SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2009
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for May 22nd, 2009

ALAMSYAH dan ADNAN FAUZI KE SEMIFINAL JAKARTA OPEN

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 22, 2009


Jakarta, 22/5 (Roll News)- Unggulan pertama tunggal dewasa putra Alamsyah melaju ke babak semifinal pada Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, setelah mengalahkan Abdul Karim 21-10 dan 21-18 di babak perempat final, Jumat.

Pada semifinal Sabtu Alamsyah akan menghadapi Fauzi Adnan yang pada pertandingan perempat final lainnya menang atas Bandar Sigit melalui rubber set 13-21, 21-19 dan 21-16.

Pebulutangkis lainnya Budi Santoso mengalahkan Andreas A dengan angka 21-17 dan 21-8 sedangkan Hayom menyingkirkan Ridho Akbar 21-17 21-15. Budi Santoso akan menghadapi Hayom pada semifinal nanti.

Pertandingan yang masuk babak semifinal pada Sabtu (23/5) sore yakni tungal dewasa putra dan putri sedangkan partai lainnya masih perempat final.

GANDA DEWASA PUTRA

Ganda dewasa putra unggulan pertama, Krisna Adi/Syarief Shammy dari klub Pusdiklat Jaya Raya melaju ke babak perempat final Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Setelah mengalahkan pasangan Andreas/Dani dari klub Anugerah Jakarta dengan skor 21-17 dan 21-13.

Di babak perempat final yang berlangsung pada Sabtu pagi, pasangan Krisna/Syarief berhadapan dengan Davin Rahadi/Robby dari klub Ganesa Tanggerang yang menang atas Ardiansyah/Ujang Suherian (Ganesa), rubber set 12-21, 21-12 dan 21-13.

Ganda dewasa putra lainnya yang berhasil masuk delapan besar, pasangan unggulan kedua, Berry Angriawan/M Ulinnuha (Djarum) kalahkan Ali Rasmara/Teguh Siswanto klub Kukar Badm Club, Kalimantan Timur 21-16, 21-14.

Pasangan Agung Ruhanda/Enroe (Mutiara Bandung) menang atas Arief/Dhavi (Podomoro) 21-13, 21-19, Bagus Suprobo/Tri Kusumawardana (Surya Naga, Surabaya) 21-17 dan 21-18, Trikus/Viki Indra Okvana (Surya Naga) mengalahkan Sandi Dharma/Endi (Mutiara, Bandung) 15-21, 21-17,dan 21-12.

Anggun/Flady Limpele (Pusdiklat Jaya Raya/SGS Elektrik) menang atas Rio Arief/Yusan (Wailan Manado) 21-15 dan 21-16, Hadi Saputra/Ronny (Pengairan, Kaltim) kalahkan Dede/Rahman (Lion Air) 17-21,21-13 dan 22-20.

“Babak perempat final ganda putra akan digelar pada Sabtu (23/5) pagi, sedangkan semifinal sore,” kata wasit PB PBSI Nelson.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Rashid and Rexy told to improve standard of back-up players

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 22, 2009


KUALA LUMPUR: National chief coaches Rashid Sidek and Rexy Mainaky have been asked to improve their jobs to strengthen the singles and doubles departments respectively after having fallen short on expectations thus far this year.

The first half of the year saw uninspiring performances from the men’s singles back-up players while there had been just several switch and swap exercises in the men’s doubles.

And the Badminton Association of Malaysia’s (BAM) coaching co-ordinator, Kenny Goh, wants to see better strategy and planning from the duo to narrow the gap in standard between the back-up and senior shuttlers.

Currently, both coaches are only sharing the joy in the achievements of a handful of elite players.

The title winners thus far this year are world No. 1 Lee Chong Wei (Malaysian Open, January) and the top men’s doubles pair of Koo Kien Keat-Tan Boon Heong (Swiss Open, March).

Kenny said that although Rashid had identified the problems in the back-up squad, there was no concrete plan to solve them.

Rashid has stated that the slow progress of the back-up players — Tan Chun Seang, Mohd Arif Abdul Latif, Chong Wei Feng and Liew Daren — was due to their inconsistency and lack of mental toughness.

“Rashid will now have to work out plans on how to arrest the problems,” said Kenny, who is also the BAM general manager.

“He has been talking about these weaknesses of the players quite often. What is he doing to improve the situation? Hopefully, this will be the focus in the next six months.”

In the men’s doubles, there had been several changes in partnership and it was difficult to keep track of the progress of the back-up players.

On top of that, the decision by Gan Teik Chai and Tan Bin Shen to leave the national team has also forced the coaches to make another round of changes.

World junior champion Lim Khim Wah was left without a partner for the men’s doubles. He now trains with Ng Paou Ling in the mixed doubles.

The current men’s doubles back-up pairs are Mak Hee Chun-Tan Wee Kiong, Khoo Chung Chiat-Ong Soon Hock, Hoon Thien How-Lin Woon Fui and Vountus Indra Mawan-Goh Wei Shem.

“Rexy has made some changes but he has to start building up these pairs. Some new pairs have not been tested in tournaments,” said Kenny.

“We used to boast of having quality doubles pairs. Whatever decisions taken by the chief coaches must be supported with a clear objective and strategy.

“We hope that there will be a clearer direction for the back-up players in the second part of the year. And there should be targets set for them too.”

Kenny added that the BAM hoped to see better performances from the back-up players in the next six months or they risk being dropped from the team.

All the back-up players will get to make their marks in the Pahang Open, which will be held in Kuantan from May 26-29

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Jakarta Open 2009 Pemain Jepang Kandas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 22, 2009


(Bulutangkis.com) – Turnamen Jakarta Open 2009 kemarin menyelesaikan babak perdelapan final. Pemain asal Jepang, Sakai Kazumaza gagal menjadi satu-satunya pemain non Indonesia yang melaju ke perempat final. Meskipun bermain dengan gigih tetapi Sakai gagal mengatasi keuletan pemain Suryanaga, Fauzi Adnan dan kalah dengan skor 16-21 16-21.

Dibabak delapan besar Fauzi akan berhadapan dengan Bandar Sigit Pamungkas. Perjuangan Bandar Sigit untuk melaju tidak diperoleh dengan mudah. Pertarungan ketat terjadi untuk mengalahkan Sakti Kusuma 18-21 21-13 21-18.

Unggulan utama Alamsyah melenggang ke perempatfinal tanpa mengeluarkan keringat setelah menang WO atas Thomas Putra. Alamsyah hari ini akan ditantang pemain non unggulan Abdul Karim. Pemain gaek Budi Santoso ikut lolos ke perempat final dan akan berhadapan dengan pemain klub Djarum Andrea Adityawarman. Kejutan terjadi ketika unggulan 5/8 Engga Ssetiawan yang juga dari Djarum Kudus takluk dari pemain gaek lainnya Ardiansyah 21-14 15-21 19-21. Pada perempat final Ardiansyah akan menghadapi unggulan kedua Dionysius Hayom Rumbaka.

Pada bagian putri unggulan yang bertanding hari ini tidak terhadang untuk melaju ke perempat final. Pada babak 8 besar hari ini unggulan (2) Maria Febe akan berhadapan dengan unggulan (5/8) Febe Angguni. Sedangkan unggulan pertama Maria Elfira akan berhadapan dengan Putri Muthia setelah Efira mengalahkan Lina Herlina 21-8 21-14 dan Putri menang WO. Partai perempatfinal lainnya akan berhadapan Rosaria Yusfin melawan Riza Nur Azizah dan Yuan Kartika akan bertarung dengan Fransiska Ratnasari. (Hendri Kustian)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Jakarta Open XXII 2009 : ANDRE DAN ARIE RAIH KEMENANGAN

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 22, 2009


Jakarta, 21/5 (Roll News)- Tunggal Taruna Putra, unggulan pertama Andre Martin Tene dan unggulan kedua Arie Guna Dharma meraih kemenangan atas lawan-lawannya untuk melaju ke babak lima pada Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta Kamis. Pebulutangkis Andre pada babak empat berhasil mengalahkan M Yunus 21-12, 21-11, sedangkan Arie menang atas Lucky dengan rubber set 21-16, 15-21, 21-14. Andre akan bertemu Shesar H yang mengalahkan Jendry M 21-19,21-11 sedangkan Arie menghadapi Ryan Fajar yang menang atas Vidar Aufa 21-16, 21-15 di babak lima yang berlangsung pada Jumat, akan mempertemukan 16 pemain tunggal taruna putra dari beberapa klub di Tanah Air. Pemain tunggal taruna putra lainnya yang masuk ke babak selanjutnya Kenas Adi mengalahkan Rindu 21-11,21-23 dan 21-17, Gestano G unggul atas Wisnu Herninda 21-18 dan 21-11. Selanjutnya Riyanto Subagja kalahkan Fabianto 21-10, 21-7, M Aziz dikalahkan Rukita 16-21, 11-21. Subhan Hasan menang atas Prima 21-15 dan 21-14, Martin S dikalahkan Imam Aufa 20-22 dan 17-21, M Andrean mengalahkan Michael Sholat dengan tiga game 13-21, 21-13 dan 21-16, Areif Gifar menang atas Arya Aristiawan 21-12,12-24 dan 21-12. Ichwan Noor unggul atas Bayu Proklamanto 21-10, 21-10, Fernaldi menang atas Havis Briliansyah 21-9, 21-15, Tunggul Aufa kalahkan Andreas Surawan 21-13 dan 21-11, Agripina Prima kalahkan Sigit Achmad 21-17 dan 21-14. “Babak kelima ini akan digelar pada Jumat (22/5) sore, sedangkan babak lainnya masih menyelesaikan babak ketiga dan keempat hari ini,” kata wasit PB PBSI Nelson. Sirkuit Nasional yang digelar 18-24 Mei 2009, diikuti 109 klub dari berbagai daerah selain DKI Jakarta juga datang dari Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Riau, Batam, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Banten dengan jumlah atlet mencapai 1.464 orang. Selain katagori taruna (usia di bawah 19 tahun) juga pemula (usia di bawah 14 tahun) dan katagori remaja (usia di bawah 16 tahun) serta pebulutangkis dewasa diantaranya para mantan pemain

Ganda Campuran

Sebanyak 16 pasangan campuran remaja dari beberapa klub di tanah air berhasil melaju ke babak perempat final pada Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Jakarta.

Ganda campuran remaja yang berhasil pada babak ketiga mengalahkan lawannya di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, itu antara lain pasangan Hafidz Faizal dan Shela Devi A yang merupakan unggulan pertama mengalahkan M Fajar Aufa/Atik S dengan skor 21-11 dan 21-9.

Pasangan Alfian Eko/Shintaningrum menang atas Steven/Intan Avionita 21-12 dan 21-12, kemudian Mukti Rahman Sutrisno/Ni Ketut Maha Dewi yang bangkit dari ketinggalan game pertama untuk mengalahkan pasangan Galih Pangestu/Maishita,17-21, 21-15 dan 21-15.

Sedangkan pasangan Ikhsan/Firas Hasna menang tidak bertanding (WO) atas Riyan/Ita.Pasangan Edi/Melati Daeva Oktaviani kalahkan Deandra/Jesica Anabel 21-9 dan 21-14, Firman Ramadhan/Lolita unggul atas Agung Trio/Natalia 21-10, 21-14.

Selanjutnya pasangan M Lutfi/Choirunisa menang atas M Tegar Aufa/Keke Aufa 21-19 dan 21-19, Kukuh Adji/Ila Alvionita mengalahkan Andre/Dara 21-18 dan 21-16. Pasangan Fadrian Yanuar/Hana berhasil kalahkan Fajar Kusuma/Tia Sari 21-13 dan 21-9 dan Andrew/Angel Felicia Chandra menang WO atas M Aziz/Gita Melianza.

Bela Setya Jaya/Nadya Aulia menang atas Fahmi Mubarok/Irani Putri 21-21, 21-9, Putra Eka Rhoma/Anggia Shita A kalahkan Aldino Alwafi/Ernisa 21-12 dan 21-12, Adi/Zafra unggul atas Ari/Monik Aufa 21-17 dan 21-17, pasangan Arya/Chintia menang atas Ibang E Bangsa/Widya Tifanny 21-14 dan 21-12.

“Babak perempat final ini akan digelar pada Jumat (22/5) sore, sedangkan babak lainnya masih menyelesaikan babak ketiga dan keempat hari ini,” kata wasit PB PBSI Nelson.

Sirkuit Nasional yang digelar 18-24 Mei 2009, diikuti 109 klub dari berbagai daerah selain DKI Jakarta juga datang dari Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Riau, Batam, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Banten dengan jumlah atlet mencapai 1.464 orang.Selain diikuti kategori pemula (usia di bawah 14 tahun) juga pebulutangkis dewasa diantaranya para pemain nasional pratama (atlet lapis kedua di Pelatnas).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: