SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2009
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for December 3rd, 2009

Asa PB PBSI untuk Sapu Bersih Medali Emas Belum Sirna

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 3, 2009


Sudah cukup lama dominasi bulu tangkis Indonesia di level dunia digusur Tiongkok. Di SEA Games XXV/2009 Laos, PB PBSI dihadapkan pada ancaman lunturnya dominasi tim Merah Putih di level regional.

Bulu tangkis selalu menjadi andalan utama Indonesia dalam mendulang emas di setiap perhelatan SEA Games. Pun demikian SEA Games XXV Laos kali ini. Selain angkat besi dan atletik, Sony Dwi Kuncoro dkk diharapkan bisa menyapu bersih tujuh emas yang dilombakan.

Namun, prestasi sapu bersih seperti yang dibukukan di SEA Games XXIV dua tahun lalu sulit diulang. KONI/KOI adalah salah satu pihak yang melihat kondisi tersebut. Karena itu, mereka hanya mematok lima emas kepada PB PBSI.

“Perhitungan KONI pasti didasarkan pada kalkulasi yang sangat matang. Karena induk kami memberikan beban lima medali emas, kami optimistis bisa mewujudkannya,” tegas Djoko Santoso, ketua umum PB PBSI.

Target meraup lima medali emas itu dibebankan di enam nomor. Empat nomor di antaranya merupakan jaminan utama. Sedangkan dua nomor lain merupakan pendamping. Empat nomor yang menempati garda terdepan dalam merebut emas dari bulu tangkis adalah beregu pria, ganda pria, ganda wanita, dan ganda campuran.

Di beregu pria, Indonesia mengandalkan Sony, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Markis Kido/Hendra Setiawan, serta Bona Septano/Muhammad Ahsan. Emas dari ganda pria ada di pundak Kido/Hendra. Target medali emas di sektor ganda wanita disematkan kepada Greysia Polii/Nitya Krishinda. Sedangkan pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir menjadi harapan utama di ganda campuran.

“Sedangkan nomor pendamping adalah tunggal pria melalui Sony dan Simon serta beregu wanita,” ungkap Lius Pongoh, ketua bidang pembinaan dan prestasi PB PBSI.

Tunggal pria hanya jadi nomor pendamping karena sepanjang tahun ini prestasi Sony sebagai pemain terbaik pelatnas buruk. Tidak sekali pun dia menjadi juara super series. Simon sukses sekali juara, tapi performanya angin-anginan.

Meski menjanjikan lima emas, PB PBSI melihat bahwa peluang menyapu bersih tujuh emas masih terbuka. “Saya percaya bahwa Sony maupun Simon bakal meraih medali emas. Pesaing utama di sektor itu kan Lee Chong Wei (Malaysia, Red). Nah, tahun ini Sony maupun Simon kan sama-sama pernah mengalahkan Chong Wei,” papar Lius.

Sony sependapat dengan Lius. Tunggal pria nomor satu pelatnas itu yakin bisa menyumbangkan medali emas. “Prestasi saya memang menurun beberapa waktu ini. Tapi, saya bakal membalas di SEA Games Laos. Apalagi, even tersebut kan lebih dikenang masyarakat daripada super series. Saya pun yakin bisa meraih medali emas,” ucap Sony.

Selain berpotensi menambah medali dari sektor tunggal pria, peluang besar ada di beregu wanita. Komposisi Maria Kristin, Adriyanti Firdasari, Linda Weni Fanetri, duet Greysia/Nitya, serta Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauharai diyakini bisa menjadi nomor satu. Lawan terberat adalah Malaysia. Sesuai dengan jadwal, Indonesia dan Malaysia bakal bersua di semifinal. Jika Malaysia bisa dilewati, Merah Putih diprediksi bablas ke podium juara.

“Dalam hitungan saya, sektor tunggal wanita pun sangat berpeluang meraih medali emas. Ingat, Maria adalah juara SEA Games 2007 dan Firda sudah juara di SEA Games 2005. Dengan catatan itu, mereka pun berpotensi naik ke podium pertama,” urai Lius. (fim/ang)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: