SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2009
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for May 23rd, 2009

ICUK : PELATIH PELATNAS HARUS BERMENTAL JUARA DUNIA

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 23, 2009


Jakarta, 23/5 (Roll News)-Mantan juara dunia bulutangkis, Icuk Sugiarto berpendapat pelatih yang akan menggantikan Hendrawan di Pelatnas Cipayung harus punya mental juara dunia dan wawasan teknik tinggi.

“Pelatih pelatnas dari kalangan mantan pemain minimal punya prestasi kelas dunia, sedangkan dari luar harus punya program teknik tinggi,” kata Icuk Sugiarto di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, selain dari kalangan mantan pemain yang berkelas dunia, pelatih pelatnas bisa juga orang luar yang punya latar belakang akademik olahraga dan berwawasan tinggi.

Minimal, kata Icuk, mereka sudah pernah melatih dan hasilnya juga terlihat paling tidak di tingkat dunia. Karena wibawa pelatih akan berpengaruh terhadap atlet yang dipersiapkan untuk menjadi juara dunia.

“Wibawa pelatih akan berkurang kalau hanya setingkat nasional atau daerah, sementara yang dilatih atletnya punya prestasi di kelas dunia,” kata Icuk ketika dimintai komentar mengenai calon pelatih pelatnas.

Ia menjelaskan, selama ini mantan pemain jarang bisa membuat program latihan, namun dari hasil pengalamannya misalnya pernah menjadi juara dunia dapat diterapkan kepada anak latih.

Icuk juga mengatakan, pelatih perlu membuat program teknis dan strategi untuk mengalahkan pemain-pemain tangguh, seperti juara dunia Lin Dan (China) dan Lee Chong Wei (Malaysia).

“Jadi pelatihnya harus berwawasan dunia serta menguasai teknik tinggi,” kata Ketua Umum PBSI DKI Jakarta ini mempertegas.

Ketika ditanya siapa yang cocok dengan kriteria itu sebagai pelatih, kata Icuk, mantan pemain tersebut diantaranya Joko Supriyanto. “Dia memang bukan dari kalangan akademik, namun pernah menjadi juara dunia, sama dengan Hendrawan yang tidak berasal dari kalangan akademik, namun juga mantan juara dunia,” tambahnya.

“Namun semua itu kita serahkan pada PB PBSI,” ujar Icuk.

Ia mengatakan, pelatih dari luar juga punya kesempatan, namun harus punya perhatian dan dedikasi yang tinggi terhadap latihan maupun teknik.

Pelatih dari kalangan bukan atlet, tambah dia, paling tidak punya prestasi mendunia seperti Tahir Djide yang mengantar Icuk menjadi juara dunia 1983 Di Kopenhagen, Denmark.

Sementara Sekjen PB PBSI, Jakob Rusdianto mengatakan, dalam waktu dekat PBSI akan melakukan rapat untuk mencari siapa yang akan mengisi sebagai posisi pelatih pelatnas itu.

“Mungkin dalam satu-dua hari ini kami akan membahas pelatih tunggal putra itu,” katanya.

Jakob belum tahu siapa yang akan duduk menggantikan Hendrawan. “Pelatih nanti bisa saja dari mantan pemain, atau mungkin juga dari luar,” katanya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PEREMPAT FINAL Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 23, 2009


Jakarta, 22/5 (Roll News)- Tunggal Pemula Putri unggulan pertama, Lya Ersalita (Pusdiklat Jaya Raya) maju ke perempat final pada Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Pebulutangkis Lya berhasil mengalahkan Bella Savira (Pelita Bakrie Jakarta) dengan skor 21-10, 21-12.Lya akan bertemu di delapan besar dengan Liyani Mainaki (MAX) setelah menang atas Ratri (SGS Eletrik) 21-12, 21-10.

Pemain tunggal pemula putri lainnya yang masuk babak selanjutnya

Shinta (Mutiara Bandung) unggul atas Rona (Citra Raya Unesa) 21-13, 21-13. Shinta akan melawan Marsa Indah Salsabila (Djarum Kudus) setelah mengalahkan Nanda Salsabila (Pusdiklat Lippo) 21-8, 21-13.

Anes Penty Naris (Djarum Kudus) kalahkan Leonila Jossephine (Pusdiklat Jaya Raya) 21-11, 21-12.Anes akan bertemu dengan Monalis (Mutiara Bandung) setelah unggul atas Nisak (Mutiara Bandung) 21-17, 21-15.

Selanjutnya pebulutangkis Dwi (PMS) bertemu Ruselly Hartawan (Pusdiklat Jaya Raya) yang merupakan unggulan kedua, pada perempat final, Dwi sebelumnya mengalahkan Rahmadhani Hastiyanto Putri (Djarum Kudus) 21-10,21-14, sedangkan Ruselly kalahkan Nadia Aulia (Banda Baru Batam) 21-9, 21-18.

Sementara itu, tunggal Remaja Putra unggulan pertama, Thomi Azizan Mahbub (Djarum Kudus) maju ke perempat final pada Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Pebulutangkis Thomi berhasil mengalahkan Fajar Kusuma (Pusdiklat DKI Jakarta) dengan rubber set 21-17, 19-21, 21-7.Thomi akan berhadapan dengan Gustaf (Mutiara Bandung) setelah menang atas Hardiyanto (Bina Bangsa Raya) 21-17, 21-11.

Pemain tunggal remaja putra lainnya yang masuk babak delapan besar

Fikri Ikhsandi (Tangkas Alfamart) menang atas Hafidz Faizal (Pusdiklat Jaya Raya) 22-20, 22-20.

Fikri akan bertemu Panji Akbar (Pusdiklat DKI Jakarta) setelah mengalahkan Romadhon Arif Basuki (Surya Naga Surabaya) 21-13, 21-10.

Ari Januari (Tangkas Alfamart) unggul atas Fadrian Januar (Pusdiklat Jaya Raya) 21-10 dan 21-13, Ari akan melawan Aldino Alwafi (Citra Raya Unesa) setelah menang rubber set atas Brian Edward (Tangkas Alfamard) 21-23, 21-13, 21-15.

Kemudian Putra Eka Rhoma (Pusdiklat Jaya Raya) mengalahkan Ikhsa Adam (Mutiara Bandung) 19-21, 21-15, 21-14.Putra bertemu di delapan besar dengan Syarif Hidayat (Gajah Tunggal Tng) yang mengalahkan unggulan kedua, Kukuh Adji Saputra (Pelatda Indocock Jawa Timur) 21-17, 21-12.

Di nomor ganda dewasa putra unggulan pertama, Krisna Adi/Syarief Shammy dari klub Pusdiklat Jaya Raya melaju ke babak perempat final Sirkuit Nasional Bulutangkis Jakarta Open XXII 2009 di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat setelah mengalahkan pasangan Andreas/Dani dari klub Anugerah Jakarta dengan skor 21-17 dan 21-13.

Di babak perempat final yang berlangsung pada Sabtu pagi, pasangan Krisna/Syarief berhadapan dengan Davin Rahadi/Robby dari klub Ganesa Tanggerang yang menang atas Ardiansyah/Ujang Suherian (Ganesa), rubber set 12-21, 21-12 dan 21-13.

Ganda dewasa putra lainnya yang berhasil masuk delapan besar, pasangan unggulan kedua, Berry Angriawan/M Ulinnuha (Djarum) kalahkan Ali Rasmara/Teguh Siswanto klub Kukar Badm Club, Kalimantan Timur 21-16, 21-14.

Pasangan Agung Ruhanda/Enroe (Mutiara Bandung) menang atas Arief/Dhavi (Podomoro) 21-13, 21-19, Bagus Suprobo/Tri Kusumawardana (Surya Naga, Surabaya) 21-17 dan 21-18, Trikus/Viki Indra Okvana (Surya Naga) mengalahkan Sandi Dharma/Endi (Mutiara, Bandung) 15-21, 21-17,dan 21-12.

Anggun/Flady Limpele (Pusdiklat Jaya Raya/SGS Elektrik) menang atas Rio Arief/Yusan (Wailan Manado) 21-15 dan 21-16, Hadi Saputra/Ronny (Pengairan, Kaltim) kalahkan Dede/Rahman (Lion Air) 17-21,21-13 dan 22-20.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: