SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2009
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for April 27th, 2009

Facebook dan Atlit Bulutangkis

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 27, 2009


(Bulutangkis.com) – Hingga saat ini tercatat sedikitnya sekitar 400 atlet bulutangkis terdaftar di situs komunitas sosial; Facebook (Fb). Melalui situs ini, tidak hanya sekedar mengobrol, mereka juga dapat mensharing foto, video, atau melakukan beragam aktivitas lain. Era baru bentuk komunikasi ‘luar lapangan’ telah dimulai.

Facebook merupakan sebuah komunitas online tempat banyak orang bergabung untuk berbagi minat yang sama, bergabung dengan komunitas tertentu atau terhubung dengan orang lain, termasuk teman-teman lama.

Facebook telah merambah ke seluruh kalangan, tak terkecuali dunia badminton . Saat ini, kita akan dapat menjumpai banyak pemain top “berkeliaran” di facebook; memposting foto terbaru, video, ide, dan kegiatan yang baru saja mereka lakukan.

Salah seorang atlet yang menggunakan jasa teknologi ini adalah Peter Gade Christensen. Gade, dan mayoritas pebulutangkis Denmark lainnya telah bergabung dengan facebook.

“Facebook memang bagus. Namun karena masih newbie, saya menjaga ketat privasi saya” jelas Gade. “Banyak sekali friend request di facebook saya, dan hampir 99 % nya saya tolak. Buat saya, facebook merupakan sarana yang bagus untuk menghubungkan kita dengan orang lain. Dan tentu saja dapat juga dipergunakan untuk mengetahui berita terbaru mengenai apa yang terjadi dalam hidup orang-orang terdekatmu” lanjut Gade yang juga memiliki website pribadi ini.

Meski memiliki segudang manfaat positif, namun tak dapat dielakan, selayaknya komunitas online lainnya, facebook juga memiliki sisi negatif. Sejauh ini, para atlet badminton pengguna facebook telah memiliki kiat-kiat untuk meminimalisir dampak negatif tersebut.

“Tentu saja tidak masalah menggunakan facebook untuk chatting dengan teman atau sekedar memposting foto. Tapi jangan coba-coba memposting foto yang ‘aneh-aneh’, seperti foto dalam keadaan mabuk berat sehari sebelum turnamen berlangsung” kata pemain Inggris, Nathan Robertson.

Bagi sejumlah atlet, penggunanan facebook telah menjadi sebuah kebiasaan – sebagai sebuah untuk mengatasi padatnya jadwal turnamen dan minimnya interaksi dengan teman atau keluarga di dunia nyata.

“Saya sih tidak merasa kecanduan facebook” kata Scott Evans, atlet badminton nomer satu Irlandia, “Namun mungkin pacar saya berpikiran lain. Hampir setiap hari saya fesbukan, dan tentu saja, saya menyukainya. Facebook merupakan sarana yang bagus untuk tetap mempertahankan kontak dengan teman dan keluarga, terutama bila kita jarang bertemu dengan mereka”.

Tidak hanya mewabah di Eropa, pebulutangkis Amerika dan Asia juga beramai-ramai menggunakan layanan ini untuk terhubung dengan banyak orang.

Trupti Murgunde, pebulutangkis putri India, bergabung dengan facebook karena mengikuti jejak teman-temannya yang sudah lebih dahulu memanfaatkan situs ini, “Saya mulai merasa kecanduan sejak mengetahui ternyata di facebook juga ada aplikasi lain”.

Pemain Indonesia juga tak mau ketinggalan menggunakan facebook. Tidak sekedar berinteraksi dengan orang lain, mereka juga memanfaatkan facebook untuk mencari sponsor atau kesempatan bermain (di negara lain?).

Berikut beberapa pemain bultang yang sudah bergabung di facebook:

Peter Gade, Pi Hongyan, Boe/Mogensen, Vita Marissa, Greysia Polii, Lee Wan Wah, Ingo Kindervater, Ella Trip, Nathan Robertson, Andrew Smith, Rajiv Ouseph, Hendra Gunawan, Imogene Bankier, Jenny Wallwork, Adriyanti Firdasari, Taufik Hidayat, Jonas Rasmussen, Kamilla Rytter Juhl, Judith Meulendijks, Christina Pedersen, Jan Jorgensen, etc.

Beberapa website atlet:

http://www.petergade.net/
http://www.greysia-polii.com/
http://www.tinerasmussen.com/
http://www.taufik-hidayat.com
http://www.joachimpersson.net/
http://www.christinnapedersen.dk/
http://www.kamillajuhl.dk
http://www.judithmeulendijks.nl/
http://www.gailemms.com/

Posted in Berita | 4 Comments »

China want BWF to adjust international calendar

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 27, 2009


BEIJING: China hope badminton’s international schedule can be adjusted to prevent clashes with the new Chinese professional league, which is set to be re-launched later this year.

China, the dominant power in the sport, have said the domestic league would inevitably see some of their top players skipping international tournaments.

“Certainly what I hope is that the BWF (Badminton World Federation) in the end can organise their event schedule more reasonably in accordance with our league,” China head coach Li Yongbo told reporters on Thursday.

The BWF, who are concerned that there will be more withdrawals after China pulled all of their players out of last season’s first Super Series Finals, said last month they wanted to talk to Chinese officials on the issue.

But Yongbo, whose team will defend their Sudirman Cup title in Guangzhou next month, said they had so far had no communication with the world governing body. – Reuters

Posted in Berita | Leave a Comment »

CIPUTRA VIETNAM INTERNATIONAL CHALLENGE 2009 : Indonesia Bawa Dua Gelar Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 27, 2009


JAKARTA, Kompas.com – Para pemain Indonesia membawa pulang dua gelar dari turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS, Vietnam International Chalenge 2009 melalui ganda putri dan ganda campuran.

Pada final turnamen yang digelar di Hanoi, Minggu pasangan Pia Zebadiah/Debby Susanto berhasil mengalahkan pasangan Jepang Yui Miyauchi/Yuki Itagaki 21-17, 17-21, 21-15 untuk menjuarai nomor ganda putri.

Sementara pasangan Tantowi Ahmad/Richi Puspita Dili memenangi duel antara sesama ganda Indonesia dengan pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah, 21-14, 21-8 untuk membawa pulang mahkota ganda campuran. Tantowi/Richi adalah semifinalis turnamen grand prix gold India Terbuka bulan lalu, yang kalah dari mantan senior mereka di pelatnas, Flandy Limpele/Vita Marissa.

“Cukup puas,” ujar asisten pelatih Paulus Firman yang ikut mendampingi pemain bertanding di Hanoi, mengomentari hasil yang diraih pemain-pemain asuhannya. Ia mengatakan, dari hasil yang diperoleh itu, sektor ganda cukup memuaskan, namun sektor tunggal ada yang penampilannya kurang memuaskan.

Dua pemain asal Indonesia lainnya, gagal meraih gelar juara karena terjungkal di final. Pemain asal Klub Djarum Kudus, unggulan kelima Dyonisius Hayom Rumbaka kalah 14-21, 15-21 dari pemain Vietnam, unggulan kedua Nguyen Tien Minh.

Adapun pemain non pelatnas lainnya, unggulan ketiga Maria Elfira Christina kalah 18-21, 14-21 dari pemain Thailand Ratchanok Intanon yang pada perempatfinal menyisihkan pemain pelatnas Aprilia Yuswandari.

Finals Results

XD
AHMAD Tontowi / DILI Richi Puspita (INA) beat TENG Fran Kurniawan / BERNADET Pia Zebadiah (INA)
21/14 ; 21/8  (20min)

WS
INTANON Ratchanok (THA) beat CHRISTINA Maria Elfira (INA)
21/18  ; 21/14  (30min)

MS
NGUYEN Tien Minh (VIE) beat RUMBAKA Dyonisius Hayom (INA)
21/13  ; 21/15  (40min)

WD
BERNADET Pia Zebadiah / SUSANTO Debby (INA) beat MIYAUCHI Yui / ITAGAKI Yuki (JPN)
21/17  ; 17/21  ; 21/15  (55min)

MD
KAMURA Takeshi / UEDA Takuma (JPN) beat HONG Chieng Hun / CHOW Pak Chuu (MAS)
21/14  ; 21/14  (30min)

Posted in Berita, Kejuaraan | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: