Malaysia International Challenge 2011 : Alamsyah Melaju, Panji dan Wisnu Terhenti
Posted by valsus on November 23, 2011
Bulutangkis.com – Pebulutangkis Indonesia, Alamsyah Yunus melangkah ke babak kedua setelah meraih kemenangan pada Malaysia International Challenge 2011 yang berlangsung di Sandakan, Sabah, Borneo, Malaysia pagi hari ini (Rabu, 23/11/11). Sementara dua pebulutangkis Indonesia yang juga telah turun bertanding, Panji Akbar dan Wisnu Yuli Prasetyo terhenti langkahnya.
Alamsyah yang menjadi unggulan satu meraih kemenangan atas pebulutangkis Thailand, Pannawit Thongnuam 21-16 21-18. Pada babak kedua yang akan berlangsung hari ini juga, Alamsyah akan menerima tantangan pebulutangkis tuan rumah Malaysia, Fang Yang Lim yang menaklukkan James Eunson dari Selandia Baru dalam pertarungan tiga game 21-11, 19-21, 21-19.
Selain Alamsyah, delapan pebulutangkis Indonesia meramaikan turnamen berelevel International Challenge dengan total hadiah USD 15000. Dua diantaranya, Panji Akbar dan Wisnu Yuli Prasetyo telah terhenti lebih awal. Panji Akbar, dihentikan pebulutangkis China Taipei, Han Chou Chu [11] dua game langsung 13-21, 14-21, sedangkan Wisnu Yuli terhenti di tangan pebulutangkis tuan rumah Malaysia, Wei Feng Chong [4] juga dua game langsung 15-21, 17-21.
Enam tunggal putra lainnya yang siap bertarung adalah Andre Marteen akan menghadapi Po Wei Cheng dari China Taipei. Riyanto Subagja menghadapi unggulan delapan dari Singapura, Robin Ganansa. Arief Ramadhan menghadapi Beryno Jiann Tze Wong dari Malaysia. Shesar Hiren Rhustavito akan menghadapi rekannya dari Indonesia, Achmad Rivai yang melaju dari babak kualifikasi kemarin (Selasa, 22/11/11). Dan Adnan Fauzi akan menghadapi unggulan sepuluh dari Jepang, Riichi Takeshita.
Tak hanya pada nomor tunggal putra, Indonesia juga menurunkan pebulutangkisnya pada nomor tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Di tunggal putri ada Febby Angguni, Hera Desiana, Fitriani, Mega Cahya Purnama Lestari, Yeni Asmarani, Bellaetrix Manuputty, Renna Suwarno dan Tike Arieda Ningrum. (*)







