SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    February 2017
    M T W T F S S
    « Jan    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,705 other followers

Kunci Utama Mutiara Cardinal dalam Membina Pemain

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 26, 2017


1723470mutiara-juara-1780x390SURABAYA, KOMPAS.com – Manajer Mutiara Cardinal, Umar Djaidi, membeberkan sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan dalam membina para pemainnya.

Hal itu dinyatakan Umar pasca-keberhasilan Mutiara menjuarai Djarum Superliga 2017 di DBL Arena, Surabaya, Sabtu (25/2/2017).

“Saya rasa faktor yang membuat kami seperti ini adalah atmosfer pembinaan. Selain itu, perlu diperhatikan juga soal hubungan interpersonal,” kata Umar seraya tersenyum.

Sang pelatih, Devi Sukma, melontarkan pendapat senada. Ia menyebut bahwa keharmoisan adalah hal terpenting dalam tim.

“Saya sudah kenal (para pemain) sejak mereka masih kecil. Kami tak punya kendala dalam berkomunikasi, khususnya mengenai siapa yang akan main dan tidak,” ucap Devi.

Butuh penantian panjang bagi klub asal Bandung tersebut untuk meraih gelar Superliga perdana. Mereka kali pertama mengikuti ajang ini pada 2007.

Kebanggaan Mutiara semakin berlipat karena mereka menjadi juara dengan mengandalkan pemain binaan sendiri.

“Awalnya kami prediksi hanya menang 3-2 karena materi pemain lawan yang lebih bagus. Namun, ternyata hasilnya melampaui target,” tutur Umar.

Seusai juara, Mutiara mengaku belum memikirkan soal bonus. Mereka hanya berharap prestasi ini bisa memberikan manfaat untuk pembinaan selanjutnya.

Kemenangan 3-0 Mutiara diraih oleh Hanna Ramadini (tunggal), pasangan Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah, dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal).

Hanna menyumbangkan angka pertama untuk Mutiara setelah meraih kemenangan 21-15 21-10 atas pemain kelahiran China, Zhang Beiwen.

Kemudian, Yulfira/Tiara berhasil memetik kemenangan dari pasangan Rizki/Amelia Pradipta/Greysia Polii dengan skor 21-15, 21-14.

Gelar juara Superliga dipastikan jatuh ke tangan Mutiara setelah Gregoria memang atas Yip Pui Yin dengan 21-18, 21-18

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Tokoh | Leave a Comment »

Tim Putri Mutiara Cardinal Juara Djarum Superliga 2017

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 26, 2017


1555176mutiara-juara780x390SURABAYA, KOMPAS.com – Tim putri Mutiara Cardinal Bandung mengaku tak menyangka bisa keluar sebagai juara pada Djarum Superliga 2017.

Mutiara meraih gelar juara berkat skor kemenangan 3-0. Tiga angka tersebut diraih oleh Hanna Ramadini (tunggal), pasangan Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah, dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal).

Gelar Superliga ini tentu menjadi kebanggaan bagi Mutiara karena mereka seratus persen mengandalkan pemain binaan sendiri.

“Kami tak menduga bakal over target karena sebelumnya hanya mengincar skor 3-2. Hari ini kami menang mudah,” ujar Manajer Mutiara, Umar Djaidi.

“Saya berharap kemenangan ini akan memberikan manfaat untuk pembinaan berikutnya,” tutur Umar menambahkan.

Bagi Mutiara, gelar Superliga ini adalah yang perdana sejak kali pertama berpartisipasi pada 2007.

“Saya cuma bermain lepas saja, tidak ada yang lain,” kata Gregoria yang berhasil mengalahkan Yip Pui Yin.

Sementara itu, posisi ketiga regu putri diraih oleh klub asal Jepang, Hokuto Bank, seusai menundukkan Tjakrindo Masters dengan skor 3-2.

Berikut ini adalah hasil lengkap laga antara Berkat Abadi dan Mutiara Cardinal, Sabtu (25/2/2017).

WS1: Zhang Beiwen (BERKAT ABADI) Vs Hanna Ramadini (MUTIARA CARDINAL) 15-21, 10-21

WD1: Rizki Amelia Pradipta/Greysia Polii (BERKAT ABADI) Vs Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah (MUTIARA CARDINAL) 15-21, 14-21

WS2: Yip Pui Yin (BERKAT ABADI) Vs Gregoria Mariska Tunjung (MUTIARA CARDINAL) 18-21, 18-21

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tim Jepang Hokuto Bank Jadi Juara 3 Djarum Superliga 2017

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 25, 2017


csm_22_73f33d_d130bd488fREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tim putri asal Jepang, Hokuto Bank menjadi juara 3 dalam Djarum Superliga Badminton 2017. Dalam laga perebutan gelar juara 3, Hokuto Bank mengalahkan tim tuan rumah Tjakrindo Masters Surabaya dengan 3-2.

Tjakrindo Masters unggul lebih dulu dengan 1-0 melalui tunggal pertamanya, Fitriani yang berhasil mengalahkan wakil Hokuto Bank, Saena Kawakami dengan 21-14 dan 21-9. Hokuto Bank mampu menyamakan kedudukan setelah ganda pertamanya, Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara mengalahkan Ni Ketut Maharani/Meirisa Cindy dengan 21-11 dan 21-12.

Hokuto Bank berbalik unggul menjadi 2-1 melalui tunggal keduanya, Rei Nagata yang mengalahkan Aprilia Yuswandari dengan mudah, 21-9 dan 21-19. Tjakrindo Masters mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah ganda kedua mereka yang merupakan sewaan dari Jepang, Miki Kashihara/Miyuki Kato menang dari ganda kedua Hokuto Bank, 22-20, 20-22 dan 21-13.

Partai kelima sebagai penentuan kemenangan digelar antara tunggal kedua Tjakrindo Masters, Miku Yasuda melawan wakil Hokuto Bank, Yuri Nakamura. Kemenangan diraih Yuri dengan 21-12 dan 21-14

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum dan Musica Kembali Bertemu di Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 25, 2017


SURABAYA, Kompas.com – Ganda putra Lee Yong Dae/Kim Sa Rang menjadi penentu kemenangan tim Musica Champions di laga semifinal Djarum Superliga 2017. Lee/Kim menaklukkan Hendra Setiawan/Yoo Yeon Seong dari Berkat Abadi dengan skor 21-15, 21-17.

Dua angka kemenangan sebelumnya disumbangkan pasangan ganda putra Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian dan pemain tunggal putra Jonatan Christie.

Dengan kemenangan 3-1 tim Musica Champions berhak atas tiket final menyusul tim Djarum kudus yang sudah lebih dulu melaju. Djarum Kudus lolos ke final dengan mengalahkan Mutiara Cardinal Bandung dengan skor 3-1.

Pertemuan Djarum dan Musica Champions di final lusa merupakan ulangan Djarum Superliga 2015 di Bali. Kala itu Djarum dikalahkan Musica Champions dengan skor 2-3.

“Lawan Musica, kami sudah tahu penampilan mereka dari abak awal, materi pemain mereka sudah kami kenal. Yang jelas di partai final nanti kami akan berusaha untuk menjaga kondisi atlet-atlet di dalam tim,” ujar manajer tim Djarum Kudus, Fung Permadi.

“Kami ada waktu satu hari istirahat. Saya usahakan mereka bisa recovery dengan cepat, itu yang paling penting untuk di jaga. Jadi pas di final bisa tampil dengan semangat dan tubuh yang lebih segar,” tambahnya.

Laga final beregu putra bakal dilangsungkan Minggu (26/2) pukul 13.00 WIB. Sedangkan perebutan posisi ketiga dan keempat dijadwalkan besok (Sabtu, 25/2), pukul 16.00 WIB.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Hera Penentu Cardinal Lolos ke Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 25, 2017


SURABAYA, Kompas.com – Hera Desi Ana Rachmawati malam ini menjadi pahlawan untuk klubnya, Mutiara Cardinal Bandung.

Kemenangan Hera atas Yasuda Miku (Tjakrindo Masters), dengan skor 18-21, 21-8, 21-17 membawa Mutiara melaju ke final Djarum Superliga 2017. Mutiara Cardinal Bandung akhirnya hentikan Tjakrindo Masters dengan skor 3-2.

Hera mengakui kalau dirinya sempat dilanda ketegangan turun sebagai penentu nasib timnya di partai kelima. Apalagi ia awalnya yakin pasangan ganda putri Suci Rizki Andini/Yulfira Barkah mampu menutup perjuangan tim Mutiara di semifinal dengan kemenangan.

“Di gim pertama saya mainnya belum lepas, masih kebanyakan mikir kalau kalah bagaimana? Soalnya ini kan penentuan. Di gim kedua saya main lebih tenang, ubah pola main jadi tidak buru-buru supaya nggak mati-mati sendiri,” ujar Hera yang dijumpai usai pertandingan.

“Turun di partai penentu sangat menegangkan pastinya, tetapi saya ada kemauan untuk ke final. Saya berusaha enjoy saja dan malah jadi menang. Saya awalnya yakin Suci/Yulfira menang, tetapi saya kaget waktu mereka kalah. Tetapi saya tadi sudah siap untuk main,” sebutnya.

“Kalau bisa juara, saya benar-benar senang karena bisa mengangkat klub yang sudah 10 tahun belum bisa masuk final superliga,” tambah Hera yang sudah mengantongi tujuh gelar tunggal putri di ajang Djarum Sirkuit Nasional.

Berikut hasil pertandingan laga semifinal antara Mutiara Cardinal Bandung vs Tjakrindo Masters (3-2)
Hanna Ramadini vs Fitriani 17-21, 15-21
Nisak Puji Lestari/Tiara Rosalia Nuraidah vs Ni Ketut Mahadewi Istarani/Meirisa Cindy Sahputri 17-21, 21-14, 21-17
Gregoria Mariska Tunjung vs Isra Faradila 21-18, 21-11
Suci Rizki Andini/Yulfira Barkah vs Miki Kashihara/Miyuki Kato 15-21, 14-21
Hera Desi Ana Rachmawati vs Miku Yasuda 18-21, 21-8, 21-17

Partai final beregu putri akan dimainkan besok (Sabtu, 24/2), mulai pukul 11.00 WIB.

Berikut jadwal selengkapnya :
Hasil Semifinal Beregu Putri
Jumat, 24 Februari 2017, 14.00 WIB
Berkat Abadi vs Hokuto Bank 3-1
Mutiara Cardinal Bandung vs Tjakrindo Masters 3-2

Jadwal Perebutan Posisi Ketiga dan Keempat Beregu Putri
Sabtu, 25 Februari 2017, pukul 09.00 WIB
Hokuto Bank vs Tjakrindo Masters

Jadwal Final Beregu Putri
Sabtu, 25 Februari 2017, 11.00 WIB
Berkat Abadi vs Mutiara Cardinal Bandung

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Hokuto Bank, Satu-satunya Tim Asing di Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 24, 2017


SURABAYA, Kompas.com – Tim Hokuto Bank menjadi satu-satunya klub asing yang berhasil menembus babak semifinal Djarum Superliga 2017. Akan tetapi, tim Hokuto Bank mengaku kecewa akan hasil pertandingan hari ini. Klub asal Jepang ini menduduki peringkat kedua di grup Y, satu tingkat di bawah tim Mutiara Cardinal Bandung, usai kekalahan 2-3 di final penyisihan.

“Kami kecewa dengan kekalahan 2-3, tetapi besok kami akan tetap semangat untuk bertanding di semifinal,” kata Sho Sasaki, mantan pemain tunggal putra Jepang yang kini melatih tim Hokuto Bank.

Perebutan juara grup Y berlangsung petang ini di stadion DBL Arena. Dua angka pertama diamankan Hokuto Bank lewat kemenangan Saena Kawakami atas Hanna Ramadini dengan skor 21-17, 15-21, 21-18, serta pasangan ganda putri Matsutomo Mayu/Nagahara Wakana atas Nisak Puji Lestari/Tiara Rosalia Nuraidah dengan skor 21-13, 21-12.

Tertinggal dua angka, tim Mutiara Cardinal Bandung pun bangkit lewat kemenangan Gregoria Mariska yang mengalahkan Nagata Rei, 21-11, 21-16. Mutiara menyamakan kedudukan dengan merebut partai keempat lewat pasangan Suci Rizki Andini/Yulfira Barkah yang mengalahkan Uratani Natsumi/Murayama Yumi dengan skor 21-17, 21-15.

Kemenangan Mutiara ditentukan oleh pemain tunggal putri Hera Desi Ana Rachmawati yang menang straight game dengan skor 21-10, 22-20.

Di semifinal, Hokuto Bank akan berhadapan dengan tim Berkat Abadi. Sementara partai semifinal lainnya mempertemukan tim Mutiara Cardinal Bandung dan Tjakrindo Masters.

“Untuk pertandingan semifinal besok, tidak ada persiapan khusus, kami mengandalkan kerjasama tim. Kami berharap penampilan kami di semifinal lebih baik dari hari ini,” ungkap Sho. “Kami akan mencari tahu kekuatan lawan, informasi ini bakal kami manfaatkan untuk mengatur strategi di lapangan,” ungkapnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Delapan Tim Lolos ke Babak Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 24, 2017


SURABAYA, Kompas.com – Memasuki hari ketiga babak penyisihan grup Djarum Superliga 2017, delapan tim telah memastikan tiket semifinal. Sebanyak empat tim putra dan empat tim putri telah menduduki peringkat dua besar di masing-masing grup, satu laga terakhir di penyisihan besok tinggal menentukan posisi juara grup.

Di sektor beregu putra ada tim Musica Champions dan Mutiara Cardinal Bandung yang menempati dua posisi puncak di grup A. Sedangkan di grup B ada Djarum Kudus dan Berkat Abadi.

Tim Berkat Abadi juga masuk semifinal di sektor putri bersama Tjakrindo Masters di grup X. Sementara di grup Y, tim Mutiara Cardinal Bandung dan Hokuto Bank juga lolos.

“Ini adalah kemenangan ketiga, kami turun dengan kekuatan penuh. Penampilan anak-anak bagus dan mereka bisa menikmati pertandingan,” ujar Denny Danuaji, pelatih tim Mutiara Cardinal Bandung.

“Dari awal kami sudah lihat ada peluang untuk ke semifinal, tetapi kami harus menjaga konsistensi permainan,” tambah Denny.

Tim Mutiara Cardinal Bandung berhasil memenuhi target ke semifinal baik di beregu putra maupun putri. Pada laga hari ini, tim yang diperkuat Chong Wei Feng (Malaysia) ini berhasil mengalahkan tim Hitachi dengan skor 5-0.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tommy Sugiarto Juara Thailand Masters 2017

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 13, 2017


BANGKOK, KOMPAS.com – Pebulu tangkis tunggal putra nasional, Tommy Sugiarto, berhasil menjadi juara pada final Thailand Masters 2017, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (12/2/2017).

Tommy meraih kemenangan dua gim sekaligus atas pemain tuan rumah, Kantaphon Wangcharoen, dengan kedudukan 21-17, 21-11. Laga ini berlangsung selama 40 menit.

Kantaphon mengawali pertandingan gim pertama dengan keunggulan dua poin. Namun, Tommy tetap bermain tenang dan perlahan sanggup menyaingi perolehan angka pemain tuan rumah.

Setelah keduanya saling mengejar poin, Tommy akhirnya berhasil menutup fase interval dengan keunggulan 11-9 atas Kantaphon.

Selepas interval, Tommy sukses menjaga performanya. Meski Kantaphon memberikan perlawanan sengit, Tommy terus meraih poin dan mampu memenangi gim pertama dalam waktu 20 menit.

Pada gim kedua, Tommy masih tampil prima. Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu berhasil meraih lima angka beruntun dan unggul 5-0 atas Kantaphon.

Kantaphon tak lantas tertekan. Ia tetap berupaya keras untuk keluar dari pola permainan Tommy.

Di sisi lain, Tommy tidak kehilangan konsentrasinya. Ia menambah keunggulannya menjadi 11-14, dan kemudian menjadi 15-7.

Sejak itulah, Tommy semakin mendominasi permainan. Perolehan poin dia sudah tak dapat dikejar lagi oleh Kantaphon.

Tommy akhirnya berhasil memenangi gim kedua. Dia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil meraih gelar pada Thailand Masters 2017.

Bagi Tommy, prestasi kali ini adalah gelar turnamen grand prix kelima sepanjang kariernya.

Sebelumnya, Tommy pernah meraih gelar pada turnamen Taiwan Terbuka (2011), Rusia Terbuka (2015), Vietnam Terbuka (2015), dan Indonesia Masters (2015).

Berikut adalah hasil pertandingan final Thailand Masters 2017.

WD: Chen Qingchen/Jia Yifan (1-CHN) vs Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (2/THA): 21-16, 21-15

WS: Busanan Ongbumrungphan (1/THA) vs Aya Ohori (4/JPN): 21-18, 21-16

MD: Lu Ching Yao/Yang Po Han (TPE) vs Huang Kaixiang/Wang Yilyu (6/CHN): 21-19, 21-23, 21-16

XD: Zhang Nan/Li Yunhui (5/CHN) vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (2/THA): 21-11, 20-22, 21-13

MS: Kantaphon Wangcharoen (THA) vs Tommy Sugiarto (3/INA): 21-17, 21-11

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Hasil Malaysia Masters 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 23, 2017


SIBU, KOMPAS.com – Indonesia berhasil meraih satu gelar pada turnamen Malaysia Masters 2017. Gelar tersebut didapat pasangan ganda putra, Berry Angriawan/Hardianto.

Pasangan yang baru ditandemkan pada turnamen level grand prix gold ini menang atas wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzudin, dengan 21-19, 21-12 di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia, Minggu (22/1/2017).

“Pada awal gim pertama, kami kalah start dan musuh lebih siap menyerang. Setelah itu, kami dapat pola mainnya dan bisa mengejar ketinggalan dan bisa memenangi gim pertama,” kata Hardianto seperti dilansir Djarumbadminton.com.

“Mulai gim kedua, kami lebih rileks saat bermain. Pasangan Malaysia juga banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Hardianto.

Lima gelar juara Malaysia Masters terbagi rata ke lima negara berbeda yaitu Thailand, Indonesia, Malaysia, India, dan Hong Kong.

Malaysia mendapatkan gelar lewat jagoan mereka di nomor ganda campuran pasangan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing yang mengalahkan rekan sesama pelatnas, Goh Soon Huat/Shevron Jemie Lai.

Malaysia punya peluang untuk mendulang dua gelar. Namun, kesempatan tersebut digagalkan wakil Indonesia, Berry/Hardianto yang menjadi satu-satunya wakil pada laga puncak. (Delia Mustikasari) 

Berikut hasil pertandingan final Malaysia Masters, Minggu (22/1/2017): 

WD: Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (1-THA) vs Poon Lok Yan/Tse Ying Suet (HKG) 21-17, 21-9

MS : Ng Ka Long Angus (1-HKG) vs Lee Hyun Ill (5-KOR) 14-21, 21-15, 10-9 (ret)

XD: Goh Soon Huat/Shevron Jemie LAI (MAS) vs Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (2-MAS) 17-21, 9-21

MD: Goh Sze Fei/Nur Izzudin (MAS) vs Berry Angriawan/Hardianto (INA) 19-21, 12-21

WS: Saina Nehwal (1-IND) vs Pompawee Chochuwong (THA) 22-20, 22-20

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

28 Atlet Lolos Audisi PB Mutiara Cardinal Bandung

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 16, 2017


Sebanyak 28 atlet muda akhirnya berhasil meraih beasiswa bulutangkis dari PB Mutiara Cardinal Bandung. Sukses ke 28 atlet muda yang meraih beasiswa ini menyisihkan 302 peserta audisi yang mendaftar mengikuti audisi di awal tahun ini.

Dibanding tahun lalu (2016) jumlah peserta kali ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti sebanyak 274 peserta. Tak hanya jumlahnya saja yang meningkat, namun secara kualitas peserta audisi juga dinilai meningkat oleh Umar Jaidi M.Pd, pembina klub PB. Mutiara Cardinal Bandung.

“Melihat persaingan yang cukup ketat, para pelatih yang membawa atlet-atletnya kelihatannya sudah melakukan seleksi lebih awal di klubnya masing-masing,” sebut Umar Jaidi kepada Bulutangkis.com saat pengumuman hasil audisi hari Sabtu (14/1).

Sebelumnya di saat pembukaan audisi pada hari Minggu (8/1), peserta audisi mendapat suguhan pertandingan atlet PB Mutiara Cardinal antara Mochammad Rehan Diaz melawan Auditya Alpha Hidayat. Laga Rehan melawan Auditya yang merupakan jebolan audisi tahun 2011 ini, menjadi tontonan yang menarik bagi pesertai audisi yang datang dari berbagai daerah Indonesia. Ini menjadi partai ulangan saat mereka berlaga di ajang semifinal Kejurnas PBSI 2016 berlangsung di Solo awal bulan Desember 2016. Selain itu keduanya juga pernah bertemu di ajang final Djarum Sirnas Jawa Timur tahun 2015 (video pertandingan ada di bawah artikel).

Seperti tahun-tahun lalu, para pesertai audisi melewati beberapa tahapan audisi. Pada tahapan awal seluruh peserta audisi melewati tahapan game di antara kelompok usia atlet. Disini peserta audisi dinilai teknik bermain dan daya juangnya. Penilaian tahap pertama dengan menggunakan sistem gugur untuk masuk ke tahapan karantina.

Melewati tahapan game sebanyak 46 atlet muda masuk ke tahapan karantina. Selama masa karantina atlet-atlet dinilai dari beberapa aspek seperti kemampuan teknik, taktik, fisik, mental, postur dan attitude. Akhirnya 28 orang berhasil menerima beasiswa bulutangkis dari PB Mutiara Cardinal. Satu diantaranya, Angelica Febriana T. kelahiran tahun 2002 merupakan peserta dari Jayapura.

PB Mutiara Cardinal Bandung sebagai salah satu klub bulutangkis elit di Indonesia secara teratur mampu menjadi salah satu penyuplai atlet bulutangkis Indonesia ke Pelatnas Cipayung. Saat ini beberapa atlet PB Mutiara Cardinal menjadi skuad Pelatnas Cipayung, di ataranya Tiara Rosalia Nuraidah, Ricky Karanda Suwardi, an Gregoria Mariska dan Firman Abdul Kholik.

Atlet-atlet muda PB Mutiara Cardinal mampu bersaing dengan atlet-atlet muda klub bulutangkis elit lainnya. Tercatat PB Mutiara Cardinal mampu merebut Piala Pembangunan Jaya Cup secara berturut-turut tiga kali (2013, 2014 dan 2015), yang merupakan kejuaraan bulutangkis junior beregu campuran.

“Mudah-mudahan dari hasil rekrut audisi tahun ini, pada tiga empat tahun yang akan datang bisa berprestasi dan menjadi skuat Pelatnas Cipayung,” ujar Umar Jaidi. (*)

Nama-nama 28 Atlet yang lolos Audisi PB Mutiara Cardina Bandung tahun 2017 (nama atlet, tahun kelahiran, dan asal kota) :
Anak-anak Putra :
1. Afleta Jala Dara (2006 – Banjarnegara)
2. Thaqif Fatah Hidayat (2006 – Depok)
3. Mohammad Arief Muharam (2005 – Depok)
4. Radifa Dzimar Alghifari (2006 – Kuningan)
5. M Dafa Putraliady (2005 – Bandung)

Anak-anak Putri :
6. Sausan Dwi Ramadhan (2006 – Depok)
7. Aliya Zahra Ma’rufah (2006 – Majenang)
8. Nisrilinaa Husniyyah R (2005 – Ciamis)
9. Dina Aulia Fajrin (2005 – Jakarta)

Pemula Putra :
10. Shareef Fahd B (2004 – Sukabumi)
11. Christoper Aldrich (2004 – Balikpapan)
12. Yudha Magneto (2003 – Jakarta)
13. Abdan Mubbayin (2003 – Klaten)
14. M. Shoifullah (2003 – PB Tena)
15. Aditya Wahyu (2003 – PB Bintang Terang)

Pemula Putri :
16. Amelia Kharisma (2003 – Tarakan)
17. Nadya Sriyaningsih (2004 – Karawang)
18. Dania Ramadhanti (2004 – Purwerejo)
19. Putri Aulia (2004 – Jakarta)
20. Shafa Kaufika Haqe (2003 – Majalengka)
21. Ardina Dwi Puspita (2003 – Banjarnegara)
22. Keisha Fatimah (2003 – Pekanbaru)
23. Y Kingkin Mayang (2003 – Pekanbaru)

Remaja Putri :
24. Muhammad Dzulfikar R (2002 – Lombok)
25. Muhamad Jodik (2002 – Banyuwangi)
26. Lutfi Afriand (2002 – Bintan)

Remaja Putri :
27. Amalia Masyita (2002 – Pekalongan)
28. Angelica Febriana T (2002 – Jayapura)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: