juara setelah memukul PB Tangkas Alfamart DKI 3-1 pada partai final Kejurnas Bulutangkis Beregu Campuran 2010 di GOR Sudiang, Makassar, Minggu petang.

Seperti diketahui, PB Tangkas Alfamart melaju ke final setelah menang tipis 3-1 atas PB Jaya Raya DKI pada semi final. Sementara pada semi final lainnya, PB Djarum menang telak 3-1 atas PB SGS Elektrik PLN Bandung. Kemenangan Djarum dipastikan ganda Mohammad Achsan/Fran yang menang susah payah 17-21, 21-19, 21-19 atas Nova Widianto/Devin.

Pertarungan berlangsung menegangkan terutama pada set ketiga ketika Nova/Devin menyamakan kedudukan hingga 19-19. Namun ketenangan Fran/Achsan membuat lawan melakukan dua kesalahan sendiri dan menyerah 19-21. Sebelumnya, Djarum unggul 2-1 setelah tunggal putri Maria Febe nmembungkam perlawanan pemain Tangkas, Putri Mutia 21-9, 21-5.

Pada partai pertama yang memainkan ganda campuran, Tangkas Alfamart DKI menurunkan pasangan juara dunia dua kali, Nova Widianto/Liliyana Natsir. Mereka menghadapi pasangan Djarum yang juga yunior mereka di pelatnas, Mohammad Rijal/Debby Susanto.

Pada game pertama, ketegangan yang menghinggapi kedua pasangan membuat Nova dan Liliyana yang sebetulnya diunggulkan tak bermain lepas. Namun saat Rijal dan Debby melakukan beberapa kesalahan, penampilan Nova dan Liliyana secara perlahan naik. Skor hanya sempat berimbang dan saling kejar hingga 13-10. Setelah itu Nova dan Liliyana melejit hingga 19-14 dan menutup set ini 21-15 setelah pengembalian smash yang dilakukan Liliyana tak terjangkau ganda Djarum. Pada set kedua, Rijal/Debby hanya bermain ketat hingga kedudukan 3-3. Setelah itu permainan cepat diselingi bola pendek dan smash Nova dan Liliyana membuat Rijal/Debby tak berkutik dan menyerah 9-21.

Partai kedua antara tunggal putra PB Tangkas, Simon Santoso melawan Hayom Rumbaka berlangsung ketat. Simon mendominasi pemainan hingga kedudukan 10-10, terutama lewat servis pendek dan netting serta smash. Namun setelah menemukan bentuk permainannya, Hayom melejit meninggalkan Simon lewat overhead smash dan pukulan menyilang yang menusuk pertahanan Simon. Setelah terus memimpin, Hayom menutup set ini 21-12.

Pada set kedua, Simon mengatur irama permainan dan memadukannya dengan pertahanan yang apik. Pengembalian bola-bola netting Simon juga menyulitkan Hayom. Simon terus memimpin dan menutup set ini 21 15. Pada set ketiga, Hayom melejit 3-0, namun disamakan Simon 3-3. Dan setelah itu pertarungan didominasi Hayom yang terus unggul 7-3 kemudian 13-7 sebelum meraih matchpoint 20-13. Sebuah smash Hayom keluar lapangan, tetapi berikutnya drive Simon yang terlalu panjang membuatnya kalah 14-21. (A-26/A-122).***

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Kejurnas PBSI 2010 Beregu Campuran Yoppy : ‘’Peluang Djarum 50-50 hadapi Tangkas’’

Posted by valsus on November 28, 2010

Bulutangkis.com – ‘’Peluang Djarum 50-50 hadapi Tangkas,’’ ungkap Yoppy Rosimin, Ketua PB Djarum kepada Bulutangkis.com, saat ditanya peluang klub Djarum menghadapi klub Tangkas Alfamart di partai final hari ini (Minggu, 28/11/10).

Partai final hari ini akan mempertemukan, juara bertahan PB Tangkas Alfamart melawan PB Djarum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulutangkis 2010 Beregu Campuran Antar Klub Dewasa di GOR Sudiang Makassar, hari ini (Minggu, 28/11/10).

PB Tangkas Alfamart melangkah ke babak final setelah pada partai semi final kemarin menaklukkan PB Jaya Raya 3-2. Sedangkan PB Djarum meraih tiket ke final dengan menyingkirkan PB SGS Elektrik PLN 3-1.

Kejuaraan beregu campuran dua tahunan ini, PB Tangkas Alfarmart tampil di final tahun 2008 menaklukkan PB Djarum 3-2 pada kerjurnas yang berlangsung di Jakarta. Sementara PB Djarum terakhir meraihnya di Surabaya dua belas tahun lalu.

‘’Anak-anak kita semua termotivasi untuk meraih gelar juara kali ini. Semoga berhasil di lapangan,’’ ungkap Yoppy kepada Bulutangkis.com.

Diakhir pembicaraan Yoppy menyampaikan bahwa final kejurnas ini akan diliput TVRI, dan akan disiarkan secara langsung. Pertandingan final akan mulai berlangsung pada pukul 16.00 WITA (Waktu Indonesia Bagian Tengah) atau pada pukul 15.00 WIB. (*)

Hasil babak semi final Djarum vs SGS Elektrik PLN (3-1)
Ganda campuran:
- Mouhammad Rijal/ Debby Susanto vs Hendra Afrida Gunawan/ Lita Nurlita 22-20, 21-18
Tunggal putra:
- Dionysius Hayom Rumbaka vs Taufik Hidayat 24-26, 15-21
Tunggal Putri:
- Maria Kristin Yulianti vs Elizabeth Purwaningtias 21-9, 18-21, 21-13
Ganda putra:
- Mohammad Ahsan/ Fran Kurniawan vs Flandi Limpele/ Hendra Afrida Gunawan 21-9, 21-14
Ganda putri:
- Meiliana Jauhari/Shendy Puspa Irawati vs Lita Nurlita/ Devi Tika Permatasari – Tidak dimainkan

Hasil babak semi final Tangkas Alfamart vs Jaya Raya (3-2)
Ganda campuran:
- Nova Widianto/ Liliyana Natsir vs Markis Kido/Pia Zebadiah 21-19, 21-15
Tunggal putra:
- Simon Santoso vs Adi Pratama 21-16, 21-12
Tunggal Putri:
- Putri Muthia Restu Pangersa vs Adriyanti Firdasari 12-21, 3-21
Ganda putra:
- Nova Widianto/ Devin Lahardi vs Markis Kido/ Hendra Setiawan 9-21, 20-22
Ganda putra:
- Vita Marissa/ Liliyana Natsir vs Greysia Polii/ Nitya Krishinda 21-17, 21-17.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Kejurnas PBSI 2010 Perorangan Taruna : Jones/Nurbeta hadapi Nurwahid/Heti di Final

Posted by valsus on November 28, 2010

Bulutangkis.com – Pertandingan ganda campuran antara pasangan Jawa Tjmur, Nurwahid Ardianto/ Heti Nuhraheni melawan ganda campuran Jones Ralfy Jansen/Nurbeta Kwanrico dari Jawa Tengah akan mengawali partai final Kejurnas PBSI 2010 pada nomor Perorangan Taruna. Partai final akan berlangsung di GOR Sudiang, Makassar pada pukul 10.00 waktu setempat (WITA, Waktu Indonesia Bagian Tengah).

Pasangan Nurwahid Ardianto/ Heti Nuhraheni yang merupakan unggulan satu melangkah ke babak final menyingkirkan wakil dari Jawa Tengah yang menjadi unggulan [3/4], Praveen Jordan/ Gloria Emanuella Widjaya melalui pertarungan ketat tiga set 21-19, 17-21, 21-19. Jones Ralfy Jansen/ Nurbeta Kwanrico yang merupakan unggulan dua memupuskan harapan Hafiz Faizal/ Shella Devi A. unggulan [3/4] dari DKI Jakarta dalam pertarungan tiga set, 18-21, 21-14, 21-13.

Jones Ralfy Jansen juga tampil di partai final ganda putra hari ini berpasangan dengan Dandi Prabudita, menghadapi rekannya dari Jawa Tengah Kenas Adi Haryanto/ Sigid Sudrajad. Diunggulkan pada posisi satu melangkah mulus ke final setelah menyingkirkan pebulutangkis Kepri unggulan [5/8], Alfacino Koto/ Christian Gosal dua set langsung 21-10, 21-18.

Sedangkan peraih gelar juara Kejurprov Jawa Tengah 2010, Kenas Adi Haryanto/ Sigid Sudrajad menapakkan langkahnya ke final dengan menaklukkan Ade Yusuf/ Rizky Hidayat unggulan [5/8] dari Jawa Timur, melalui pertarungan ketat tiga set 17-21, 21-13, 21-19.

Hasil pertandingan babak semi final (27/11/10)
Ganda campuran:
- Nurwahid Ardianto/Heti Nuhraheni [1] vs Praveen Jordan/ Gloria Emanuella Widjaya [3/4] 21-19, 17-21, 21-19
- Jones Ralfy Jansen/Nurbeta Kwanrico [2] vs Hafiz Faizal/ Shella Devi A. [3/4] 18-21, 21-14, 21-13
Tunggal Putri:
- Yeni Asmarani [1] vs Novalia Agustianti [3/4] 18-21, 21-17, 21-18
- Ganis Nur Rahmadani [2] vs Dinar Dyah Ayustine [3/4] 21-17, 22-20
Tunggal putra:
- Shesar Hiren Rhustavito [3/4] vs Riyanto Subagja [1] 21-11, 21-13
- Arief Gifar Rahmadhan [3/4] vs Wisnu Yuli Prasetyo [2] 21-13, 21-16
Ganda putri:
- Aris Budiarti/ Dian Fitriani [1] vs Ila Alvionita/ Ni Ketut Mahadewi [3/4] 21-11, 21-14
- Mega Cahya/ Sri Wulan [5/8] vs Anggia Sitta/ Shella Devi A. [2] 16-21, 21-19, 21-14
Ganda putra:
- Dandi Prabudita/ Jones Ralfy Jansen [1] vs Alfacino Koto/ Christian Gosal [5/8] 21-10, 21-18
- Kenas Adi Haryanto/ Sigid Sudrajad vs Ade Yusuf/ Rizky Hidayat [5/8] 17-21, 21-13, 21-19

Pertandingan babak final (28/11/10)
Ganda campuran:
- Nurwahid Ardianto/Heti Nuhraheni [1] vs Jones Ralfy Jansen/Nurbeta Kwanrico [2]
Tunggal Putri:
- Yeni Asmarani [1] vs Ganis Nur Rahmadani [2]
Tunggal putra:
- Shesar Hiren Rhustavito [3/4] vs Arief Gifar Rahmadhan [3/4]
Ganda putri:
- Aris Budiarti/ Dian Fitriani [1] vs Mega Cahya/ Sri Wulan [5/8]
Ganda putra:
- Dandi Prabudita/ Jones Ralfy Jansen [1] vs Kenas Adi Haryanto/ Sigid Sudrajad

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Maria Kristin : Firda Lawan Terberat

Posted by valsus on November 28, 2010

MAKASSAR, Kompas.com – Atlet nasional Maria Kristin Yulianti menilai Adriyanti Firdasari merupakan lawan terberat pada Kejuraraan Nasional PBSI di GOR Sudiang Makassar, 24-28 November 2010.

“Kualitas atlet yang berlaga pada kejurnas ini secara umum merupakan atlet terbaik nasional. Namun untuk nomor tunggal putri, saya melihat Firda merupakan salah satu lawan yang akan merepotkan nantinya,” kata Maria di Makassar, Sabtu (27/11/10).

Selain mewaspadai kekuatan Firda yang memperkuat PB Jaya Raya, atlet PB Djarum ini juga memberikan penilaian tersendiri bagi beberapa atlet yang memperkuat PB Alfamart yang dihuni sejumlah atlet terbaik.

Pada babak utama kategori beregu campuran antar klub yang telah berakhi, Maria memang mampu melewati setiap pertandingan yang dilakoni dengan baik. Bahkan kualitasnya sebagai atlet nasional begitu terlihat dengan perolehan poin yang diraih.

Turun di laga perdana nomor tunggal putri, Maria yang langsung menghentak dengan perolehan poin yang sangat mencolok saat menghadapi Jenet Fransiscus asal PB Avanti Makassar yakni 21-3 dan 21-4. Dominasi Maria juga terjadi ketika turun menghadapi wakil dari PB Pertamina Indonesia yang kembali berhasil unggul dengan dua set langsung.

Selanjutnya, ketika menghadapi Suci Juwita yang turun membela PB SKM Kendari, Maria kembali tampil tak terkendali setelah menghajar Suci dengan dua set langsung yakni 21-4 dan 21-5.

“Persaingan dipastikan lebih ketat jika menghadapi atlet yang juga diunggulkan. Saya berharap mudah-mudahan mampu membawa Djarum meraih hasil terbaik pada kejurnas kali ini,” jelasnya.

Menanggapi kualitas atlet luar Jawa, Maria mengaku kalau kemampuan mereka memang belum terlihat. Kondisi inilah yang membuat klub luar Jawa gagal melaju kebabak selanjutnya.

“Saya tidak tahun kondisi yang mereka alami, namun jika ingin tampil sebagai atlet yang baik tentu harus mendapat dukungan dari pengurus PBSI masing-masing,” tuturnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejurnas Bulu Tangkis : Hayom Kecewa Gagal Kalahkan Taufik

Posted by valsus on November 28, 2010

MAKASSAR, Kompas.com – Pemain Pelatnas Cipayung, Dionysius Hayom Rumbaka, mengaku kecewa setelah gagal mengalahkan Taufik Hidayat di babak semifinal kejuaraan nasional bulu tangkis di GOR Sudiang Makassar, Sabtu (27/11/10).

“Saya kecewa karena kalah dua set dari Taufik. Namun saya tetap mengakui bahwa ia memang bermain lebih baik pada laga tersebut,” kata Hayom, yang ditemui usai pertandingan.

Pada laga yang disaksikan ratusan penonton itu, Hayom mampu memperlihatkan kualitas permainan lewat perolehan poin yang begitu ketat antara kedua atlet yang tidak lebih dari dua poin.

Bahkan kedua pemain, khususnya di set pertama, beberapa kali memiliki poin yang sama yakni 19-19, 20-20, 21-21, 22,22, 23-23 dan 24-24, sebelum Taufik mengakhiri dengan skor 26-24.

Namun pada set kedua, permainan Hayom terlihat sedikit menurun. Kondisi ini berhasil dimanfaatkan Taufik dengan keunggulan 21-15.

“Mungkin saya tidak terlalu ngotot pada set kedua sehingga mempermudah langkah Taufik meraih kemenangan. Tapi saya berharap agar atlet yang lain mampu membayar kekalahan saya,” jelasnya.

Hayom, yang begitu mendominasi nomor tunggal putra di laga sebelumnya, juga mengaku tidak memiliki rasa takut menghadapi Taufik. Sebab baik ia dan Taufik bisa dikatakan memiliki kualitas yang seimbang.

“Kami sudah saling mengenal karakter dan kualitas masing-masing. Saya kembali katakan bahwa kekalahan saya mungkin karena tidak terlalu ngotot setelah tertinggal di set pertama,” ujarnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Ratnasari Terjegal, Indonesia Habis

Posted by valsus on November 28, 2010

JAKARTA, Kompas.com - Wakil Indonesia tersapu bersih di ajang Korea Terbuka Grand Prix 2010. Satu-satunya wakil dari Tanah Air yang tampil di perempat final, Fransiska Ratnasari, gagal melangkah ke babak selanjutnya karena dikalahkan lawannya.

Dalam duel yang berlangsung selama 40 menit, Jumat (26/11/10), Ratnasari menyerah 18-21, 16-21 dari pemain China, Zhou Hui. Dengan demikian, unggulan delapan yang membawa panji-panji PB Djarum Kudus tersebut harus mengubur asanya untuk mengibarkan Merah Putih di event ini.

Nasib serupa juga dialami pemain muda Thailand, Inthanon Ratchanok. Unggulan keenam, yang merupakan juara Indonesia Terbuka Grand Prix Gold di Samarinda, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu tersebut, kalah 14-21, 9-21 dari pemain Korea Selatan yang merupakan unggulan keempat, Sung Ji Hyun.

Di babak delapan besar ini, China lagi-lagi menunjukkan kelasnya sebagai raksasa bulu tangkis dunia. “Negeri Tirai Bambu” tersebut hanya kehilangan satu wakil, yaitu ganda campuran Qiu Zihan/Lu Lu, yang dikalahkan pasangan unggulan kedua dari Rusia, Alexandr Nikolaenko/Valeri Sorokina. Delapan wakil lainnya maju ke semifinal.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejurnas Makassar 2010 : Taufik Nilai Persaingan Kurang Ketat

Posted by valsus on November 27, 2010

MAKASSAR, Kompas.com - Pebulutangkis andalan Indonesia, Taufik Hidayat, mengakui perkembangan bulu tangkis di Indonesia belum merata. Kondisi ini membuat persaingan Kejurnas Makassar 2010, kurang ketat.

“Perbandingan kualitas atlet Jawa dan luar Jawa memang masih terlalu jauh. Saya lihat kondisi ini yang membuat persaingan di babak penyisihan kurang maksimal,” kata Taufik di Makassar.

Menurut dia, kondisi seperti ini sudah seharusnya menjadi evaluasi seluruh pengurus PBSI pada setiap provinsi. Sebab hal itu ditakutkan akan membuat perkembangan bulu tangkis di daerah semakin menurun.

Peraih medali emas olimpiade ini telah melakoni dua laga bersama PB SGS Elektrik PLN. Dari dua laga yang dilalui berhasil dimenangkan yakni masing-maisng menghadapi PB Icli Gowata di hari pertama serta PB MKS Bali di hari kedua.

Pertandingan awal, Taufik turun di nomor ganda putra berpasangan dengan Hendra. Keduanya ditantang pasangan Rahmat Rahman/Rudiawan yang akhirnya harus mengakui keunggulan dan pengalaman Taufik dengan dua game langsung, 21-15 dan 21-15.

Sejak pertandingan pertama hingga hari kedua, sejumlah klub asal Jawa di antaranya PB Jaya Raya, PB Jaya Raya Suryanaga, PB Tangkas Alfamart hingga PB Djarum masih tetap tampil mendominasi.

Bahkan dari seluruh tim yang berlaga, berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor telak 5-0. Hasil yang diraih ini bisa dijadikan bukti kualitas atlet yang berada di Pulau Jawa dan luar Jawa memang sangat jauh berbeda.

Hal itu juga diakui salah satu pemain Tangkas, Nova Widianto, yang mengatakan bahwa klub yang berasal dari luar Jawa memang masih sangat sulit bersaing.

“Penyebabnya sendiri saya tidak tahu pasti. Namun yang saya lihat kualitas pemain luar Jawa memang belum terlalu baik,” ucapnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Taufik Tetap di Peringkat Tiga Dunia

Posted by valsus on November 27, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain veteran, Taufik Hidayat, tetap menjadi pemain Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar yang dikeluarkan BWF, pekan ini.

Taufik yang telah berusia 30 tahun dan tidak lagi menetap di pelatnas Cipayung berada di peringkat 3. Ia hanya berada di bawah pemain Malaysia, Lee Chong Wei, dan pemain Denmark, Peter Hoeg Gade.

Sementara pemain asal China, Lin Dan, yang baru saja menjuarai arena Asian Games XVI Guangzhou, berada di peringkat 4. Lin Dan mengalahkan Lee Chong Wei di final Asian Games XVI, pekan ini.

Pemain Indonesia lainnya berada di luar 10 besar dunia. Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro berada di peringkat 20 besar dengan Simon di posisi 16 dan Sony di peringkat 17. Sementara pemain muda Dionysius Hayom Rumbaka berada di peringkat 20.

Pemain lainnya berada di luar 20 besar, seperti Alamsyah Yunus yang berada di peringkat 33 dan Andre Kurniawan Tedjono yang berada di peringkat 37.

Berikut peringkat BWF pekan ini:
1. [MAS] Lee Chong Wei
2. [DEN] Peter Hoeg Gade
3. [INA] Taufik Hidayat
4. [CHN] Lin Dan
5. [THA] Boonsak Ponsana
6. [CHN] Chen Jin
7. [CHN] Chen Long
8. [VIE] Nguyen Tien Minh
9. [DEN] Jan O Jorgensen
10. [CHN] Bao Chunlai

16. [INA] Simon Santoso
17. [INA] Sony DWI Kuncoro

20. [INA] Dyonisius Hayom Rumbaka

33. [INA] Alamsyah Yunus

37. [INA] Andre Kurniawan Tedjono

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers