Justian Suhandinata : ‘’Kemajuan suatu bangsa dilihat di olimpiade’’
Posted by valsus on November 11, 2011
Bulutangkis.com – Untuk meraih prestasi tertinggi bulutangkis Indonesia, kiranya tidak hanya mengandalkan klub-klub bulutangkis untuk mencetak atlit-atlit yang handal. Akan tetapi semua pihak-pihak yang berkompeten ikut terlibat. Mulai dari pemerintah dalam hal ini Menteri Olahraga, Koni, Klub dan Stakeholder harus terlibat.
Klub memiliki keterbatasan. ‘’We have a problem with a limited budget,’’ ungkap Justian Hadinata, pendiri PB Tangkas Alfamart pada acara obrol-obrol dengan media dalam acara menyambut ulang tahun PB Tangkas Alfamart yang ke 60 di GOR PB Tangkas, Jakarta kemarin (Selasa, 08/11/11).
Berbeda dengan Indonesia dimana pembinaan olahraga masih mengandalkan klub-klub. Tapi di China, pembinaan olahraga dilakukan oleh pemerintah di setiap provinsi dengan menggunakan dana yang dianggarkan pemerintah. Kemajuan suatu bangsa dalam olahraga bisa dilihat dari prestasinya pada ajang olimpiade. Juara olimpiade merupakan prestasi tertinggi yang menjadi impian setiap olahragawan.
Selama enam dasawarsa, PB Tangkas mampu bertahan dengan keterbatasan dana memajukan bulutangkis, hanya karena dedikasi dari semua pihak yang terlibat di dalam PB Tangkas. Mulai dari pemilik PB Tangkas (keluarga Suhandinata) yang kreatif mencari dana bagi kelangsungan klub hingga pelatih yang loyal kepada klub.
Selama enam dasawarsa mengelola PB Tangkas dan pengalaman berorganisasi di BWF (Badminton World Federation), Justian banyak tau bagaimana sesungguhnya memajukan bulutangkis di Indonesia.
‘’Jika semua pihak-pihak yang berkompeten ikut membantu memajukan bulutangkis, paling tidak dalam enam tahun lagi kejayaan bulutangkis Indonesia bisa kembali,’’ ungkap Justian. (fk)







