SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

SEA Games XXVI/2011 : Dramatis, Indonesia Gagal Raih Emas

Posted by valsus on November 15, 2011

Bulutangkis.com – Putri Indonesia gagal menyumbangkan emas bagi rakyat Indonesia setelah pasangan Vita Marissa/ Liliyana Natsir takluk di tangan ganda Thailand, Savitree Amitrapai/ Saralee Thoungthongkam pada final bulutangkis beregu putri SEA Games XXVI/2011 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta malam ini (Senin, 14/11/11).

Tertinggal 1-2 dari Thailand, Indonesia berharap pada partai keempat lewat pasangan ganda, Vita Marissa/ Liliyana
Natsir meraih satu poin kemenangan untuk membuka jalan bagi Indonesia di partai kelima. Namun sayang, harapan pupus setelah Vita/ Liliyana gagal meraih kemenangan setelah melewati pertarungan dramatis tiga game.

Kedua pasangan, Vita/Liliyana dan Savitree/ Saralee memperlihatkan semangat juang luar biasa malam ini. Vita/Liliyana mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia yang menyaksikan langsung di Istora, sementara atlit Thailand di dukung rekan-rekannya dan atlit bola Thailand. Tak ketinggalan Raja Thailand hadir langsung di Istora memberi dukungan kepada atlit Thailand yang bertarung di lapangan.

Vita/Liliyana mampu mencuri poin di game pertama 21-19, namun harus mengakui keunggulan Savitree/ Saralee di game kedua dengan skor 16-21.

Game ketiga kedua pasangan kembali bertarung habis-habisan mengeluarkan segala kemampuan yang ada. Vita/Liliyana melakukan serangan-serangan namun ganda Thailand juga memiliki pertahanan yang bagus. Perolehan poin pun saling mengejar, tidak jauh terpaut. Akhir jeda game ketiga Vita/Liliana unggul 9-11.

Masuk paruh kedua game ketiga, Vita/Liliyana peraih gelar juara China Master Supeseries 2007 sempat unggul 15-11, namun sayang ganda Saralee/Savitree mampu meraih poin satu demi satu menyamakan kedudukan menjadi 15-15.

Satu drive backhand silang Liliyana ke bidang kiri ganda Thailand tidak berhasil dikembalikan menambah satu poin bagi Vita/Liliyana 16-15. Kejar-kejaran angka pun terjadi lewat pertarungan yang mendebarkan penonton. Bola-bola yang diperkirakan tidak mampu dikembalikan kedua pasangan ternyata berhasil dikembalikan yang membuat decak kagum penonton kepada dua pasangan yang yang bertarung.

Saat kedudukan 19-19, satu pengembalian net dari Saralee yang begitu tipis bergukir di bibir net sulit diraih Vita, mengantar Thailand unggul game poin 20-19. Seluruh pendukung Thailand bersiap-siap ke pinggir lapangan untuk menyambut kemenangan Thailand meraih emas. Satu pengembalian bola drive Saralee nyangkut di net membuka peluang Indonesia menciptakan deuce 20-20.

Pertarungan perebutan poin di akhir game berjalan dramatis bagi kedua pasangan. Vita/Liliyana meraih satu poin lebih dulu menjadikan 21-20, kembali tersusul, 21-21 saat dropsot Saralee tak berhasil dijangkau Liliyana. Silih berganti perebutan poin, Vita/Liliyana tertinggal 22-23. Pada pertarungan yang sempat membuat jatuh Vita di lapangan menjadi incaran pasangan Thailand, namun Vita mampu bangkit lagi untuk menahan serangan smash pasangan Thailand. Satu bola pengembalian bola drive Vita yang sedikit lemah menyangkut di net memastikan Thailand meraih emas. Vita/Liliyana menyerah kepada Savitree/Saralee 22-24.

Dua tahun lalu di Laos, Thailand meraih perunggu setelah ditaklukkan Malaysia di semifinal. Sementara Indonesia kali ini harus puas meraih perak seperti perolehan dua tahun lalu yang kandas di final saat menghadapi Malaysia. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers