Komitmen Tim Bulutangkis, 4 Emas Untuk Indonesia !!!
Posted by valsus on November 11, 2011
Bulutangkis.com – Tim Bulutangkis Indonesia mentargetkan empat emas pada ajang SEA Games XXVI/2011 yang akan berlangsung pada tanggal 12-19 November 2011, di Istora Senayan, Jakarta. Target empat medali emas akan diperjuangkan dari tujuh medali emas yang tersedia yaitu pada nomor beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.
Mampukah tim Indonesia meraihnya kali ini? Pada SEA Games XXV/2009 di Vientiane, Laos, tim bulutangkis Indonesia meraih empat medali emas dari nomor beregu putra, tunggal putra (Simon Santoso), ganda putra (Markis Kido/ Hendra Setiawan), dan ganda campuran (Nova Widianto/ Liliyana Natsir).
Adapun skuad tim bulutangkis Indonesia pada SEA Games 2011 setelah melewati perombakan pada nomor ganda putri dimana pasangan Greysia Polii/ Meiliana Jauhari digantikan pasangan Anneke Fenya/ Nitya Krishinda Maheswari setelah cedera bahu Greysia yang belum juga pulih. Terakhir di nomor ganda campuran, pasangan Fran Kurniawan/ Pia Zebadiah Bernadeth dicoret dan digantikan dengan pasangan peringkat dibawahnya yaitu Muhammad Rijal/ Debby Susanto.
Pencoretan Fran/Pia ini diambil sang pelatih, Richard Mainaky setelah melihat penampilan Fran/Pia yang terlihat menurun pada laga terakhir yang mereka lakoni pada Indonesia Grand Prix Open Gold 2011 di Samarinda, Denmark Open Superseries Premier 2011, dan French Open Superseries 2011. Di Samarinda, Fran/Pia tersingkir di tangan pebulutangkis PB Djarum, Jones Rafly Jansen/ Nurbeta Kwanrico pada babak kedua 18-21, 16-21. Sedangkan di Odense, Denmark, Fran/Pia kandas di tangan ganda campuran Korea Selatan, Ko Sung Hyun/ Eom Hye Won di babak pertama 14-21, 16-21. Dan terakhir di Paris, Fran/Pia harus menelan pil pahit kembali tersingkir di babak pertama melawan pasangan muda Thailand, Maneepong Jongjit/ Savitree Amitapai dua game langsung 17-21, 19-21.
Setelah melewati perombakan, tim skuad bulutangkis Indonesia pada SEA Games 2011 terpilih adalah Taufik Hidayat, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto pada nomor tunggal putra, Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri, Maria Febe Kusumastuti dan Bellaetrix Manuputty di tunggal putri, Markis Kido, Hendra Setiawan, Bona Septano dan Mohammad Ahsan di nomor ganda putra, Vita Marissa, Nadya Melati, Anneke Fenya dan Nitya Krishinda Maheswari di nomor ganda putri, Tantowi Ahmad, Liliyana Natsir, Muhammad Rijal dan Debby Susanto.
Melihat skuad yang ada peluang tim Indonesia mampu bersaing pada nomor beregu putra, tunggal putra, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Peluang terbesar memang masih dimiliki pasangan ganda campuran, Tantowi/Liliyana yang bisa meraih gelar juara tahun ini saat bertarung di kawasan Asia Tenggara pada Malaysia Open Grand Prix Gold 2011 dan Singapore Open Superseries 2011. Sementara pada beregu putra, tunggal putra, ganda putra dan ganda putri dengan melihat materi pebulutangkis di kawasan Asia Tenggara, pel uang masih terbuka namun harus melewati perjuangan berat untuk memenangkan setiap pertarungan yang dilewati.
Sedangkan pada beregu putri dan tunggal putri, peluang sedikit tipis. Melihat materi yang ada sekarang dengan dua tahun lalu tidaklah banyak berbeda. Dua tahun lalu medali emas beregu putri menjadi milik tim Malaysia, sedangkan di nomor tunggal putri medali emas diraih Thailand melalui pebulutangkisnya Salakjit Ponsana. Kini putri Thailand masih diperkuat nama-nama yang sama di antaranya Ratchanok Inthanon yang baru saja meraih gelar ketiganya pada ajang Kejuaraan Dunio Junior di Taiwan, dimana dua tahun lalu mempersembahkan medali perak bagi negerinya Thailand.
Untuk bekal terakhir kepada para atlit bulutangkis Indonesia, PBSI memberikan ransangan dengan pemberian motivasi dengan mengundang Andri Wongso, salah satu motivator ulung di Indonesia memberikan motivasi kepada tim skuad bulutangkis Indonesia. Acara pemberian motivasi berlangsung di Resto Seafood Bale Bengong Halim Perdana Kusuma, Jakarta hari Senin siang (07/11/11), yang juga dihadiri para pengurus PB PBSI diantaranya Sabar Yudo Saroso Wakil Ketua Umum I, I Gusti Made Oka Wakil Ketua Umum II, Ricardo Siagian Humas, Lilik Sudarwati Kabid Litbang, Maria Fransisca Tim Manajer dan para pelatih.
Kepada para atlit Andri Wongso mengungkapkan bahwa untuk meraih juara tentunya para atlit telah memenuhi syarat seperti teknik, phisik/stamina, mentalitas, intelektual dan karakter. Hal lain terpenting adalah keyakinan diri yang merupakan kekuatan pendobrak yang luar biasa. Dengan keyakinan diri yang kuat kita bisa dan mampu menciptakan prestasi. Yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kalau kita tidak percaya pada kemampuan sendiri itu baru binasa! (fk)







