SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2009
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for May 9th, 2009

Indocock Wali Kota Surabaya 2009 : FAUZI BEKUK BUDI SANTOSO UNTUK REBUT JUARA

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 9, 2009


Surabaya, 9/5 (Roll News) – Pebulu tangkis tuan rumah Fauzi Adnan membekuk mantan penghuni Pelatnas, Budi Santoso, untuk merebut gelar juara tunggal putra kejuaraan Piala Indocock Wali Kota Surabaya 2009, Sabtu malam.

Pada laga final di GOR Sudirman Surabaya, Fauzi Adnan yang tergabung di PB Suryanaga Surabaya itu, menang “rubber set” 21-15, 19-21, 21-15 dalam waktu 35 menit.

Fauzi yang mengandalkan permainan reli dan penempatan bola-bola silang tajam, memimpin perolehan angka pada set pertama dan menang 21-15.

Pada set kedua, Fauzi tampil konsisten dan terus mengajak lawannya bermain reli hingga sempat “leading” 19-16.

Namun, Budi Santoso tetap bermain tenang untuk mengejar ketinggalan. Pemain Mutiara Bandung ini mengubah strategi dengan bermain cepat yang menyulitkan pertahanan Fauzi.

Hasilnya, Budi Santoso mampu merebut lima angka beruntun untuk memenangi set kedua 21-19, sekaligus memaksakan pertandingan dilanjutkan pada set ketiga.

Di set penentuan ini, Budi Santoso sempat unggul 3-1, tapi kemudian Fauzi mampu mengejar dan membalikkan keadaan menjadi 5-6.

Setelah itu, perolehan poin Fauzi sulit dikejar dan jauh meninggalkan lawannya yang sudah kehabisan stamina. Budi Santoso sering melakukan kesalahan sendiri dan menguntungkan Fauzi Adnan.

“Mestinya Fauzi bisa menang dua set langsung, kalau dia bermain tenang saat sudah unggul 19-16,” kata Pelatih Suryanaga, Aji Santoso.

Sementara pada nomor ganda putra, pasangan tuan rumah Komang Sandy/Ricky W (Hi-Qua Wima Surabaya) harus mengubur impiannya menjadi juara, setelah kalah dramatis dari pasangan Agung Ruhanda/Enroe (Mutiara) dengan skor ketat 21-16, 19-21, 22-24.

Sedangkan di ganda putri, pasangan Devi Tika/Endang Nursugianti (SGS/Tangkas) mengatasi perlawanan Lidyawati Limanto/Rintan Apriliana (Pengairan Kaltim) dengan 21-15, 21-13.

Posted in Berita, Kejuaraan | Leave a Comment »

Kiat Tim Indonesia Melepas Ketegangan Jelang Perhelatan Piala Sudirman

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 9, 2009


Bermain di kandang macan, Tiongkok, memberikan beban mental ekstra, termasuk bagi tim Indonesia. Berbagai cara dilakukan untuk melepas ketegangan menjelang hari pertandingan Minggu besok. Seperti apa ?

BEBAN berat disandang tim Piala Sudirman Indonesia. Target mengembalikan supremasi kejuaraan beregu antarnegara itu disematkan kepada Sony Dwi Kuncoro dkk yang kini sudah berada di Guangzhou, Tiongkok. Tapi, fokus dan konsentrasi tak berarti harus tegang menghadapi target yang dibebankan.

Tak ada alasan bagi tim Indonesia untuk gentar menghadapi perhelatan Piala Sudirman 2009. Kesiapan para anggota tim, baik secara fisik maupun mental, telah mencapai titik yang diinginkan.

Hal itu dikatakan oleh asisten manajer tim Indonesia Jacob Rusdianto saat mendampingi tim makan malam di Guangzhou Baiyun International Convention Center, Tiongkok, Kamis lalu (7/5). ”Semuanya siap. Fisik dan mental oke. Kami tak akan melupakan target awal. Semuanya sudah fokus untuk pertandingan,” tutur Jacob.

Para pemain Indonesia telah tiba di Guangzhou Rabu malam waktu setempat(6/5). Tapi, mereka baru melakukan latihan perdana di gedung fasilitas latihan di Kompleks Guangzhou Gymnasium sehari kemudian. Baru kemarin (8/5) seluruh tim mendapatkan kesempatan untuk mencoba lapangan pertandingan di kompleks yang sama.

Menurut Jacob, para pemain yang dipercaya membawa nama Indonesia ke Piala Sudirman 2009 seperti tak terbebani target. Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso saat acara pelepasan tim memang berharap agar tim Indonesia mampu mengembalikan supremasi kejuaraan beregu campuran itu ke tanah air.

Suasana tegang tak terlihat pada wajah-wajah pemain Indonesia di hari pertama di Guangzhou. Mereka menunjukkan kekompakan. Bahkan, mereka terlihat bersenda gurau di penginapan mereka, Guangzhou Baiyun Convention Center. Suasana makin ramai ketika seluruh tim makan malam bersama di restoran penginapan. Sebuah kejutan yang menyenangkan diperoleh pemain wanita Meiliana Jauhari. Malam itu, Meiliana merayakan ulang tahun ke-25.

Para pemain dan seluruh ofisial seperti hendak meninggalkan restoran, tanda mereka akan kembali ke kamar masing-masing. Tapi, tak berapa lama kemudian, Maria Fransisca, salah seorang asisten manajer tim Indonesia, masuk ke restoran sambil membawa kue ulang tahun lengkap dengan lilinnya. Meiliana yang disodori kue itu hanya tersenyum malu karena disoraki rekan-rekannya.

Setelah lilin ditiup, seluruh tim berdoa bersama. Selain mendoakan kesuksesan Meiliana, mereka memanjatkan doa untuk kesuksesan bersama yang dipimpin manajer Yan Hartadi. Setelah itu, Meiliana membagi potongan kue tersebut kepada rekan-rekannya.

”Beginilah suasananya. Kami tak boleh tegang. Meski mereka santai, saya percaya mereka tetap fokus,” tutur Jacob.

Suasana santai kembali mereka tunjukkan saat bertandang ke kediaman Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Harimawan Sujitno, tadi malam. Meski acara cukup resmi, dalam acara yang juga dihadiri puluhan warga Indonesia di kota tersebut, para pemain Indonesia tampak larut dalam kegembiraan.

Selain makan malam bersama dengan menu khas Indonesia, mereka disuguhi hiburan organ tunggal. Manajer Yan Hartadi dan Maria turut menyumbangkan suara. Tak ketinggalan Greysia Polii dan Devin Lahardi Fitriawan ikut menyemarakkan suasana meski tampil dengan suara seadanya. Tak urung, penampilan mereka yang jauh dari sempurna membuat rekan-rekannya tertawa.

”Mereka duta negara kita. Sebisanya kami memberikan dukungan kepada mereka. Selain nanti di lapangan, acara seperti ini akan meningkatkan motivasi dan semangat mereka meraih kesuksesan,” tegas Harimawan.

Posted in Berita | Leave a Comment »

SUDIRMAN CUP 2009 : GANDA PUTRI HADAPI TANTANGAN BERAT

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 9, 2009


Guangzhou, 9/5 (Roll News) – Berdasarkan nama-nama pemain yang didaftarkan, tampaknya nomor ganda putri akan menjadi sektor terkuat tim Jepang dalam kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman di Guangzhou, China, 10-17 Mei.

Jepang yang akan bertemu Indonesia dalam pertandingan perdana babak penyisihan Grup 1B, Minggu (10/5) membawa tiga pemain ganda putri berpengalaman yakni Miyuki Maeda, Reiko Shiota dan Satoko Suetsuna.

Shiota adalah peraih medali perunggu kejuaraan dunia BWF 2007 bersama pasangannya saat itu Kumiko Ogura, sedangkan Satoko Suetsuna bersama Miyuki Maeda saat ini menjadi ganda putri terbaik Jepang.

Menghadapi Maeda/Suetsuna yang diperkirakan akan diturunkan oleh Jepang, pelatih ganda putri Indonesia, Aryono Miranat mengakui bahwa dua ganda putri Indonesia yakni Greysia Polii/Nitya Krishinda dan Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari masih punya peluang meskipun cukup berat.

Meski pernah kalah dari pasangan Jepang itu pada perempatfinal Jepang Super Series tahun lalu, namun kemenangan ganda Jepang itu tidak diraih dengan mudah. Greysia/Nitya kalah 19-21, 21-16, 16-21 dari Maeda/Suetsuna.

Sementara pasangan Shendy/Meiliana pernah mengalahkan pasangan Jepang itu pada Indonesia Terbuka Super Series 2008.

“Kalau dilihat dari tipe permainan, Shendy/Meliana lebih cocok menghadapi permainan pasangan Jepang tersebut, karena tipenya sama-sama keras, namun dilihat dari pengalaman bermain maka Greysia lebih berpengalaman,” katanya.

“Dalam turnamen beregu, mau tidak mau pemain harus punya pengalaman,” tambah Aryono.

Sementara itu Greysia Polii yang menjadi satu-satunya ganda putri berpengalaman bertanding dalam turnamen beregu, optimistis kali ini dapat mengalahkan pasangan Jepang itu. “Karena permainan kami juga lebih baik sekarang. Selain itu bertanding dalam kejuaraan beregu berbeda dengan perorangan,” katanya.

Jika ia diturunkan dalam pertandingan Minggu, Greysia mengatakan akan lebih mengandalkan teknik bermain dan banyak bertahan. “Sebab tipe permainan mereka kuat dan konsisten, jadi kalau diikuti bermain keras dan menyerang terus-menerus mereka tetap bisa melayani dengan baik,” katanya.

Soal pasangannya yang belum berpengalaman, Greysia menyebutkan bahwa secara teknis permainan Nitya tidak kalah jauh. “Yang penting menjaga mentalnya karena kalau mentalnya bagus, semua teknik permainan bisa keluar semua,” tambahnya.

Sementara itu, wakil manajer tim Indonesia, Lius Pongoh mengatakan tim harus memenangi pertandingan pertama dalam turnamen dua tahunan tersebut. “Pertandingan pertama jangan sampai lepas,” ujar Lius Pongoh usai mendampingi pemain berlatih di Guangzhou Gymnasium, Sabtu.

Tim Indonesia yang berada dalam Grup 1B bersama China, Inggris dan Jepang, akan mengawali langkahnya dengan melawan tim yang mendapat promosi dari grup 2, Jepang.

Lius juga mengatakan bahwa pertandingan pertama akan menjadi ajang untuk melihat kondisi kesiapan para pemain utama untuk menentukan langkah pada pertandingan selanjutnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini kondisi pemain tim Indonesia dalam keadaan baik dan siap bertanding.

Menghadapi tim Jepang yang mendapat promosi setelah memenangi divisi kedua dua tahun lalu di Glasgow Skotlandia, yang sebagian besar pemainnya adalah pemain-pemain belum berpengalaman dalam kejuaraan beregu, tim Indonesia tidak akan memandang sebelah mata dan tetap akan menurunkan pemain-pemain andalannya.

Berikut ini prakiraan susunan pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan Indonesia melawan Jepang di Guangzhou Gymnasium, Minggu (10/5) Siang:

Indonesia v Jepang Tunggal putra: Sony Dwi Kuncoro v Kenichi Tago Tunggal putri: Maria Kristin v Mayu Sekiya Ganda putra: Markis Kido/Hendra Setiawan v Kenta Kazuno/Kenichi Hayakawa Ganda putri: Greysia Polii/Nitya Krishinda v Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna Ganda campuran: Nova Widianto/Liliyana Natsir v Noriyasu Hirata/Miyuki Maeda

Posted in Berita | Leave a Comment »

MALAYSIA BERHARAP MENCURI ANGKA DARI GANDA

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 9, 2009


Guangzhou, 9/5 (Roll News) – Tim unggulan keempat Malaysia berharap dapat mencuri satu angka dari nomor ganda saat menghadapi tim Korea Selatan dalam pertandingan pertama mereka pada babak penyisihan grup Piala Sudirman.

“Selain berharap dari tunggal putra dan tunggal putri, kami mengharapkan angka dari ganda putra Koo Kien Keat/Tan Boon Heong,” kata pemain peringkat satu dunia Lee Chong Wei usai berlatih di Guangzhou Gymnasium, Sabtu.

Malaysia yang beradi dalam Grup 1A bersama unggulan pertama Denmark, Korsel dan Hong Kong akan mengawali turnamen dengan melawan Korsel, Minggu.

Malaysia yang hanya membawa 10 pemain, hampir dipastikan akan memasang ganda putra peringkat tiga dunia Koo Kiet Keat/Tan Boon Heong untuk menghadapi pasangan Jung Je Sung/Lee Yong Dae yang kemungkinan akan menjadi ganda andalan Korsel.

Pada pertemuan sebelumnya, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong kalah pada perempatfinal Malaysia Super Series dari pasangan Korsel yang absen pada tiga bulan terakhir karena Jung Jae Sung harus mengikuti wajib militer. Piala Sudirman akan menjadi penampilan perdana dalam tiga bulan terakhir.

Nomor ganda putra adalah sektor ganda yang paling berpeluang bagi Malaysia karena Korsel lebih unggul dari mereka pada ganda putri dan ganda campuran.

Pada ganda putri Korea punya pasangan peringkat empat dunia Lee Kyung Won/Lee Hyo Jung dan pada ganda campuran mereka memiliki juara Olimpiade Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung.

Lee Chong Wei juga menyebutkan adanya kemungkinan pemain yang bermain rangkap sehingga mengubah susunan pertandingan yang biasanya dimulai dari tunggal putra menjadi ganda campuran terlebih dahulu.

“Mungkin Koo Kien Keat bermain rangkap pada ganda putra dan ganda campuran, seperti juga Lee Yong Dae,” kata Chong Wei yang berharap timnya meraih medali untuk pertamakalinya pada kompetisi Piala Sudirman.

Namun ia berharap tampil sebagai pemain pembuka dan menyumbang poin pertama sehingga dapat mengangkat percaya diri timnya. “Lebih baik jika tunggal putra main pertama dan mendapat poin karena akan meningkatkan percaya diri tim,”kata Chong Wei.

Selain Malaysia melawan Korsel, pada hari pertama turnamen yang akan berlangsung hingga Minggu (17/5) itu, juga akan menampilkan pertandingan Grup 1 antara Indonesia melawan Jepang, Denmark bertemu Hong Kong dan China dengan Inggris

Posted in Berita | Leave a Comment »

Indocock Wali Kota Surabaya 2009 : FEBBY ANGGUNI MENANGI TUNGGAL PUTRI

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 9, 2009


Surabaya, 9/5 (Roll News) – Pebulu tangkis Djarum Kudus yang menempati unggulan kedua, Febby Angguni memenangi nomor tunggal dewasa putri kejuaraan Piala Indocock Wali Kota Surabaya 2009.

Pada laga final di GOR Bulu Tangkis Sudirman Surabaya, Sabtu malam, Febby menumbangkan rekannya yang menjadi unggulan pertama Rosaria Yusfin Pungkasari dengan “rubber set” 18-21, 22-20, 21-14.

Rosaria yang sudah memenangi set pertama, sebenarnya berpeluang mengambil set kedua, ketika memimpin 20-19. Namun, Febby Angguni mampu mengejar serta memaksakan “deuce”, hingga akhirnya menang 22-20.

Pada set penentuan, Febby kembali tampil dominan dan menekan Rosaria yang sedikit kehilangan konsentrasi. Febby yang mantan pemain Pelatnas itu, akhirnya menutup set ketiga dengan 21-14.

“Saya sedikit ceroboh pada set kedua dan ingin cepat-cepat menyudahi permainan, tapi Febby justru mampu memanfaatkan kesalahan itu,” kata Rosaria usai pertandingan.

Sementara di nomor ganda campuran, pasangan Ariyanto Haryadi/Endang Nursugianti (Tangkas Alfamart) sukses menjadi juara, setelah membekuk Ricky W/Devi Tika (Hi-Qua Wima/SGS) dengan “straight set” 22-20, 21-17.

Hingga berita ini diturunkan, pertandingan nomor ganda putra dan putri serta tunggal putra masih berlangsung.

Ganda putri mempertemukan Lidyawati Limanto/Rintan Aprilia (Pengairan Kaltim) dengan Devi Tika/Endang Nursugianti (SGS/Tangkas), kemudian ganda putra antara Komang/Ricky W (Hi-Qua Wima) melawan Agung Ruhanda/Enroe (Mutiara).

Untuk nomor bergengsi tunggal putra akan berhadapan dua unggulan teratas, Budi Santoso (Mutiara) dengan Fauzi Adnan (Suryanaga)

Posted in Berita, Kejuaraan | Leave a Comment »

Indocock Wali Kota Surabaya 2009 : DUA PASANGAN NON UNGGULAN LOLOS KE FINAL

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 9, 2009


Surabaya, 8/5 (Roll News) – Kejutan besar terjadi di nomor ganda campuran kejuaraan bulu tangkis Piala Indocock Wali Kota Surabaya 2009, ketika dua pasangan yang tidak diunggulkan lolos ke partai final.

Dua pasangan nonunggulan yang memastikan tiket final pada Jumat malam, adalah Trikusumawardhana/Stevani (Suryanaga/SGS Elektrik) dan Ricky W/Devi Tika (Hi-Qua Wima/SGS Elektrik).

Pada laga semifinal di GOR Bulu Tangkis Sudirman Surabaya, Trikusumawardhana/Stevani mengalahkan ganda Tangkas Alfamart, Ariyanto/Endang Nursugianti dengan 22-20, 21-10.

Sebelumnya di babak perempat final, Trikusumawardhana/Stevani juga membuat kejutan dengan menghempaskan unggulan pertama Yusuf Ahmad/Lidyawati Limanto (PB Pengairan) 21-15, 17-21, 21-16.

Sementara itu, pasangan Ricky W/Devi Tika secara menyakinkan membekuk “seeded” kedua dari Djarum Kudus, Muhammad Ullihuna/Jenna Ghozali juga dengan “straight set” 21-16, 21-5.

“Kami berharap bisa tampil lebih solid di partai final, karena lawan yang dihadapi lumayan berat,” kata Devi Tika yang pernah bergabung dalam Pelatnas Pratama beberapa waktu lalu.

Anggota Bidang Pertandingan Piala Indocock, Nanang R.Hidayat mengatakan kedua pasangan yang lolos ke final tersebut, memiliki peluang yang sama besar untuk menjadi juara.

“Kedua pasangan sudah terbukti mampu mengalahkan pemain unggulan di babak sebelumnya. Artinya, keduanya punya kekuatan seimbang dan sama-sama berpeluang menang,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pertandingan lain di nomor tunggal dan ganda dewasa putra dan putri masih belum dimainkan

Posted in Berita, Kejuaraan | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: