SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Archive for January 6th, 2012

Korea Open Super Series Premier 2012 Simon : ‘’Saya kalah kuat’’

Posted by valsus on January 6, 2012

Bulutangkis.com – Simon Santoso dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari harus menelan pil pahit pada pertandingan babak perempatfinal Korea Open Super Series Premier 2012 yang berlangsung di Seoul Olympic Gymnasium, Seoul, Korea Selatan siang hari ini (Jumat, 06/01/12).

Menjadi harapan di nomor tunggal putra, Simon Santoso unggulan delapan tak berhasil menaklukkan pebulutangkis China, Du Pengyu yang tidak diunggulkan dalam pertarungan dua game 16-21, 19-21 dalam waktu 52 menit.

‘’Kali ini saya kalah kuat karena kondisi fisik setelah sakit juga belum kembali seratus persen. Saya tidak mau menjadikan ini sebagai alasan, namun kenyataannya ini memang ada pengaruhnya pada permainan tadi. Keadaan fisik seperti ini cukup mengganggu terutama saat adu rally,’’ ungkap Simon di akhir pertandingan seperti yang diungkapkannya di situs resmi PBSI.

‘’Lawan memang bermain lebih baik dari saya hari ini, dia ulet sekali. Sebetulnya bola-bola lawan tidak terlalu berbahaya, stroke pun masih unggul saya, namun fisik sudah tidak mendukung sehingga tidak bisa fokus dan pukulan kurang akurat jadi banyak mati sendiri,’’ tambah Simon yang akan mempersiapkan diri dalam beberapa hari lagi untuk mengikuti Malaysia Open Super Series 2012 pekan depan.

Nasib yang sama juga menimpa ganda putri Indonesia, Greysia Polii/ Meiliana Jauhari. Greysia/Meiliana yang menjadi unggulan delapan tak berhasil melewati unggulan empat dari Korea, Ha Jung Eun/ Kim Min Jung dalam pertarungan du agame yang berakhir dengan skor 8-21, 9-21.

‘’Kami harus banyak latihan lagi, terutama untuk mengembalikan power. Cedera memang sudah sembuh namun power saya belum sepenuhnya kembali, mungkin saat ini hanya sekitar tujuh persen saja. Pada pertandingan tadi, kami juga sudah berusaha mengejar poin namun lawan sepertinya memanfaatkan kondisi saya dengan menghindari permainan cepat dan terus memberi bola-bola lob, apalagi bola yang dipakai juga berat sementara lawan sudah terbiasa dengan hal ini,’’ ungkap Greysia mengenai pertandingannya di situs PBSI.

Kekalahan Simon dan Greysia/Meiliana membuat harapan meraih gelar juara kini tertumpu pada pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/ Liliyana Natsir. Sore hari ini Tantowi/Liliyana yang menempati unggulan empat akan menghadapi ganda tuan rumah Korea Selatan, Lee Yong Dae/Ha Jung Eun. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Lee Yong Dae, Sang Juara Sejati Di Hati

Posted by valsus on January 6, 2012

Bulutangkis.com – Pebulutangkis handal Korea Selatan, Lee Yong Dae yang meraih medali emas Olimpiade Beijing pada nomor ganda campuran bersama Lee Hyo Jung, memberikan donasi sebesar 10 juta Won Korea (8.700 USD) kepada SOLIBAD – Badminton tanpa Batas – sebelum berlangsung babak kedua Korea Open Superseries Premier 2012 di Seoul, Korea Selatan kemarin (Kamis, 05/01/12).

Pi Hongyan, Duta Besar Global dan Peter Gade, Duta Besar Khusus untuk Solibad, menerima cek dari sang pebulutangkis ajaib Korea Selatan atas nama Yayasan Kemanusiaan Dunia dalam satu acara yang disiarkan oleh SBS, saluran Televisi Nasional Korea Selatan.

”Saya senang bisa membantu Solibad sedikit dengan memberikan uang ini. Jumlah ini tidak besar, dan saya ingin berbuat lebih banyak untuk Solibad, tapi waktu kita diluar lapangan terbatas dan kami harus fokus pada pertandingan, terutama pada tahun Olimpiade. Tapi ketika saya melihat banjir di Thailand baru-baru ini, yang benar-benar mengerakkan hati saya dan saya ingin melakukan sesuatu untuk Thailand dan proyek-proyek bantuan Solibad lainnya,’’ ungkap Yong Dae.

Lee Yong Dae telah menjadi Duta Besar di Korea untuk Solibad dari awal dari petualangan pada bulan Desember 2009. Ia memperlihatkan dukungan besarnya sedari awal. Yong Dae juga meluangkan waktu untuk ikut berpartisipasi dalam acara ”Malam dengan Bintang” di Jenewa pada Maret 2011, di mana ia berpasangan dengan mantan Juara Olimpiade dan Legenda Korea, Park Joo Bong untuk pertama kalinya, pada ganda putra melawan Nathan Robertson/ Mathias Boe. Dia juga mendonasikan beberapa kemeja dan raket untuk dilelang bagi kepentingan yayasan.

Lee, yang saat ini menduduki peringkat 2 dunia berapasangan dengan rekannya Jung Jae Sung, selalu menunjukkan minat dan ketertarikan yang tinggi dalam proyek-proyek Solibad. Yong Dae selalu ikut ambil bagian pada turnamen-turnamen amal yang berlangsung di negerinya, untuk membantu beberapa proyek Yayasan Kemanusiaan. Ia juga menyumbangkan 25 juta Won Korea bagi Asosiasi Bulutangkis Korea untuk sekolah dasar pada kesempatan yang sama.

”Yong Dae sangat mendukung kegiatan Solibad, dia ada bersama kami di Jenewa pada acara yang luar biasa, dan ini isyarat baru yang membuktikan ia adalah seorang Duta Besar yang luar biasa besar bagi Yayasan kami. Sungguh luar biasa melihatnya bahwa pemain-pemain top seperti dia memberikan waktu atau uang untuk mendukung proyek-proyek yang melibatkan anak-anak di planet ini,” ungkap Pi Hongyan, Duta Besar Global untuk Solibad.

Raphaël Sachetat, pendiri Solibad menambahkan, Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Lee Yong Dae untuk sumbangan yang fantastis. Aksi ini sangat menyentuh banyak orang, uang ini sangat berarti banyak bagi kita, ini bias membuat perubahan-perubahan penting dalam kehidupan anak-anak yang kita bantu lewat proyek Solibad. Kami akan menyumbangkan sebagian dari uang ini untuk proyek di Brazil, di mana anak-anak dari lingkungan kekerasan di kota-kota Brazil telah dimasukkan kembali pada jalur yang tepat dan sekarang bermain bulutangkis. Juga akan membantu Solibad pada proyek mendatang di Thailand seperti yang diinginkan Lee Yong Dae – untuk menolong anak-anak yang terkena banjir baru-baru ini. Seperti biasa, kami akan memastikan bahwa sumbangan uang yang diterima akan digunakan secara hati-hati.’’ (Solibad)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Korea Open Super Series Premier 2012 : Hanya Tiga Wakil di Perempatfinal

Posted by valsus on January 6, 2012

Bulutangkis.com – Setelah pasangan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir lolos ke babak perempatfinal, Indonesia kembali hanya mampu meloloskan dua wakil lainnya, Greysia Polii/Meiliana Jauhari dan Simon Santoso melangkah ke babak perempatfinal. Sementara tiga wakil lainnya terhenti di babak kedua hari ini (Kamis, 05/01/12).

Pada pertandingan babak kedua hari ini, pasangan Greysia/ Meiliana menghentikan langkah pasangan ganda putri Denmark, Line Damkjaer Kruse/ Marie Roepke dua game langsung 21-10, 21-14. Ini merupakan pembalasan Greysia/Meiliana dari Line/Marie pada ajang All England Open Superseries Premier 2011 yang takluk dalam pertarungan dua game 20-22, 16-21.

Greysia mengalami cedera bahu usai pertandingan di Chinese Teipei Open Grand Prix Gold 2011, sehingga absen pada beberapa turnamen, salah satunya dicoret kesertaannya pada ajang SEA Games 2011 untuk proses pemulihan cederanya.

‘’Sejauh ini kondisi saya pasca cedera baik-baik saja, progressnya juga bagus, di lapangan sudah tidak terasa sakitnya. Saya juga sudah membuang kekhawatiran kalau cederanya kambuh lagi. Kini saya lebih banyak mencari akal, harus pintar-pintar bagaimana mematikan bola dengan cara yang lebih efektif,’’ ungkap Greysia di situs PBSI.

Selanjutnya di babak perempatfinal Greysia/Meiliana yang menempati unggulan delapan akan menghadapi pasangan Korea Selatan unggulan empat, Ha Jung Eun/ Kim Min Jung yang mengkandaskan ganda China, Cheng Shu/Pan Pan 21-16, 21-13.

Sayang pasangan ganda putri Indonesia lainnya, Vita Marissa/ Nadya Melati harus terhenti langkahnya pada babak kedua saat berhadapan dengan pasangan ganda Korea, Jung Kyung Eun/ Kim Ha Na. Vita/Nadya menyerah di tangan Jung/Ha dalam pertarungan tiga game 21-16, 19-21, 9-21.

‘’Kami sebetulnya kurang sabar dan kurang tenang, karena sudah unggul di gim pertama kami ingin buru-buru mematikan bola. Pada gim ketiga kami kalah stamina, fisik sudah terkuras dan sulit untuk fokus, sementara pasangan Korea ini kuat sekali,” ungkap Nadya di situs PBSI.

Simon Santoso yang menjadi satu-satunya harapan di nomor tunggal putra membuka peluang untuk meraih gelar juara dengan meraih kemenangan atas pebulutangkis Inggris, Rajiv Ouseph 21-18, 21-13.

Pada babak perempatfinal besok, Simon yang menempati unggulan delapan akan menghadapi pebulutangkis China, Du Pengyu. Langkah Du menapak babak perempatfinal setelah menyingkirkan pebulutangkis Hong Kong, Hu Yun dalam pertarungan tiga game 21-5, 14-21, 21-19. Sebelumnya di babak pertama Du menekuk unggulan empat dari Denmark, Peter Hoeg Gade dua game langsung 21-9, 21-12.

Setelah tidak satu pun wakil pada nomor tunggal putri, kini ganda putra juga harus kehilangan kesempatan meraih gelar juara. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido/ Hendra Setiawan harus tersingkir di tangan pasangan ganda Jerman, Michael Fuchs/Oliver Roth dalam pertarungan dua game 17-21, 19-21.

Satu kekalahan lagi di derita di nomor ganda putra melalui pasangan Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan. Alvent/Hendra AG harus kalah tragis melawan pasangan ganda Korea Selatan, Lee Yong Dae/ Jung Jae Sung.

Pada game pertama Alvent/Hendra meraih kemenangan 21-16 atas Lee/Jung. Game kedua Alvent/Hendra yang tetap unggul sepanjang game hingga 18-15, gagal mengakhiri game dengan kemenangan atas Lee/Jung yang mampu mengejar menjadi 18-18. Alvent/ Hendra AG akirnya menyerah atas Lee/Jung dengan skor 19-21.Game ketiga menjadi antiklimaks, Alvent/Hendra AG tak berdaya mengimbangi permainan Lee/Jung dan menyerah dengan skor 13-21.

‘’Pada saat unggul 18-15, kami terlalu buru-buru ingin menyelesaikan permainan. Sebisa mungkin kami harus menang straight game, karena kalau bermain rubber game, fisik mereka jauh lebih kuat dibanding kami. Pada gim ketiga kami sudah habis, kalah stamina,” ungkap Hendra AG usai pertandingan kepada jurnalis PBSI yang mengikuti pertandingan langsung. (*)

Hasil pertandingan babak kedua (Kamis, 05/01/12)
Ganda Campuran:
- Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [4][Indonesia] vs Noriyasu Hirata/Miyuki Maeda [Japan] 21-14, 21-12
Tunggal Putra:
- Simon Santoso [8] [Indonesia] vs [England] Rajiv Ouseph 21-18, 21-13
Ganda Putri:
- Meiliana Jauhari/Greysia Polii [8] [Indonesia] vs Line Damkjaer Kruse/Marie Roepke [Denmark] 21-10, 21-14
- Kyung Eun Jung/Ha Na Kim [Korea] vs Vita Marissa/Nadya Melati [Indonesia] 16-21, 21-19, 21-9
Ganda Putra:
- Michael Fuchs/Oliver Roth [Germany] vs Markis Kido/Hendra Setiawan [Indonesia] 21-17, 21-19
- Jae Sung Jung/Yong Dae Lee [2][Korea] vs Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan [Indonesia] 16-21, 21-19, 21-13.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.