SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

SERBA-SERBI PIALA SUDIRMAN 2011 : TALI SEPATU GREYSIA POLII LAMBANG SOLIDARITAS BADMINTON

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 24, 2011

QINGDAO, (PRLM).- Pada perhelatan Piala Sudirman kali ini ada yang tampak berbeda di lapangan. Pasalnya, beberapa pemain yang bertanding di kejuaraan dunia level satu ini ada yang menggunakan tali sepatu yang berbeda warna, seperti salah satunya pemain ganda putri Indonesia Greysia Polii.

Tali sepatu Greysia ini lantas menarik perhatian para pencari berita dari Indonesia, Malaysia dan Cina sendiri, hingga membuat dia dikerubungi. Ternyata dia bersama Taufik Hidayat menjadi duta solidaritas badminton (Solibad). Tali sepatu yang digunakan di kaki kirinya berwarna warni seperti pelangi, berbeda dengan tali sepatu yang sebelah kanan yang berwarna putih. Ternyata warna pelangi tersebut merupakan simbol solidaritas dari dunia bulutangkis. Tali itu menurut Greysia, diibaratkan sebagai satu kesatuan dari negara yang berbeda, tapi bisa menyatu karena bulutangkis “Satu bersama bulutangkis”.

“Ini memang sengaja saya gunakan, untuk menunjukkan bahwa kita memang berbeda, dari banyak negara tapi bisa bersatu karena bulutangkis. Ini merupakan program yang diadakan oleh federasi bulutangkis dunia (BWF). Tiap negara memiliki dutanya,” ungkap Greysia usai pertandingan sembari memaparkan arti tali sepatunya.

Menurut dia, program ini diselenggarakan juga di sekitar lima puluh negara. Nantinya pada 5 Juni mendatang, kegiatan amal dari program ini akan dilangsungkan serempak di 50 negara tersebut. Di Indonesia sendiri, kata Greysia, akan digelar di Central Park yang berada di daerah Jakarta Barat. “Saya dan Taufik akan hadir, tapi kalau yang lainnya mau ikutan ya silakan saja, justru senang kalau tambah ramai,” katanya.

Nantinya, dana yang terkumpulkan akan disumbangkan untuk sesama di semua negara bulutangkis dunia. Semula kegiatan tersebut akan digelar di Bunderan HI namun kemudian berubah, karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Sebagai tuan rumah, dengan prestasi bulutangkis Cina yang luar biasa, sepertinya kuantitas penonton yang hadir pada laga perdana perhelatan Piala Sudirman 2011 kali ini tidak imbang. Dari kapasitas stadion 12.500 tidak sampai separuh kapasitas tersebut penuh.

Mengherankan, karena berbeda dengan biasanya, di mana jika tim Cina main, stadion tempat pertandingan pasti penuh. Padahal pertandingan pertama ini digelar di hari Minggu, yang mana hari libur. Namun, meski tidak terlalu ramai, para penonton tetap memberikan dukungan bagi timnya, meski harus berteriak dari tempat duduk di tribun agar terdengar oleh pemain jagoannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo