SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    July 2016
    M T W T F S S
    « Jun    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,698 other followers

Hasil Drawing Bulu Tangkis di Olimpiade Rio

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 28, 2016


JAKARTADrawing cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Rio 2016 telah selesai dilakukan. Sebanyak 10 atlet akan tampil mewakili Indonesia untuk tampil di pesta olahraga tersebut.

Dikutip akun Twitter @INABadminton, Tommy Sugiarto sebagai satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra, tergabung dalam Grup J. Tommy akan berjuang lolos menghadapi Howard Shu (Amerika Serikat) dan Osleni Guerrero (Kuba).

Sementara wakil Indonesia di tunggal putri, Lindaweni Fanetri tergabung di Grup J bersama Nozomi Okuhara (Jepang) dan Vac Tha Trang (Vietnam).

Di nomor ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi unggulan ke dua. Dia akan menghadapi Chai Biao/Hong Wei (China), Manu Attri/B. Sumeeth Reddy (India), Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang).

Sementara Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii tergabung di Grup C pada nomor ganda putri. Mereka akan menghadapi Heather Olver/Lauren Smith (Inggris), Poon Lok Yan/Tse Ying Suet (Hong Kong), Vivian Hoo Kah Mun/Woon Khe Wei (Malaysia).

Di nomor ganda campuran, Indonesia diperkuat dua wakil yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Pasangan Owi/Butet tergabung di Grup C bersama Bodin Issara/Savitree Amitrapai (Thailand), Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia), Robin Middleton/Leanne Choo (Australia).

Sementara juara dunia Praveen Jordan/Debby Susanto tergabung di grup A bersama Zhang Nan/Zhao Yunlei (China), Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah (Hong Kong), Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman).

Berikut hasil lengkap Drawing

Tunggal Putra
Grup A: Lee Chong Wei, Soren Opti, Derek Wong Zi Liang
Grup C: Chou Tien-chen, Yuhan Tan, Misha Zilberman
Grup D: Hu Yun, Pablo Abian, Jaspar Yu Woon
Grup E: Lin Dan, Vladimir Malkov, David Obernorsterer, Nguya
Grup G: Jan Ostergaard Jorgensen, Raul Must, Brice Leverdez
Grup H: Srikanth Kidambi, Henri Hurskainen, Lino Munoz
Grup I: Rajiv Ouseph, Sho Sasaki, Petr Koukal
Grup J: Tommy Sugiarto, Howard Shu, Osleni Guerrero
Grup K: Marc Zwiebler, Scott Evans, Ygor Coelho de Oliveira
Grup L: Viktor Axelsen, Lee Dong-keun, Boonsak Ponsana
Grup M: Ng Ka Long, Pedro Martins, Martin Giuffre
Grup N: Son Wan-ho, Artem Pochtarev, Jacob Maliekal
Grup P: Chen Long, Kevin Cordon, Adrian Dzioa‚ko, Niluka Karunaratne

Tunggal Putri
Grup A: Carolina Marin, Nanna Vainio, Line Kjarsfeldt
Grup C: Sung Ji-hyun, Delphine Lansac, Liang Xiaoyu
Grup D: Kirsty Gilmour, Linda Zechiri, Sabrina Jaquet
Grup E: Li Xuerui, Iris Wang, Telma Santos, Lianne Tan
Grup G: Saina Nehwal, Marija Ulitina, Lohaynny Vicente
Grup H: Porntip Buranaprasertsuk, Kate Foo Kune, Chen Hsuan-yu
Grup I: Bae Yeon-ju, Jeanine Cicognini, Ozge Bayrak
Grup J: Nozomi Okuhara, Vac Tha Trang, Lindaweni Fanetri
Grup K: Akane Yamaguchi, Kristina Gavnholt, Tee Jing Yi
Grup L: Ratchanok Intanon, Yip Pui Yin, Kati Tolmoff
Grup M: Pusarla Sindhu, Michelle Li, Laura Sarosi
Grup N: Tai Tzu-ying, Natalia Perminova, Elisabeth Baldauf
Grup P: Wang Yihan, Chloe Magee, Karin Schnaase

Ganda Putra
Grup A: Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, Lee Sheng-mu/Tsai Chia-hsin, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov, Matthew Chau/Sawan Serasinghe
Grup B: Fu Haifeng/Zhang Nan, Phillip Chew/Sattawat Pongnairat, Michael Fuchs/Johannes Schottler, Goh V Shem/Tan Wee Kiong
Grup C: Kim Gi-jung/Kim Sa-rang, Mathias Boe/Carsten Mogensen, Adam Cwalina/Przemys,aw Wacha, Marcus Ellis/Chris Langridge
Grup D: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Chai Biao/Hong Wei, Manu Attri/B. Sumeeth Reddy, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa

Ganda Putri
Grup A: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, Eefje Muskens/Selena Piek, Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai
Grup B: Jung Kyung-eun/Shin Seung-chan, Luo Ying/Luo Yu, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl, Eva Lee/Paula Lynn Obanana
Grup C: Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii, Heather Olver/Lauren Smith, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet, Vivian Hoo Kah Mun/Woon Khe Wei
Grup D: Tang Yuanting/Yu Yang, Chang Ye-na/Lee So-hee, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, Carla Nelte/Johanna Goliszewski

Ganda Campuran
Grup A: Zhang Nan/Zhao Yunlei, Praveen Jordan/Debby Susanto, Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah, Michael Fuchs/Birgit Michels
Grup B: Joachim Fischer/Christina Pedersen, Xu Chen/Ma Jin, Robert Mateusiak/Nadieada Ziaba, Chris Adcock/Gabrielle Adcock
Grup C: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Bodin Issara/Savitree Amitrapai, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, Robin Middleton/Leanne Choo
Grup D: Ko Sung-hyun/Kim Ha-na, Phillip Chew/Jamie Subandhi, Jacco Arends/Selena Piek, Kenta Kazuno/Ayane Kurihara

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ruselli Kembali Masuk Pelatnas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 27, 2016


JAKARTA, Kompas.com – Pemain asal klub Jaya Raya ini dipanggil ke pelatnas berdasarkan Surat Keputusan No. SKEP/038/0.5/VII/2016 tentang Pemanggilan Atlet Bulutangkis Masuk Pelatnas PBSI.

Penampilan Ruselli di sejumlah kejuaraan membuatnya dianggap layak menjadi bagian tim nasional. Pada ajang Smiling Fish International Challenge 2016 di Trang, Thailand. Ruselli tampil cukup baik dengan meraih tempat kedua setelah di final ia dikalahkan Dinar Dyah Ayustine, dengan skor 10-21, 14-21.

Sepekan kemudian, Ruselli tampil di Seleknas Tunggal Putri PBSI 2016. Meskipun Ruselli tak menempati posisi puncak, namun sepanjang proses seleksi, Ruselli menunjukkan semangat juang yang tinggi.

Pada kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016, Ruselli yang tak dijagokan, harus berjumpa dengan Li Xuerui, pemain asal Tiongkok yang merupakan unggulan ketiga. Meskipun dihadapkan dengan peraih medali emas Olimpiade London 2012 tersebut, namun Ruselli tetap berusaha untuk mencuri kemenangan. Ruselli akhirnya dikalahkan Li usai berjuang rubber game dengan skor 21-16, 8-21, 11-21.

“Ruselli kan sudah pernah menjadi atlet pelatnas, ada suatu hal yang membuatnya harus drop out dari pelatnas. Semenjak kembali ke klub, Ruselli menunjukkan hasil yang baik di beberapa turnamen,” ujar Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

“Sebelum ada seleknas, Ruselli berhasil masuk final di Smiling Fish International Challenge 2106. Saat di seleknas, Ruselli memang kelelahan karena baru pulang dari Thailand. Namun kami menilai daya juangnya bagus, biarpun kalah, tetapi dia berusaha sampai rubber game. Dari sini kami lihat bahwa dia layak masuk pelatnas,” tambah Rexy saat diwawancara Badmintonindonesia.org.

Ruselli pernah menjadi penghuni pelatnas pada tahun 2013. Pada pertengahan tahun 2014, Ruselli terpaksa dipulangkan ke klubnya. Selama dua tahun di Jaya Raya Jakarta, Ruselli mencatat prestasi yang cukup baik.

“Saya senang sekali diberi kesempatan lagi masuk pelatnas. Saya akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Menjadi bagian timnas membuat kesempatan saya semakin besar untuk jadi pemain dunia. Bukannya mengecilkan latihan di klub, tetapi di pelatnas latihannya lebih intensif, konstan dan banyak sparring juga,” ujar pemain yang akrab disapa Mey-mey ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Della/Rosyita Rebut Gelar Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 27, 2016


JAKARTA, Kompas.com Ganda Della/Rosyita yang merupakan unggulan tiga, menjadi juara dengan mengalahkan unggulan lima, Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta dalam dua gim 21-11, 21-15.

Menghadapi rekan sesama pelatnas Cipayung, Della/Rosyita tidak menemui kesulitan berarti dan menang dalam 28 menit.

Ini merupakan satu-satunya gelar buat Indonesia setelah di nomor ganda campuran, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika gagal menambah gelar juara. Alfian/Annisa menyerah setelah dikalahkan ganda malaysia, tan Kian Meng/lai Pei Jing 16-21, 11-21.

Malaysia juga hanya kebagian satu gelar juara setelah dua wakil lainnya, Chong Wei feng di tunggal putera dan ganda veteran Koo Kien Keat/Tan Boon Heong gagal di babak final.

Berikut hasil final;
Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri  [INA/3]-Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta [INA/5] 21-11, 21-15
Vincent Wong Wing Ki [HKG/4]-Chong Wei Feng [MAS/11] 21-12 14-21 21-13
Tan Kian Meng/Lai Pei Jing  [MAS/3]-Alfian Eko Prasetya/Annisa saufika  [MAS/4] 21-16, 21-11
Yeo Jia Min [SIN]-Ayumi Mine [JPN] 21-14, 21-17
Lee Jhe-Huei/Lee Yang  [TPE/2-Koo Kien Keat/tan Boon Heong [MAS/1] 18-21, 21-14, 21-7

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Meski Tak Juara, Gregoria Mariska Torehkan Sejarah

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 18, 2016


Metrotvnews.com, Bangkok: Gregoria Mariska berhasil mencetak sejarah untuk tunggal putri Indonesia di Asia Junior Championships 2016. Setelah tujuh tahun Indonesia tanpa medali di sektor tunggal putri, Gregoria melepas dahaga itu dengan meraih medali perak.

Capaian Gregoria menjadi yang terbaik setelah tahun 2009. Saat itu Indonesia membawa dua medali perunggu dari Ana Rovita dan Febby Angguni. Setelahnya, tunggal putri absen membawa pulang medali dari turnamen ini.

“Seneng sih bisa sampai final. Seneng karena badan saya masih kuat dari beregu dan sampai ke final. Apalagi dari awal lawan saya juga tidak mudah. Saya benar-benar bersyukur,” kata Gregoria.

Gregoria pastikan medali perunggu setelah kalah dari pemain Tiongkok, Chen Yufei, 23-25 dan 14-21. Laga final kali ini diakui Gregoria tak bisa maksimal ia mainkan. Pasalnya, ia mengalami cedera saat pertandingan di semifinal pada Sabtu 16 Juli melawan Gao Fang Jie asal Tiongkok.

“Dari kemarin pas semifinal saya jatuh, terus engkelnya kena. Jadi, hari ini dari awal mainnya tidak maksimal. Saya sudah usahakan yang terbaik, inilah yang bisa saya hasilkan. Saya bersyukur, Puji Tuhan bisa dapat medali perak,” ujarnya.

“Game pertama saya main memaksa, walaupun kaki agak bengkak. Game kedua mau maksain juga karena lawan punya pukulan bagus, tapi relinya tidak kuat. Saya mau paksain reli dulu di lapangan, tapi pas game kedua ia mengubah permainan, jadi dicepetin, kaki saya tidak kuat di situ,” ungkap Gregoria.

Bisa tembus ke babak final, Gregoria melalui jalan yang tidak mudah. Setelah bye di babak pertama, Gregoria langsung ditantang Cai Yanyan, Tiongkok. Kemudian di babak tiga, Gregoria menumbangkan Ha Na Baek, Korea, 21-11 dan 21-13.

Di perempat final, Gregoria ditantang Natsuki Nidaira, Jepang. Gregoria berhasil menang lagi, 19-21, 24-22 dan 21-19.

Babak semifinal, Gregoria harus menghadapi Gao Fangjie, Tiongkok. Mereka pernah sekali berhadapan di World Junior Championships 2015 lalu. Saat itu Gregoria kalah dua game langsung, 24-22 dan 26-24. Akan tetapi, akhirnya Gregoria bisa membalas kekalahannya tersebut.

“Selamat atas pencapaian Gregoria di Asia Junior Championships 2016 ini. Perjuangan yang luar biasa. Gregoria menghadapi lawan yang tidak mudah sejak awal pertandingan. Semoga ini bisa menjadi penyemangat buat Gregoria untuk terus berprestasi dan penyemangat untuk atlet-atlet muda lainnya di masa mendatang,” kata Gita Wirjawan, Ketua Umum PBSI, mengapresiasi pencapaian Gregoria. (PBSI)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Dua Wakil di Semifinal Kejuaraan Asia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 18, 2016


BANGKOK, Kompas.com – Satu lagi wakil Indonesia yang bisa menembus babak semifinal Asia Junior Championships 2016. Setelah Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu, kini giliran Gregoria Mariska yang unjuk gigi. Tunggal putri Pelatnas Cipayung ini sukses mengandaskan Natsuki Nidaira, Jepang, setelah susah payah bermain tiga game. Skor 19-21, 24-22 dan 21-19 menjadi penanda kemenangan Gregoria.

“Di gim pertama saya merasa lebih bagus mainnya dari kemarin. Saya bisa langsung in ke permainan. Biasanya kan kemaren ada ketinggalan dulu jauh, baru ngejar lagi. Kalau tadi ada sih ketinggalan tapi paling satu dua poin saya bisa bangkit langsung. Terus gim kedua hampir kalah juga. Tapi saya mikirnya nggak mau menang kalah dulu, yang penting dia matiin saya susah, biar dia habis dulu. Jadi biarin saja dia usaha terus matikan saya, tapi saya juga berusaha supaya dia tidak gampang dapat poin dari saya. Di gim ketiga saya sama dia sama-sama tidak mau dimatiin,” jelas Gregoria.

Kalah di gim pertama, Gregoria dan Nidaira main lebih sengit di gim kedua. Gregoria menyentuh game point lebih dulu dengan 20-18. Namun Nidaira tak membiarkan Gregoria menang mudah. Nidaira malah menyusul, samakan kedudukan jadi 20-20. Tiga kali setting point, Gregoria akhirnya bisa merebut kemenangan di gim kedua. Terakhir di gim penentu, Gregoria juga bisa pastikan kemenangan 21-19.

Lolos ke semifinal, target Gregoria untuk mendapat mendali sebenarnya sudah terpenuhi. Namun atlet besutan Mutiara Bandung ini tak ingin cepat puas. Gregoria malah semakin semangat untuk menghadapi laga berikutnya (16/7).

Di semifinal, Gregoria akan berhadapan dengan Gao Fangjie, Tiongkok. Mereka pernah sekali berhadapan di World Junior Championships 2015 lalu. Saat itu Gregoria kalah dua gim langsung, 24-22 dan 26-24.

“Target saya ingin dapat medali. Tapi nanggung sudah di sini, mau nggak mau saya harus usaha dulu. Besok ketemu Tiongkok, saya pernah kalah di World Junior tahun lalu. Tapi pertandingannya cukup ramai. Besok mau mainin semua, keluarin dulu. Saya belum mau puas dulu, ingin bisa lebih,” ungkap Gregoria.

Sebelumnya ganda campuran yang diunggulkan di tempat ketiga,  Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu lebih dulu lolos ke semifinal dengan menyingkirkan unggulan 8 asal Tiongkok, Zhu Junhao/Zhou Chaomin 17-21, 21-11, 21-16. Di semifinal mereka ditantang ganda Korea, Kim Won Ho/Lee Yu Rim.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kevin Markus juara australian open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 13, 2016


JAKARTA, Kompas.com — Ganda putra Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memenangi pertandingan final sesama Indonesia atas pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi di turnamen Australian Open, Minggu (12/6/2016).

Dalam pertandingan final yang berlangsung ketat, Markus/Kevin bermain ngotot untuk mengalahkan Angga/Ricky dalam dua gim 21-14, 21-15.

Ini merupakan gelar juara turnamen Super Series kedua buat Kevin/Markus. Mereka merebut gelar juara pertama di India Open, April lalu, setelah di final juga mengalahkan Angga/Ricky 21-17, 21-13.

Sebelumnya, ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Mahesawri harus puas dengan posisi runner-up setelah kalah dari ganda asal Tiongkok, Bao Yixin/Chen Qingchen, dalam dua gim 21-23, 17-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Greysia Nitya gagal di final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 13, 2016


JAKARTA, Kompas.com – Ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari harus puas dengan posisi runner-up setelah kalah di final Australia Open Super Series, Minggu (12/6/2016).

Di final, Greysia/Nitya yang diunggulkan di tempat kedua gagal mengatasi ganda asal Tiongkok, Bao Yixin/Chen Qingchen. Pasangan utama Indonesia ini menyerah dua gim 21-23, 17-21.

Pertandingan kedua pasangan ini berlangsung ketat selama 1 jam 2 menit. Ini merupakan pertemuan pertama antara kedua ganda ini.

Di babak semifinal, Greysia/Nitya mampu menyingkirkan pasangan senior China, Yu Yang/Tang Yuanting, 21-18 dan 21-17.

Indonesia sudah memastikan merebut satu gelar juara setelah di nomor ganda putra terjadi all Indonesia final antara Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang berhadapan dengan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejutan ! Anthony Singkirkan Chen Long

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 11, 2016


JAKARTA, KOMPAS.com — Tunggal putra muda usia, Anthony Sinisuka Ginting, membuat kejutan dengan lolos ke semifinal Australia Open Superseries dengan menyingkirkan unggulan pertama, Chen Long.

Dalam pertandingan perempat final di Sydney ini, Anthony yang tak diunggulkan menang dalam dua gim, 21-14, 21-17.

Ini kejutan luar biasa buat Anthony karena Chen Long merupakan juara bertahan turnamen ini.

Anthony lolos ke perempat final setelah sukses mengalahkan Sameer Verma, India. Anthony menang 11-21, 21-7, dan 21-19.

Anthony berhasil membalas kekalahannya pada All England 2016 kemarin. Saat itu, Anthony kalah dari Verma dua gim langsung, 17-21 dan 13-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Sementara Dua Wakil Lolos ke Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 11, 2016


JAKARTA, Kompas.com – Indonesia sementara menempatkan dua wakil di babak semi final turnamen Australia Open Super Series yaitu di nomor ganda capuran dan ganda putera.

Dalam pertandingan antarsesama pemain Indonesia, unggulan 6 Praveen Jordan/Debby Susanto memastikan diri lolos ke semifinal dengan menyingkirkan rekan senegara, Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Praveen/Debby menang dua gim 21-19, 21-16.

Sementara di nomor ganda putera, pasangan Angga Pratama/Ricky karanda Suwardi juga lolos ke babak semifinal setelah menyingkirkan ganda Taiwan, Chen Hung Ling/Wang Chi-lin dalam dua gim 21-17, 21-9.

Indonesia masih berpeluang menambah wakil di babak semifinal melalui nomor tunggal putera, ganda puteri dan ganda putera

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kemenangan Tai Tzu Ying Tutup Indonesia Open 2016

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 6, 2016


Partai tunggal putri menjadi lembaran terakhir turnamen Indonesia Open Superseries Premier 2016. Pebulutangkis Taipei, Tai Tzu Ying akhirnya tampil sebagai yang terbaik usai menaklukkan Wang Yihan dari Tiongkok.

Dalam duel di Istora Senayan, Jakarta, hari Minggu (05/06) malam tadi, Tzu Ying menang dengan skor 21-17 dan 21-8.

Kemenangan atas Yihan membuat peringkat sembilan dunia itu meraih tiga kemenangan beruntun atas wakil Tiongkok di turnamen ini. Sebelumnya, Tzu Ying mengalahkan Li Xuerui di babak delapan besar, serta Wang Shixian di semifinal

“Sangat senang bisa menjadi juara pertama di sini. Saya juga sangat terbantu dengan dukungan supporter Indonesia kepada saya,” kata Tzu Ying selepas pertandingan.

Tzu Ying membeberkan kunci kesuksesaannya di turnamen ini. “Saya berlatih dengan keras dan selalu bersemangat dalam bertanding,” ucap dia.

Selain itu, ia juga mengaku terbantu dengan pertandingan yang dilakoni Yihan di babak sebelumnya. Di babak semifinal kemarin, Yihan harus berjuang keras selama tiga set melawan Carolina Marin.

“Saya pikir ia cukup kelelahan. Jadi, stamina saya lebih bagus dari dia di game ini,” tukas pemain kelahiran 20 Juni 1994 itu.

Dengan demikian, selesai sudah pagelaran turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016. Pada game sebelumnya, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (ganda putri), Xu Chen/Ma Jin (ganda campuran), Lee Chong Wei (tunggal putra), serta Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong sudah memastikan diri sebagai juara. (jan)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,698 other followers

%d bloggers like this: