SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2009
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for December 1st, 2009

China sets to relaunch badminton club league next month

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 1, 2009


The Chinese badminton club league (CBCL) is about to restart after a seven-year break on Dec. 16 in its southern city of Guangzhou.

Initiated in 1999, the CBCL was suspended in 2002 due to fund shortage as only three clubs involved, failing to slice a share in the Chinese sports market.

Up till now, 14 club teams are registered to participate in the CBCL this year, and they will be divided into four groups with th etop eight directly qualifying for the China badminton super league in 2010.

Liu Fengyan, director of Table Tennis and Badminton Administration Center of China’s State General Administration of Sport, said at a press conference Monday the super league in 2010 is scheduled to last nearly three months. The shuttlers would be categorized into A, B, C levels and A level shuttlers would be rewarded with an annual salary cap of 300,000 RMB (some 42,000 US dollars).

To enhance the influence of the super league, each club can recruit foreigners from the top eight on the BWF world rankings with the exception of the Chinese players. Malaysia’s badminton talent Lee Chongwei has been confirmed to compete for Guangzhou club in the league.

However, Li Yongbo, head coach of the Chinese national badminton team, showed “little interest” towards the club league.

“I hope the club league will go well, but I am not interested in it,” Li was quoted by local Oriental Sports Daily as saying.

“If I were the president of Badminton World Federation (BWF), I won’t organize the match in this way,” Li told the sports daily.

Li thought the intense schedule would cause huge challenge to shuttlers, especially the top players.

In contrast, Jiangsu provincial badminton team coach Sun Zhi’an applauded the resume of the club league, saying that it would promote the development of the sport.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Taufik Tidak Takut di Grup Maut

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 1, 2009


JOHOR BAHRU, KOMPAS.com — Taufik Hidayat akan menghadapi pemain China, Bao Chunlai, di babak awal pertadingan Grup A kejuaraan World Super Series Masters Finals, Rabu (2/11).

Taufik, yang merupakan satu-satunya pemain tunggal putra asal Indonesia, bergabung di Grup A bersama peringkat satu dunia Lee Chong Wei, Bao Chunlai, serta pemain China Taipei, Hsieh Yu Hsin.

Memakai sistem pertandingan round robin, Taufik akan menghadapi Chunlai, sedangkan Chong Wei bertemu dengan Hsieh Yu Hsin dalam pertandingan lainnya, Rabu (2/11).

Grup A dianggap sebagai grup neraka atau maut, sedangkan Grup B terdiri dari dua pemain Denmark, Peter Hoeg Gade dan Jan O Jorgensen, serta pemain Thailand, Boonsak Ponsana.

Taufik sendiri menjadi satu-satunya pemain tunggal asal Indonesia setelah Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso absen karena diprioritaskan bermain di ajang SEA Games, Laos, Desember ini.

Peraih medali emas Olimpiade Atlanta 2004 ini mengaku siap menghadapi tantangan di grup yang berat ini. Di jejaring sosial Facebook, ia menulis, “Death Group?” Tantangan berat di Johor Bahru, tapi harus memberi yang terbaik! Let’s Go!

Grup A

1 [MAS] LEE Chong Wei

1 [CHN] BAO Chunlai

1 [INA] HIDAYAT Taufik

1 [TPE] HSIEH Yu Hsin

Grup B

1 [DEN] GADE Peter Hoeg

1 [KOR] PARK Sung Hwan

1 [DEN] O JORGENSEN Jan

1 [THA] PONSANA Boonsak

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Hendra/Vita Ramaikan Final Super Series

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 1, 2009


Bulutangkis.com – Hendra Aprida Gunawan/ Vita Marissa dipastikan akan meramaikan partai final kejuaraan bulutangkis World Super Series Masters Final 2009 yang berlangsung di Johor Bahru, Malaysia pada tanggal 2 hingga 6 Desember 2009.

Keikutsertaan Hendra/ Vita setelah ganda campuran Korea Selatan yang menjadi seeded satu Lee Yong Dae/ Lee Hyo Jung mengundurkan diri pada tanggal 25 November 2009 lalu, demikian informasi yang kami dapat dari situs resmi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) pada 29 November lalu.

Hendra Aprida Gunawan akan tampil juga di World Super Series Masters Final 209 yang lebih dikenal dengan Final Super Series ini pada nomor ganda putra berpasangan dengan Alvent Yulianto. Selain Hendra/ Alvent Indonesia akan diwakili dua wakil lainnya yaitu Taufik Hidayat di tunggal putra dan Rian Sukmawan/ Yonathan Dasuki.

Beberapa atlit Indonesia yang seharusnya mendapat tiket tampil di Final Super Series diantaranya Markis Kido/ Hendra Setiawan, Nova Widianto/ Lilyana Natsir, Simon Santoso mengundurkan diri untuk lebih fokus pada ajang SEA Games yang berlangsung di Laos dari tanggal 10-18 Desember 2009.

Sementara atltit-atlit China banyak yang mengundurkan diri diantaranya Lin Dan dan Wang Yihan yang akan mengikuti East Asian Games di Hongkong pada waktu yang bersamaan.

Sementara unggulan satu Pi Hongyan dari Perancis terpaksa mengundurkan diri setelah cedera yang dialaminya. Beberapa pebulutangkis tunggal putri lainnya yang mengundurkan diri Kim Moon Hi dar Korea Selatan dan Judith Meulendijks dari Belanda.

Dua wakil dari Korea Selatan lainnya juga mengundurkan diri dari nomor ganda putri yaitu Ha Jung Eun/ Kim Min Jung dan Lee Hyo Jung/ Lee Kyung Wong.

Daftar peserta Final Super Series :

Tunggal Putra :

1. Lee Chong Wei (MAS),

2. Peter Gade (DEN),

3. Park Sung Hwan (KOR),

4. Bao Chunlai (CHN),

5. Taufik Hidayat (INA),

6. Jan Jorgensen (DEN),

7. Boonsak Ponsana (THA),

8. Hsieh Yu Hsin (TPE).

Tunggal Putri :

1. Saina Nehwal (IND),

2. Lu Lan (CHN),

3. Salakjit Ponsana (THA),

4. Yao Jie (NED),

5. Nicole Grether (GER),

7. Porntip Buranaprasertusuk (THA),

8. Charmaine Reid (CAN).

Ganda Putra :

1. Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong (MAS),

2. Mathias Boe/ Carsten Mogensen (DEN),

3. Lee Yong Dae/ Jung Jae Sung (KOR),

4. Anthony Clark/ Nathan Robertson (ENG),

5. Guo Zhendong/ Xu Chen (CHN),

6. Alvent Yulianto/ Hendra Gunawan (INA),

7. Rian Sukmawan/ Yonathan Dasuki (INA),

8. Mohd Zakry Abdul Latif/ Mohd Fairuzizuan Tazari (MAS).

Ganda Putri :

1. Wong Pei Tty/ Chin Eei Hui (MAS),

2. Cheng Wen Hsing/ Chien Yu Chin (TPE),

3. Gabrielle White/ Jenny Wallwork (ENG),

4. Duang Anong Aroonkesorn/ Kunchala Voravichitchaikul (THA),

5. Lena Frier Kristiansen/ Christina Pedersen (DEN),

6. Nicole Grether/ Charmaine Reid (GER-CAN).

7. Li Ying Chang/ Chia Chi Chou (TPE),

8. Laura Choinet/ Weny Rahmati (FRA).

Ganda Campuran :

1. Joachim Fisher Nielsen/ Christina Pedersen (DEN),

2. Songphon Anugritayawon/ Kunchala Voravichitchaikul (THA),

3. Ko Sung Hyun/ Ha Jung Eun (KOR),

4. V. Diju-Jwala Gutta (IND),

5. Anthony Clark-Donna Kellogg (ENG),

6. Sudket Prapakamol-Saralee Thoungthongkam (THA),

7. Robert Mateusiak-Nadiezda Kostiuczk (POL),

8. Hendra Aprida Gunawa/ Vita Marissa (INA).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

TIM PUTRI KALTIM LIBAS TIM LABUAN

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 1, 2009


Bandar Seri Begawan, 30/11 (Antara/FINROLL News) – Tim putri bulu tangkis Kaltim libas Tim Labuan 5-0 pada Sukan Borneo III-2009 di Indoor Stadium Hassanal Bolkiah Bandar Seri Begawan, Senin.

Dilaporkan di Bandar Seri Begawan, bahwa tim putri Kaltim yang sebagian adalah atlet junior yang sempat memperkuat daerah itu pada PON XVII-2008 Kalimantan Timur terlalu tangguh bagi Tim Labuan.

“Hasil ini adalah hal sangat positif bagi mendorong semangat tanding atlet untuk melangkah selanjutnya,” kata Manajer Tim Bulu Tangkis Kaltim, Hadi.

Ia menjelaskan bahwa memang Tim Kaltim dengan mudah meraih kemenangan karena Tim Labuan termasuk yang tidak diperhitungkan.

Kaltim dalam pekan olah raga bangsa serumpun itu hanya perlu mewaspadai Tim Sabah.

“Pada Sukan Borneo II-2007 di Serawak, tim bulu tangkis Kaltim menghadapi perlawanan ketat dari Tim Sabah,” ujar dia.

Selain Sabah, kata dia, sudah tentu tim tuan rumah perlu juga diwaspadai.

“Pada Sukan Borneo II-2007 Serawak, Kaltim, mampu meraih lima emas, jadi paling tidak untuk tim bulu tangkis bisa mempertahankan jumlah tersebut, mudahan bisa lebih tinggi,” ujar dia.

Ia menambahkan bahwa event tersebut memang semangatnya lebih kepada upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara bangsa serumpun di wilayah Borneo.

Hal itu yang menyebabkan pihaknya sengaja menurunkan atlet-atlet junior untuk menambah pengalaman mereka sehingga target tidak harus juara.

Kaltim pada Sukan Borneo III-2009 mengikuti lima cabang olah raga dari sembilan yang dipertandingkan, yakni pencak silat, bulu tangkis, atletik, takraw dan tenis lapangan.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kantong PB PBSI Semakin Tebal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 1, 2009


JAKARTA – Ketatnya persaingan bisnis produsen peralatan bulu tangkis membawa berkah tersendiri bagi PB PBSI. Di tengah penurunan prestasi pebulu tangkis pelatnas sepanjang 2009, mereka tetap berhasil menggaet sponsor untuk tahun depan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, PB PBSI menggaet Yonex sebagai sponsor utama. Tahun depan produsen peralatan bulu tangkis asal Jepang itu meningkatkan nilai sponsor dengan signifikan. Kalau pada 2009 senilai USD 1,5 juta, tahun depan mereka akan memberikan USD 2,5 juta (sekitar Rp 23,5 miliar) setahun.

“Kami sebelumnya memang membuka diri untuk yang lain. Namun, Yonex memberikan prospek yang lebih baik. Selain itu, atlet-atlet kita kan sudah terbiasa dengan Yonex. Karena itu, kami memilih tetap bekerja sama dengan mereka,” ujar Djoko Santoso, ketua umum PB PBSI.

Berbeda dari sebelumnya, mulai tahun depan kontrak PB PBSI dengan Yonex tidak lagi bersifat tahunan. Dalam kesepakatan yang dijalin di Cipayung kemarin (29/11), PB PBSI akan menggandeng Yonex selama tiga tahun. Setiap tahun PB PBSI akan mendapatkan peningkatan nilai kontrak sebesar 15%.

Perbedaan lainnya, kalau dulu yang dikontrak hanya pemain pelatnas utama, saat ini kontrak itu diberikan secara merata kepada seluruh penggawa Cipayung yang berjumlah 77 atlet. Yonex juga tidak melupakan pelatih. Mereka termasuk yang akan mendapatkan nilai tersebut.

PB PBSI tidak menggunakan seluruh kontrak yang didapatkan itu untuk mendanai pelatnas. Mereka juga mengalokasikan sebagian untuk daerah maupun klub.

“Kami juga menyediakan intensif buat tim Thomas, Uber, dan Sudirman Cup jika mereka mampu menjadi juara,” sebut Dalip Kumar Seth, wakil Yonex.

Peningkatan kontrak yang diberikan Yonex sepertinya tidak lepas dari beralihnya Tiongkok ke produk lokal Li Ning. Indonesia yang selama ini mampu melanjutkan tradisi emas Olimpiade tentu saja menjadi andalan Yonex sebagai duta merek mereka. Apalagi, selain kemunculan Li Ning, Korea Selatan dan beberapa negara kuat di Eropa juga telah menggunakan merek lain. (fim/ang)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: