SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2009
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for May 14th, 2009

PIALA SUDIRMAN 2009 : INDONESIA KALAH TELAK 0-5 DARI CHINA (PILIH KOREA DI SEMI FINAL)

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


sudirman-cup-mascotGuangzhou, 14/5 (Roll News) – Tim Indonesia kalah telak 0 – 5 dari China pada pertandingan penyisihan Grup 1B.

Bertanding di hadapan lebih dari 10.000 penonton di Guangzhou Gymnasium, Kamis malam, pasangan alternatif Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sempat mencuri satu game sebelum kalah 10-21, 21-19, 12-21 dari peraih medali perak Olimpiade tersebut.

“Game kedua kami sudah bagus tapi kalah start pada game ketiga sehingga ketinggalan, waktu mau ngejar lagi sudah telat,” ujar Hendra mengenai pertandingan tersebut.

Hendra mengaku sudah dapat menyesuaikan diri dengan Ahsan yang baru pertamakali berpasangan. “Namun masih banyak lengahnya,” tambahnya.

Sementara Ahsan mengaku sempat tegang pada game pertama sebelum pelatihnya meminta mereka bermain lepas pada game kedua.

“Setelah itu baru bisa main normal,” kata Ahsan yang mengaku agak pontang-panting di belakang mengejar pukulan pasangan China.

Pertandingan tersebut adalah untuk pertamakalinya China kehilangan satu game setelah pada dua pertandingan sebelumnya selalu memenangi pertandingan tanpa runner-game.

Semengtara Cai Yun yang semula mengira akan menghadapi Markis Kido/Hendra Setiawan mengatakan Ahsan tidak secepat Kido di bagian belakang lapangan sehingga selalu mengarahkan bola ke belakang.

Soal kekalahan pada game kedua, Cai Yun mengatakan, kemenangan mudah pada game pertama membuat mereka buru-buru ingin memenangi pertandingan sehingga terbawa oleh ritme permainan pasangan Indonesia.

Kekalahan kedua Indonesia dialami oleh Maria Kristin Yulianti yang berhadapan dengan Wang Yi Han dengan 21 – 16, 5 – 21 dan 10 – 21. Sempat unggul di set pertama, pada set kedua Maria seolah kehilangan segalanya. Kecerdikan Wang Yi Han membuat Maria sering kali gagal mengantisipasi bola bola silang Wang Yihan. Wang Yi Han mengalahkan Maria dalam 56 menit.

Partai ketiga mempertandingan tungal putra antara Lin Dan berhadapan dengan Simon Santoso. Secara Mengejutkan Simon berhasil mengalahkan Lin Dan pada set pertama dengan skor 21 – 13. Pertarungan set kedua menjadi milik Lin Dan. Dengan mudah Lin Dan mengakhiri pertandingan dengan skor 21 – 14. Set ketiga yang merupakan set penentuan terjadi kejar mengejar angka. 7 – 8 untuk Lindan. Simon bak ingin meruntuhkan tembok China tetapi apa daya pengalaman seorang Lin ” Super ” Dan masih menjadi kunci kemenangan buat Lin Dan. Lin Dan menyudahi perlawanan Simon dengan skor 21 – 11 sekaligus mengukuhkan  China  menjadi juara grup.

Di partai keempat yang sudah tidak berpengaruh lagi, ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari/Greysa Polii yang berhadapan dengan Du Jing/Yu Yang juga tak kuasa membendung keperkasaan pemain kuat China tersebut. Pasangan Indonesia kalah dengan 15-21 dan diset kedua kalah dengan 13-21.

Sementara partai kelima yang Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita yang berhadapan dengan Zheng Bo/Ma Ji. Sekalipun Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita sanggup bermain rubber set tetapi mereka harus tetap menyerah kepada lawannya dengan skor 22 -20, 18 – 21 dan 21 – 14.

Di Semi Final China akan berhadapan dengan Malaysia yang pada saat bersamaan mengalahkan Denmark. dengan skor  3 – 2.  Tertinggal lebih dulu saat ganda campuran Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari/Wong Pei Tty kalah 17 – 21, 22 – 21 dari ganda Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

Namun pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei segera memperbaiki kedudukan bagi Malaysia dengan mengalahkan pemain lapis kedua Denmark Jan O Jorgensen 21 – 11, 21 – 18.

Jorgensen terpaksa diturunkan pada pertandingan penting tersebut setelah pemain nomor dua dunia Peter Gade harus istirahat menyusul migrain yang membuatnya dibawa ke rumah sakit usai pertandingan melawan Korea, Selasa (12/5).

Pasangan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong membuat Malaysia unggul 2 – 1 ketika mereka menundukkan Lars Paaske/Jonas Rasmussen 21 – 9, 21 – 14, dan Wong Mew Choo memastikan kemenangan Malaysia dengan mengalahkan Nana Brosolat Jensen 21 – 8, 21 – 11.

Meski timnya sudah kalah, ganda putri Denmark Kamilla Rytter Juhl/Lena Frier Kristiansen berjuang untuk memperkecil kekalahan Denmark dengan menundukkan Chin Eei Hui/Wong Pei Tty 21 – 11, 16 – 21, 21 – 11.

Sebelum berangkat ke Guangzhou, Denmark sudah kehilangan satu pemain andalannya, Tine Rasmussen yang mengalami cedera kaki.

“Ganda campuran memang tampil sebaik yang kami perkirakan karena sangat kuat dan sudah diperkirakan akan menang,” kata manajer tim Denmark Finn Traerup Hansen.

Namun, tambahnya, ganda putra Denmark kesulitan menghadapi pasangan Malaysia yang sangat bagus, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, kata Hansen yang menyesalkan timnya yang kehilangan Tine Rasmussen dan Peter Gade.

Soal penampilan Jan O Jorgensen yang kalah dari Lee Chong Wei, Hansen memandang itu sebagai pengalaman bagi pemain berusia 21 tahun tersebut yang merupakan salah satu pemain Denmark yang sedang berkembang.

Malaysia Capai target

Sementara itu manajer tim Malaysia Majol Mahap mengaku gembira karena timnya berhasil mencapai target semifinal yang sudah mereka tetapkan sejak sebelum berangkat ke Guangzhou.

“Sebelum meninggalkan Malaysia untuk mengikuti turnamen ini, kami memasang target setidaknya mencapai semifinal, dan kami meraihnya hari ini,”kata Hamap yang semula berharap mendapat poin dari dua tunggal dan salah satu ganda.

Sementara pelatih ganda Malaysia Rexy Mainaky mengaku terkejut dengan susunan pemain Malaysia yang tidak menurunkan pasangan Mathias Boe/Carsten Mogensen pada ganda putra melainkan Lars Paaske/Jonas Rasmussen yang selama turnamen berlangsung belum pernah tampil.

“Itu menguntungkan kami,”kata Rexy seraya menambahkan, untuk menghadapi China di semifinal, mereka mengharapkan keberhasilan dua pemain tunggal dan ganda putra.

Kekalahan Denmark membuat mereka harus gagal melaju ke semi final tahun ini. Sementara Indonesia sendiri di partai semi Final akan berhadapan dengan korea selatan yang lebih dulu menjadi juara grup.

Berikut hasil lengkap Lining Sudirman Cup 2009 tanggal 14/05 :

Lining 5

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

SUDIRMAN CUP 2009 : RUSIA HADAPI THAILAND UNTUK PROMOSI, DENMARK TANPA GADE

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


sudirman-cup-mascotGuangzhou, 14/5 (Roll News) – Tim Rusia akan menghadapi Thailand yang menjadi juara Grup 2A untuk memperebutkan posisi puncak Grup 2 sekaligus mendapat promosi ke Grup 1. Rusia yang membawa 14 pemain maju ke playoff promosi setelah dalam pertandingan di Guangzhou Gymnasium, Kamis, mengalahkan Belanda 3-2. Pasangan Alexander Nikolaenko/Valerie Sorokina membuka angka Rusia dengan kemenangan atas Jurgen Wouters/Yao Jie 21-11, 21-11, diikuti kemenangan Stanislav Pukhov yang menang atas Dicky Palyama 21-4, 10-21, 21-10 yang membawa Rusia memimpin 2-0. Rusia tampaknya akan menang langsung 3-0 saat pasangan Alexander Nikolaenko/Vitaly Durkin merebut game pertama atas Ruud Bosch/Koen Ridder, namun pasangan Belanda bangkit untuk memenangi pertandingan 16-21, 21-13, 21-19 dan memperbaiki kedudukan bagi Belanda. Judith Meulindijks menyamakan kedudukan bagi Belanda dengan mengalahkan Ella Diehl 21-16, 21-19, dan pasangan putri Nina Vislova/Valerie Sorokina memastikan kemenangan dengan menumbangkan pasangan Paulien Van Dooremalen/Rachel Van Cutsen 21-15, 21-8. Degradasi Dua tim yang berakhir pada posisi terbawah Grup 1A dan Grup 1B, Jepang dan Hong Kong akan bertarung habis-habisan untuk menghindari degradasi dari Grup 1 kejuaraan dunia beregu campuran Piala Sudirman, Jumat (15/5). “Mungkin itu akan menjadi pertandingan tersulit bagi kami karena Jepang adalah tim yang kuat,” ujar kepala pelatih tim Hong Kong Chan Chi Choi. Ia mengatakan akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya untuk mengalahkan Jepang sekaligus menghindari degradasi dari Grup 1. Hong Kong yang pada Rabu kalah 2-3 dari Korsel, katanya, akan bersiap untuk pertandingan terakhir dalam Piala Sudirman 2009, Jumat, sebaik mungkin. “Kami akan turunkan susunan terbaik agar dapat mengalahkan Jepang,” katanya. Tim yang menang dalam pertandingan tersebut akan bertahan pada Grup 1 sedangkan yang kalah terdegradasi ke Grup 2.

Hadapi Malaysia, Denmark Tanpa Gade

Tunggal putra Denmark, Peter Hoeg Gade absen menghadapi Malaysia dalam pertandingan terakhir subgrup 1A Piala Sudirman, Kamis (14/5).

Gade (32) sempat dilarikan ke rumah sakit, Rabu (13/5), karena merasakan sakit kepala. Menurut peringkat dua dunia ini, ia merasakan gejala sakit kepala sebelum mengalahkan Park Sung-Hwan 21-16 21-18 saat Denmark bertemu Korea Selatan. Dalam pertandingan tersebut, Denmark kalah telak 1-4.

Posisi Gade digantikan pemain tunggal kedua, Jan O Jorgensen, yang akan menghadapi peringkat satu dunia, Lee Chong Wei. Pemenang pertandingan ini akan mendampingi Korea Selatan dari subgrup 1 A ke babak semifinal, Sabtu mendatang.

Bagi Denmark, absennya Gade merupakan pukulan berat kedua setelah sebelumnya mereka harus kehilangan  pemain putri utama mereka, Tine Rasmussen, karena cedera.

Jadwal lengkap Denmark-Malaysia:

Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl   VS   Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari/Wong Pei Tty
Jan O Jorgensen  Denmark Tanpa Gade   VS   Lee Chong Wei
Lars Paaske/Jonas Rasmussen   VS   Koo Kean Keat/Tan Boon Heong
Nanna Brosolat Jensen   VS   Wong Mew Choo
Kamilla Rytter Juhl/Lena Frier Kristiansen    VS    Chin Eei Hui/Wong Pei Tty

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

PIALA SUDIRMAN 2009 : RACIKAN BARU INDONESIA (BERSIAP MELAWAN KOREA DI SEMI FINAL)

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


Tampaknya kubu Indonesia memilih FIGHT di semi Final untuk melawan korea. Hal ini jelas dari komposisi susunan pemain yang akan diturunkan melawan China Malam ini. Indonesia sama sekali tidak merisaukan menang atau kalah pada partai penentuan juara grup kali ini. Tercatat pasangan racikan baru (mungkin dadakan) di bagian ganda putra antara Hendra Setiawan/Moh. Ahsan yang akan menjajal kekuatan Cai Yun/Fu Hai Feng. Atau mungkin Indonesia berharap membuat kejutan dari pasangan baru ? Kita saksikan bersama sama di Global TV sore ini pukul 17.30. Kita tunggu hasilnya. Semoga ….

Berikut susunan lengkap pertandingan Indonesia VS China malam ini :

MD :  Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan VS  Fu Haifeng/Cai Yun

WD :  Maria Kristin VS  Wang Yihan

MS  :  Simon Santoso VS Lin Dan

WD :  Greysia Polii/Nitya Krishinda VS  Du Jing/Yu Yang

XD  :  Devin Lahardi/Lita Nurlita VS  Zheng Bo/Ma Jin

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

PIALA SUDIRMAN 2009 : STRATEGI INDONESIA MENGHADAPI CHINA UNTUK PENENTUAN JUARA GROUP

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


sudirman-cup-mascotHari ini adalah laga terakhir di penyisihan group 1B perebutan Piala Sudirman 2009 di Guangzhou China. Indonesia dan China akan bertanding untuk memperebutkan juara group. Meski tergolong kans Indonesia untuk menang cukup kecil akan tetapi kita tidak boleh pesimis. Dari group 1A dipastikan Korea menjadi juara group setelah dalam laga terakhirnya mampu memukul Hongkong 3-2 dan untuk runner up group baru ditentukan hari ini antara Malaysia dan Denmark karena masing-masing baru memperoleh 1 kali kemenangan.   Di lihat dari performa yang ada, untuk Malaysia kemungkinan bisa unggul 3-2 atas Denmark. Malaysia tentu akan mengandalkan tunggal putra Lee Chong Wei, ganda putra Koo Kien Kit/Tan Boon Heong dan ganda campuran nomor 1 Eei Hui Chin/Wong Pei Tty. Atau jika terjadi kejutan dari Denmark, mungkin akan terjadi dari nomor tunggal putra yang akan di wakili pemain veteran Peter Heog Gade.

Artinya Jika Korea menjadi Juara Group, maka jika Indonesia harus kalah dari China di perebutan juara group kali ini, maka di semifinal Indonesia akan bertemu dengan Korea yang notabene lebih kuat dibanding dengan dua negara lain tersebut.  Indonesia yang biasa mengandalkan ganda putra dan ganda campuran tentu akan lebih bekerja keras untuk dapat menang menghadapi Korea. Ganda campuran misalnya, melalui pasangan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, Nova Widianto/Lilyana Natsir pernah beberapa kali dikalahkan, salah satunya di final Olimpiade Beijing 2008 silam. Sedangkan Ganda Putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan pernah dipermalukan di semifinal perebutan Piala Thomas 2008 di hadapan publiknya sendiri di Jakarta.

Peluang untuk melangkah mulus hingga ke final bisa saja terjegal oleh Korea, dimana China sendiri mengakui sangat mewaspadai Korea. Untuk itulah dalam menghadapi China, meski diatas kertas China lebih unggul, akan tetapi ini adalah kejuaraan beregu yang mempunyai tingkat kebersamaan yang berbeda, jadi apapun bisa saja terjadi dilapangan. Dalam menghadapi China, manajer tim PIala Sudirman tidak boleh main-main menurunkan pemainnya, karena tentu saja Indonesia akan lebih baik menjadi juara group dan terhindar dari Korea dibandingkan jika harus menjadi runner up group yang pastinya akan berhadapan dengan juara group 1A Korea.

Meski posisi Indonesia dibawah China, akan tetapi dengan strategi dan mental yang dipersiapkan dengan baik, Indonesia seharusnya bisa mengungguli China.  Indonesia bisa mencuri angka dari nomor ganda putra, ganda campuran dan tunggal putra. Sementara untuk tunggal dan ganda putri harus diakui Indonesia berat untuk dapat menang, karena memang mereka lebih kuat secara fisik dan mental.

Untuk dapat memuluskan langkah ini, Indonesai harus menurunkan kekuatan terbaiknya. Di nomor tunggal putra Sony Dwi Kuncoro seharusnya bisa menumbangkan Lin Dan. Kemudian ganda putra dipastikan Markis/Hendra harus turun. Dan di ganda campuran, Nova/Lily yang sudah saling mengalahkan dengan pasangan ganda campuran China juga harus diturunkan. Sedangkan dinomor tunggal dan ganda putri, tanpa mengecilkan mereka siapapun yang diturunkan haruslah siap dari segi mental dan fisik.

Namun apapun hasilnya, mudah-mudahan Indonesia masuk kembali sebagai finalis dulu. Soal juara itu nomor sekian, yang penting bagaimana membuat strategi untuk menghadapi semifinal yang akan berlangsung hari sabtu nanti tanggal 16 Mei 2009 dan siapa lawan yang akan dihadapi, baru akan diketahui nanti malam.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

Sirnas DKI Jakarta Open 2009 Klub Djarum Tetap Berpartisipasi Penuh

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


(Bulutangkis.com) – Setelah berjaya pada kejuaraan bulutangkis Indocock Walikota Surabaya Cup 2009 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 04 Mei hingga 09 Mei 2009 yang baru lalu. Kembali klub Djarum Kudus mengirimkan atlit-atlitnya untuk berlaga pada ajang Jakarta Open yang akan diselenggarakan dari tanggal 18 Mei 2009 hingga tanggal 24 Mei 2009 di Jakarta.

Pada kejuaraan bulutangkis yang merupakan rangkaian Sirkit Nasional ini Klub Djarum kembali mengirimkan atlit-atlitnya pada setiap kelompok umur yang ada. Mulai dari kelompok Remaja hingga Dewasa dengan berbagai nomor pertandingan yang ada.

Adapun atlit-atlit Klub Djarum Kudus yang akan berpartisipasi pada turnamen ini sebagaimana yang kami peroleh dari http://www.pbdjarum.com yang merupakan website resmi klub Djarum adalah sebagai berikut :

Tunggal Putra Remaja :
1. Shesar Hiren Rhustavito
2. Thomi Azizan Mahbub
3. Yuan Fadhilah Faza
4. Rudi Cahyadi Budhiawan
5. Reksy Aureza Megananda
6. Hardi Yuda Satria
7. Amal Ori Wibowo
8. Prabowo Rafsanjani Rizki

Tunggal Putra Taruna :
1. Riyanto Subagja
2. Arief Gifar Rahmadhan
3. Kho Henrikho Wibowo
4. Kenas Adi Haryanto
5. Ryan Fajar Satrio
6. Gatot Agung Syahputra

Tunggal Putra Dewasa :
1. Dionysius Hayom Rumbaka
2. Andreas Adityawarman
3. Bandar Sigit Pamungkas
4. Engga Setiawan
5. Wisnu Haryo Putro
6. Bayu Sukmo Pamulang
7. Gary
8. Randy Sulistya Saputra

Tunggal Putri Pemula :
1. Marsa Indah Salsabila
2. Anes Penty Naris
3. Rahmadhani Hastiyanti Putri
4. Feeby Arwynda Pelangi

Tunggal Putri Remaja :
1. Ristya Ayu Nugraheny
2. Syafitri Nur Azizah
3. Intan Dwi Jayanti
4. Uswatun Khasanah

Tunggal Putri Taruna :
1. Ana Rovita
2. Ayu Wanda Tika Wulandari
3. Yeni Asmarani
4. Ratih Rachmayati
5. Dinar Dyah Ayustine
6. Ummi Khanifah
7. Sesaria Nisa Afifi

Tunggal Putri Dewasa :
1. Fransiska Ratnasari
2. Maria Elfira Christina
3. Maria Febe Kusumastuti
4. Rosaria Yusfin Pungkasari

Ganda Putra Remaja :
1. Felix Kinalsal / Bagus Hariyanto
2. Edi Subaktiar / Arya Maulana Aldiartama
3. Thomi Azizan Mahbub / Kenny Putra Aviancy
4. Shesar Hiren Rhustavito / Ryan Fajar Satrio
5. Rudi Cahyadi Budhiawan / Prabowo Rafsanjani Rizki
6. Hardi Yuda Satria / Amal Ori Wibowo

Ganda Putra Taruna :
1. Didit Juang Indrianto / Seiko Wahyu Kusdianto
2. Sigit Sudrajad / Rangga Yave Rianto
3. Jones Ralfy Jansen / Yudha Wiratama
4. Alvin Iqshandhy / Ganjar Rismawardani
5. Ferdian Fascal Wardhanni Rusman / Darmiko
6. Prayoga Ginanjar Saputra / Prayogi Ginanjar Saputra

Ganda Putra Dewasa :
1. Muhammad Ulinnuha / Berry Angriawan

Ganda Putri Remaja :
1. Syafitri Nur Azizah / Ristya Ayu Nugraheny
2. Marsa Indah Salsabila / Selly Kurniawan

Ganda Putri Taruna :
1. Lidya Pradita / Yayu Rahayu
2. Nurbeta Kwanrico / Aulia Putri
3. Gloria Emanuelle Widjaja / Deariska Putri Medita
4. Ririn Amelia / Khaeriah Rosmini
5. Farah Amalia Triyani / Melati Daeva Oktaviani

Ganda Putri Dewasa :
1. Jenna Gozali / Rufika Olivta
2. Nimas Rani Wijayanti / Reni Rosi Hendarni
3. Delis Yuliana / Cisita Joity Jansen
4. Niken Yulia Wijaksana / Ratih Asri Puspitasari

Ganda Campuran Remaja :
1. Bagus Hariyanto / Melati Daeva Oktaviani
2. Felix Kinalsal / Chintia Rhizta Andreti

Ganda Campuran Taruna :
1. Didit Juang Indrianto / Yayu Rahayu
2. Jones Ralfy Jansen / Nurbeta Kwanrico
3. Yudha Wiratama / Gloria Emanuelle Widjaja
4. Ferdian Fascal Wardhanni Rusman / Ririn Amelia
5. Darmiko / Khaeriah Rosmini
6. Ganjar Rismawardani / Deariska Putri Medita

Ganda Campuran Dewasa :
1. Muhammad Ulinnuha / Jenna Gozali
2. Rahmat Adianto / Reni Rosi Hendarni

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Badminton players mourn for quake dead

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


Updated: 2009-05-13 09:42 Badminton players competing at the 11th Sudirman Cup here took a break from their sport Tuesday as a mournful China marked the first anniversary of a devastating earthquake that left more than 87,000 people dead or missing and 5 million homeless.

Chinese players observed one-minute silence before their group match against Japan Tuesday afternoon.

“We’ve tried our best to help those who live in the quake-hit area,” said Chinese head coach Li Yongbo. “We donated money and materials to the reconstruction of those areas.”

The Chinese badminton team were playing in Indonesia when the 8.0-magnitude earthquake jolted Sichuan Province on May 12 last year. After returning home, Chinese players donated four million yuan (about US$588,000) for the relief work and Li Yongbo auctioned his medals along with several player-autographed jerseys and rackets on the Internet.

“Today is the anniversary for the miserable earthquake. Though the rebuilding work is well under way, I know that those people in earthquake region still need care and support and we will continue to render our support,” said Li.

He added that although his players have a busy schedule this year which features the National Games and East Asian Games, they would visit Sichuan at a fit time for charity. Special coverage:
Sichuan, One Year On…

Xie Zhongbo, a Sichuan native, wrote an article in his blog to commemorate the deceased.

“They showed us what strong will is. They showed us what optimism is,” Xie wrote. “Such spirit stimulates us to play hard on the court.”

Guo Zhendong, Xie’s teammate, said:”Defending the Sudirman Cup will be my best gift to those survivors. We are with you forever.”

Pi Hongyan, a Sichuan native who now represents Frane, said she was worried about her old folks at home town.

“I was very concerned when I learned of the earthquake,” said Pi. “I worried about my parents and my friends. I cared about everybody in Sichuan and hoped no one got injured. I hope the rebuilding work goes smoothly.”

1 minute

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Peter Gade Sempat Masuk Rumah Sakit

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


GUANGZHOU, Kompas.com – Tunggal putera Denmark, Peter Hoeg Gade  diragukan dapat memperkuat timnya menghadapi Malaysia dalam pertandingan terakhir sub grup 1A, Kamis (14/5).

Gade, 32, dilarikan ke rumah sakit Rabu (13/5) karena merasakan sakit kepala.  Menurut peringkat dua dunia ini, ia merasakan gejala sakit kepala sebelum mengalahkan Park Sung-hwan 21-16 21-18 saat Denmark bertemu Korea Selatan. Dalam pertandingan tersebut Denmark kalah telak 1-4.

Asisten pelatih Kenneth Jonassen mengatakan Gade hanya mengalami migrain. Namun untuk pencegahan, ia tidak ikut berlatih bersama tim pada Rabu pagi. Namun Jonassen belum memastikan apakah Gade dapat dimainkan saat menghadapi Malaysia, Kamis besok.

“Ia sudah merasa lebih baik dan sedang beristirahat di kamarnya,” kata Jonassen. “Sebenarnya ia bisa saja tidak bermain saat menghadapi Sung-hwan kemarin. Namun ia memutuskan tetap bermain, buat dirinya dan negaranya.”

Jika diturunkan, Gade akan menghadapi peringkat utama dunia, Lee Chong-wei. Nomor tunggal putera merupakan nomor yang penting buat kedua tim. Pemenang pertandingan ini akan mendampingi Korea Selatan lolos ke babak semifinal Piala Sudirman.

Tim Piala Sudirman Denmark tidak diperkuat peringkat satu puteri dunia, Tine Rasmussen yang absen karena cedera.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Sudirman Cup 2009 Video : Malaysia vs Hong Kong

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


Men Doubles Badminton Video : Koo Kien Keat & Tan Boon Heong (Malaysia) took on Albertus Susanto Njoto & Wai Ho Hui (Hongkong) in the Sudirman Cup 2009

PART 1

PART 2

PART 3

PART 4

Mix Doubles Badminton Video : Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari & Wong Pei Tty (Malaysia) took on Yohan Hadikusumo Wiratama & Chau Hoi Wah (Hongkong) in the Sudirman Cup 2009

PART 1

PART 2

PART 3

PART 4

Posted in Badminton, Video | Leave a Comment »

SUDIRMAN CUP 2009 : KOREA SELATAN JUARA GRUP

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


sudirman-cup-mascotGuangzhou, 13/5 (Roll News) – Tim Korea memastikan tempat teratas Grup 1A kejuaraan dunia beregu campuran Piala Sudirman setelah mengalahkan Hong Kong 3-2 pada pertandingan penyisihan grup di Guangzhou, China, Rabu.

Pasangan ganda campuran Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung membuka perolehan angka bagi Korsel dengan mengalahkan Hui Wai Ho/Yip Pui Yin 10-21, 21-11, 21-16.

Namun pebulutangkis tunggal putra Chan Yan Kit menyamakan kedudukan bagi Hong Kong dengan membabat Shin Baek Cheol 21-14, 21-9 hanya dalam 26 menit.

Pasangan Hwang Hi Man/Han Sang Hoon membawa tim yang selalu menjadi semifinalis itu memimpin 2-1 dengan meraih kemenangan atas Albertus Susanto Njoto/Yohan Hadikusumo Wiratama 21-10, 21-10.

Wang Chen mempertahankan peluang bagi Hong Kong dengan menyamakan kedudukan 2-2 setelah menang atas Kim Moon Hi 13-21, 21-15, 21-15.

Ganda putri Ha Jung Eun/Kim Min Jung menjadi penentu kemenangan Korsel melalui kemenangan atas Chau Hoi Wah/Chan Tsz Ka 21-7, 21-14.

Manajer tim Korsel Kim Jung Soo mengatakan, absennya pasangan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung menyebabkan pertandingan itu menjadi sulit, apalagi Hong Kong mempunyai pemain yang bagus pada nomor tunggal.

Ia mengatakan belum bisa menurunkan pemain tunggal putra terbaiknya Park Sung Hwan karena belum pulih sepenuhnya usai mengikuti wajib militer sehingga perlu diistirahatkan sementara.

“Park Sung Hwan sudah ikut latihan hari ini dan akan latihan besok sehingga masih punya kesempatan untuk tampil pada pertandingan selanjutnya,” katanya.

Pada semifinal, Korsel akan melawan runner-up Grup 1B antara Indonesia dan China yang akan bertanding Kamis (14/5).

Inggris ketiga

Tim Inggris memastikan tempat ketiga pada Grup 1B setelah mengungguli Jepang 3-0 pada tiga partai pertama.

Anthony Clark/Donna Kellong membukukan angka pertama 24-22, 21-15 diikuti keberhasilan Andrew Smith atas Kenichi Tago 21-17, 19-21, 21-14 dan pasangan Nathan Robertson/Anthony Clark memastikan kemenangan dengan menundukkan Kenta Kazuno/Kenichi Hayakawa 23-25, 21-19, 21-18.

“Ini pertandingan yang istimewa bagi saya, kami bisa bertahan pada grup teratas. Itu bagus untuk pemain-pemain muda karena jika kami turun (ke divisi di bawahnya) akan sulit bagi mereka untuk naik lagi,” ujar Nathan yang tampil ke-100 kali mewakili negaranya.

Kemenangan tersebut membawa Inggris maju ke babak playoff melawan tim yang kalah antara Denmark dan Malaysia untuk menentukan posisi kelima dan keenam pada Grup 1. Sementara Jepang akan bertemu dengan Hong Kong pada pada playoff degradasi.

Berikut hasil lengkap pertandingan hari ini (13/5)  :

Lining 4

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

NATHAN TAMPIL KE-1OO KALI UNTUK INGGRIS

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2009


NathanGuangzhou, 13/5 (Roll News) – Pebulutangkis Inggris Nathan Robertson, tampil untuk ke-100 kali bagi negaranya ketika Inggris menghadapi Jepang dalam perebutan tempat ketiga Grup 1B Piala Sudirman di Guangzhou, Rabu malam.

Pebulutangkis berusia 32 tahun yang tampil melawan pasangan Kenta Kazuno/Kenichi Hayakawa pada nomor ganda putra bersama Anthony Clark itu, melakukan debutnya ketika Inggris melawan China saat usianya baru 18 tahun.

Mereka berhasil menyumbang angka sekaligus memastikan kemenangan Inggris atas Jepang setelah merebut tiga partai pertama.

Kemenangan tersebut membawa Inggris maju ke babak playoff melawan tim yang kalah antara Denmark dan Malaysia untuk memperebutkan posisi kelima dan keenam pada Grup 1.

Pria bernama lengkap Nathan James Robertson kelahiran Nottingham 30 Mei 1977 yang meraih gelar juara dunia 2006 dan medali perak Olimpiade Athena 2004 saat berpasangan dengan Gail Emms, mengaku sangat gembira dengan keberhasilan tersebut.

“Saya sangat senang bisa menang karena pertandingan ini sangat penting,” ujar Nathan yang mengaku puas dengan keberhasilan Inggris mengalahkan Jepang sehingga mempertahankan posisi mereka pada divisi teratas Piala Sudirman.

“Ini bagus untuk pemain-pemain muda karena kalau kami terdegradasi akan sulit untuk kembali ke divisi teratas,” kata Nathan yang mulai mengayun raket saat berusia enam tahun itu.

Ayah dari Neve yang menyukai sushi itu mengatakan, tidak banyak orang yang bisa mencapai penampilan ke-100 dalam mewakili negaranya di pentas internasional, karenanya ia ingin merayakan keberhasilan tersebut dengan rekan-rekan setimnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: