Bulu Tangkis Indonesia Alami Masalah Regenerasi
Posted by valsus on December 4, 2011
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan, cabang olahraga bulu tangkis di Indonesia saat ini tengah menghadapi masalah regenerasi. Andi menilai, belum ada atlet bulu tangkis yang dapat menggantikan posisi atlet senior seperti Taufik Hidayat dalam pertandingan berskala internasional. Padahal, menurut Andi, prestasi Taufik Hidayat saat ini mulai meredup.
“Masalah ini harus bisa diselesaikan. Harus muncul atlet-atlet muda yang dapat bertanding pada kejuaraan Asian Games dan Olimpiade,” kata Andi pada diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (3/12/2011).
Pengamat olahraga Mahfudin Nigara mengatakan, persoalan regenerasi atlet terjadi karena tak setiap atlet memiliki kesempatan bertanding yang sama. Pada cabang olahraga tertentu, pimpinan cenderung bermain aman dan hanya menurunkan atlet yang telah berprestasi demi meraih atau mempertahankan medali emas.
“Hal ini seharusnya dibatasi. Atlet yang sudah turun di SEA Games sebanyak dua kali, harus naik tingkat ke Asian Games. Tak boleh turun di SEA Games atau PON. Jika tidak demikian, tidak akan lahir atlet baru,” kata Mahfudin. Atas hal ini, Andi mengatakan akan membicarakannya dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Setiap atlet memiliki hak untuk bertanding,” kata Andi.
Sementara itu, Penasehat INASOC Alex Noerdin, yang juga Gubernur Sumatera Selatan, mengatakan, persoalan regenerasi dapat diatasi dengan pendirian sekolah tinggi olahraga yang saat ini sedang digalak. Terkait hal ini, Andi mengamininya.
“Saat ini bakat alam saja tidak cukup. Bakat alam harus dipoles dengan sport science. Semua ada ilmunya,” kata Andi.







