SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Jepang Siap Cetak Rekor Baru

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 22, 2013

Bulutangkis.com – Menempati posisi non unggulan di grup D semangat yang luar biasa dari para pemain Jepang membuat mereka mampu membalikkan keadaan dan mendepak Denmark dari tahta juara. Kenichi Tago menjadi pahlawan di sektor tunggal sedangkan Takahashi bersaudara di sektor putri mengamankan dua poin untuk memastikan kemenangan Jepang. Hasil ini sekaligus membuat Jepang terhindar dari China serta membuka peluang bagi tim negeri sakura untuk mengukir sejarah baru melenggang ke empat besar.

Seperti yang dikatakan oleh kepala pelatih Jepang, Park Joo Bong, sektor ganda campuran merupakan yang terlemah dimiliki oleh Jepang. Namun duo Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda tidak lantas menyerah begitu saja kepada peraih perunggu Olimpiade London 2012, Joachim Fischer/Christinna Pedersen. Sempat merebut gim pertama, 21-17, Hirokatsu/Miyuki harus merelakan dua gim berikutnya setelah berjibaku lebih dari satu jam, 15-21, 18-21.

Tunggal nomor satu Jepang, Kenichi Tago tidak gentar menghadapi Jan O Jorgensen di pertandingan selanjutnya meskipun dari catatan empat pertemuan terakhir, Tago senantiasa menelan kekalahan. Takluk 13-21 di gim pertama, Tago berhasil memaksakan rubber dengan merebut set kedua, 21-19. Pada awal gim ketiga sempat terjadi beberapa kontroversi tentang keputusan hakim garis dan kesalahan servis yang dilakukan oleh Jorgensen. Keputusan yang tak disangka juga terjadi pada momen-momen krusial saat Tago unggul 25-24 atas Jorgensen. Saat kedua pemain mengira poin akan menjadi milik Tago namun keputusan wasit justru berpihak kepada Denmark sehingga skor kembali imbang 25-25. Beruntung Tago tidak terpengaruh dengan kejadian ini dan sukses merebut kemenangan 27-25.

“Ini adalah pertandingan pertama saya di turnamen ini dan saya merasa sedikit gugup. Saya tidak mampu bergerak leluasa di lapangan tapi saya sangat senang bisa memenangkan pertandingan,” ujar Tago tentang permainannya.

“Saya tidak memikirkan perihal menang-kalah. Menurut kepala pelatih (Park Joo Bong), target kami adalah lolos ke empat besar, namun secara personal keinginan saya adalah bertanding menghadapi Chen Long dan Lee Chong Wei,” lanjutnya kemudian.

Kampiun Superseries Finals 2012, Mathias Boe/Carsten Mogensen kembali membawa Denmark unggul 2-1 usai menekuk duet Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, 21-12, 16-21, 21-16. Namun Jepang kembali menyamakan kedudukan setelah Sayaka Takahashi menundukkan tunggal Denmark, Line Kjaersfeldt, 21-18, 21-15.

Tak mau kalah dengan prestasi sang adik, Ayaka Takahashi yang menggandeng Misaki Matsutomo akhirnya menjadi kunci kemenangan Jepang atas Denmark setelah berhasil mengandaskan duo nomor satu Eropa, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. Sempat tertinggal di paruh awal gim pertama hingga kedudukan 10-13, duo Jepang mampu memanfaatkan kesalahan beruntun yang dikoleksi oleh pasangan Denmark sehingga merebut kemenangan 22-20, 21-16. Keberhasilan ini sekaligus membalas kekalahan Ayaka/Misaki pada turnamen Superseries Finals 2012 yang lalu.

Dengan hasil ini Jepang berhak untuk menjadi yang terbaik di grup D dan mengikuti jejak Taiwan menggusur sang unggulan (kali ini Denmark) dari tahta juara. Berdasarkan hasil undian drawing perempat final, Jepang akan menantang Thailand yang menjadi runner up grup B setelah menelan kakalahan atas Korea Selatan 0-5. Siapapun dari kedua tim ini yang berhasil menang akan mencetak sejarah baru sebagai tim pertama di luar powerhouse badminton (China, Korea Selatan, Indonesia, Denmark, Malaysia) yang berhasil melenggang ke babak semifinal.

Sementara itu pada perseteruan divisi 2 grup A, Rusia kembali mengamankan peluangnya dengan memetik kemenangan atas Swedia 3-2 setelah sebelumnya kalah 1-4 atas Skotlandia. Meskipun tak memainkan Nina Vislova, kematangan para pemain putri dan ganda putra Rusia membuat mereka mampu memetik kemenangan tipis. Sementara itu Skotlandia masih memimpin sementara klasemen ini setelah kembali meraih kemenangan 4-1 atas Amerika Serikat. Halim Haryanto yang sempat dideutkan dengan Jamie Subandhi di sektor campuran masih tidak mampu membendung duo senior Robert Blair/Imogen Bankier, 13-21, 6-21. Satu-satunya poin Amerika Serikat di sumbang oleh Eva Lee/Paula Lynn yang menang atas Kirsty Gilmour/Caitlin Pringle, 21-11, 21-11. (FEY)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s