SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Djarum Sirkuit Nasional Bali 2011 : Melisia Pulangkan Ganis

Posted by valsus on October 13, 2011

Bulutangkis.com – Ganis Nur Rahmadani harus angkat koper lebih awal usai gagal menaklukkan pemain PB 21 Jakarta, Melisia Kurniawan. Dalam ronde pertama tunggal putri Djarum Sirkuit Nasional Bali, pemain PB Pertamina ini menyerah 18-21, 19-21.

Laga yang dihelat di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Bali, Rabu (12/10), berlangsung ketat. Ganis yang menjadi unggulan keenam dalam turnamen ini sempat memberikan perlawanan seimbang kepada Melisia.

”Melisia bermain bagus dan bisa membaca permainan saya. Saya memang bermain kurang baik dan tenang hari ini,” ungkap Ganis usai laga.

Di set kedua, juara Sirnas Semarang ini mencoba bangkit. Meski Ganis sempat unggul 11-8, Melisia bermain cukup tenang dan berhasil mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan.

”Di set kedua, saya bermain lebih baik. Persiapan yang sedikit pasca cedera lengan kanan memang membuat saya bermain kurang lepas. Tapi, Melisia memang tampil bagus dan layak melaju ke babak selanjutnya,” ungkap dara berusia 19 tahun ini.

Di perempatfinal yang akan berlangsung Kamis (13/10) besok, Melisia akan kembali mendapat hadangan berat. Dirinya akan bertemu dengan mantan pemain Pelatnas yang juga unggulan pertama asal PB Djarum, Fransiska Ratnasari Harisaputra.

Menunggu Comeback Rendra/Maria

Ganda campuran Rendra Wijaya/Maria Elfira Christina sempat menjadi ganda campuran cukup ditakuti di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) 2010, di sepanjang 2010 mereka berhasil mengumpulkan tiga gelar juara, satu runner up dan satu kali perempat final.

Tetapi memasuki 2011, pasangan ini seperti kehilangan tajinya. Dari enam gelaran Djarum Sirnas yang sudah digelar, Rendra/Maria yang mencatat menumbangkan unggulan lima di arena Indonesia Grand Prix Gold dari Jerman beberapa waktu lalu, seperti kesulitan untuk kembali menjadi ”momok” di arena Djarum Sirnas.

Di 2011 mereka hanya berhasil menembus dua kali babak semifinal, yakni di Bengkulu dan di Pangkal Pinang. Sisanya? Mereka harus kandas di babak-babak awal, bahkan secara mengejutkan sempat langsung tersingkir di pertarungan perdana mereka.

”Ya sekarang sudah agak sulit untuk bisa kembali ke performa seperti tahun lalu, karena persaingan makin ketat dan merata di sektor ganda campuran ini, ditambah ada banyak pemain muda yang memang permainannya bisa lebih baik dari kami,” ujar Rendra.

Kita tunggu kiprah juara bertahan di Djarum Sirnas Bali kali ini. akankah mereka kembali menjadi juara di Pulau Eksotis ini? ataukah akan kembali harus tersingkir di babak-babak awal? (Djarumbadminton.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers