SEMARANG, Kompas.com — Ketua PB Djarum Kudus Yoppy Rosimin menilai, tim Uber Indonesia harus bekerja keras pada babak kualifikasi zona Asia di Makau, 13-19 Februari 2012.
”Dibandingkan tim putra, Lindaweni Fanetri dan kawan-kawan harus berjuang ekstra keras untuk masuk babak utama di Wuhan, China, 20-27 Mei 2012,” kata Yoppy Rosimin ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (25/1/12).
Menurut dia, lawan yang akan dihadapi pebulu tangkis putri cukup berat meskipun tingkatnya hanya Asia. Pasalnya, pada SEA Games XXVI/2011 saja tim putri masih kalah dengan Thailand.
Thailand, kata dia, memiliki pemain muda yang berbahaya, yaitu Inthanon Ratchanok dan Tanongsak Saensomboonsuk (tunggal putri), serta ganda putri yang cukup tangguh, Duanganong Aroonesorn/Kunchala Voravichitchaikul. Kemudian, kata dia, tim putri juga menang susah payah atas Singapura yang mengandalkan Gu Juan dan Fu Mingtian (tunggal putri) serta pasangan Shinta Mulia Sari/Yao Lei (ganda putri).
”Kami juga masih bersaing dengan tim Taiwan dan Hongkong yang materi pemainnya cukup kuat. Tentunya ini perlu perjuangan ekstra keras dari pebulut angkis putri supaya lolos ke babak utama di China mendatang,” katanya.
Indonesia merebut Piala Uber sebanyak tiga kali, yaitu 1975-1976, 1994, dan 1996. Pada perebutan Piala Uber 2010 di Malaysia, Indonesia hanya sampai pada babak semifinal, sedangkan pada 2008 berhasil mencapai partai puncak.
Sebanyak 10 pemain putri ditetapkan masuk tim inti untuk dipersiapkan pada babak kualifikasi di Makau mendatang. Mereka adalah Lindaweni Fanetri, Adrianti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, dan Balleatrix Manuputy (tunggal).
Kemudian untuk ganda putri ada Meiliana Jauhari, Greysia Polii, Nitya Krishinda, Anneke Feinya Agustin, Liliyana Natsir, dan Shendy Puspa Irawati.
Untuk tim putra, kata dia, peluang melangkah ke babak utama cukup besar karena Indonesia masih lebih baik dibandingkan Malaysia, Thailand, Singapura, India, dan Taiwan.
”Kalau putra, saya masih optimistis bisa melenggang ke babak utama, tetapi kalau untuk putri sangat mengkhawatirkan,” kata Yoppy.
Tim putra Indonesia terdiri dari Taufik Hidayat, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka (tunggal), kemudian Markis Kido, Hendra Setiawan, Bona Septano, Muhammad Ahsan, Alvent Yulianto, dan Hendra Aprida Gunawan (ganda).
Like this:
Be the first to like this post.