SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis : Tontowi/Liliyana Tersingkir, Indonesia Paceklik Lagi

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 14, 2011

JAKARTA, Kompas.com – Indonesia harus mengubur impian untuk membawa pulang gelar juara dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis yang berlangsung di Wembley, London. Pasalnya, dua wakil dari Tanah Air yang tampil di semifinal, Sabtu (13/8/11), sudah tersingkir.

Ganda putra yang merupakan unggulan ketujuh, Mohammad Ahsan/Bona Septano, lebih dulu menyerah dari unggulan kelima asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong, dengan dua gim 19-21, 17-21. Setelah itu, giliran ganda campuran yang menjadi harapan besar Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang terjegal, setelah unggulan dua ini menyerah 16-21, 19-21 dari pasangan gado-gado non-unggulan, Chris Adcock (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia).

Dengan demikian, Indonesia harus paceklik gelar lagi dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis sejak 2007. Waktu itu, Indonesia sukses membawa pulang dua gelar lewat ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, serta ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir–Nova/Liliyana juga pernah juara tahun 2005.

Tampil di hadapan para pendukungnya, Adcock/Bankier bermain sangat impresif. Pasangan ini membuat Tontowi/Liliyana sulit mengembangkan permainannya, karena mereka tampak mengikuti irama yang diperagakan lawan.

Alhasil, Tontowi/Liliyana nyaris tak pernah memimpin perolehan poin. Mereka dengan mudah didikte lawan, yang bermain nyaris sempurna. Ini terlihat dari pukulan-pukulan keras Adcock yang sulit diterima, begitu juga dengan beberapa cegatan di depan net yang diperagakan Bankier.

Atas kemenangan ini, Adcock/Bankier berhak maju ke final untuk bertemu unggulan utama Zhang Nan/Zhao Yunlei, yang menang 21-17, retired atas kompatriot mereka, Xu Chen/Ma Jin. Ini akan menjadi tantangan baru bagi Adcock/Bankier, yang di perempat final sukses menggulingkan unggulan keempat dari China, Jiaming Tao/Tian Qing, dengan 21-16, 21-18.