SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Diapresiasi Candra Wijaya

Posted by valsus on November 27, 2011

SERANG – Kejuaraan bulu tangkis Bupati Serang Cup V yang digelar Pengcab PBSI Kabupaten Serang mulai  20  November di GOR Fla­mengo, Ke­pandean, Kota Serang di­­­apresiasi mantan pe­bulutangkis terbaik Indonesia Candra Wijaya. Candra mengapresiasi kejuaraan ini karena penyelenggaraan me­li­bat­­kan berbagai kelompok umur, ter­utama umur usia dini.
Candra Wijaya merupakan pe­bu­lu­tangkis yang meraih medali emas Olimpiade tahun 2000 di Sydney, Australia, dan salah seorang pemain gan­da putra terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. “Pen­ye­leng­garaan kejuaraan bulu tang­kis Bupati Cup ini merupakan kejuaraan yang tepat untuk pembinaan prestasi usia dini,” kata Candra saat ditemui di GOR Flamengo seusai memberikan pembinaan kepada anak didiknya yang akan tampil di kejuaraan ini, Selasa (22/11).
Menurutnya, kejuaraan bulu tangkis yang kelima kali digelar ini merupakan momen yang tepat untuk pembinaan pres­tasi pebulutangkis usia muda. “Saya menerjunkan anak didik saya pada kejuaraan ini dan akan saya dam­pingi sampai selesai. Pe­bu­lu­tang­kis asal klub Candra Wijaya untuk usia dini saya terjunkan sebanyak 10 orang, pe­mula dan dewasa 20 orang sebagai ajang pem­bi­naan re­ge­nerasi pebulutangkis,” paparnya.
Candra menilai, kejuaraan bulu tangkis Bupati Cup ini layak untuk diubah status kejuaraannya. “Ke­jua­raan ini sudah masuk kriteria pa­da kejuaraan tingkat nasional,” ujar­nya.
Hanya saja, lanjut Candra, sumber daya manusia (SDM) dan tempat penyelenggaraan harus bisa menampung penonton minimal 500 peserta. “Saya yakin Banten bisa me­lahirkan pebulutangkis muda yang handal dan berprestasi. Jika ke­giatan ini terus digelar dan ko­or­dinasi antara pengurus cabor bulu tangkis dan klub berjalan dengan maksimal,” ujarnya.
Kendati demikian, syarat mutlak untuk bisa me­lahirkan pebulutangkis berprestasi harus didukung dengan SDM pelatih. “Prestasi dalam pem­bi­naan pebulutangkis berprestasi ha­rus didukung dengan tersedianya pe­latih spesialis. Pelatih khusus ber­da­sarkan kelompok umur peserta didik yang akan dibina,” pungkasnya. (mg-12/alt/ags)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,798 other followers